Kebahagiaan Di Balik Musibah

Kebahagiaan Di Balik Musibah
4# rencana kakek


__ADS_3

pagi jam 09.00


kakek berpamitan untuk kembali ke rumah bersama viko .....


kakek ; nia kakek pulang dulu ya....


nia ; iya kakek jaga kesehatan kakek ya di sana.....


kakek ; iya sudah kamu jangan khawatirkan kakek, yang terpenting kamu jangan memikirkan si anton itu dan lupakan tentang acara pernikahan yang batal itu...... ok nia...


nia ; iya kakek.....


kakek ; pak yayak, bi inah saya titip nia ya... tolong jaga cucu saya....


pak yayak, bi inah ; iya tuwan, tuan tenang saja kami akan menjaga non nia seperti anak kami sendiri.....


kakek ; baik saya percaya sama pak yayak dan bi inah, sekarang saya berangkat dulu....


(sambil berjalan pergi menuju mobil).


viko ; kak aku pergi dulu ya dan kakak gak perlu mikir macam macam aku akan jaga kakek....


nia ; iya..... (sambil memeluk viko dan mengangguk )


viko ; saya pamit dulu ya pak yayak, bi inah....


( pamit viko)


pak yayak, bi inah ; iya den hati hati di jalan....


nia berjalan memasuki villa kembali bersama bi inah, sedangkan pak yayak kembali melanjutkan aktifitasnya di kebun villa.


di dalam villa nia duduk termenung di sofa....


non.... (panggil bi inah)


ah iya bi, ada apa.... ( jawab nia sedikit terkejut)


non ndak apa apa.....? (bertanya dengan sedikit khawatir dengan nia)


tidak kok bi..., oh iya bi temenin aku jalan jalan keliling vila ini ya bi....


biar saya hafal sama tempat ini,agar lain kali gak tersesat kalau jalan sendiri....


baik non ayo bibi temenin jalan jalan.....


makasih ya bi inah.......


berangkatlah bi inah dan nia untuk jalan jalan


berkeliling villa bersama bi inah .....


dan nia memperhatikan bi inah yang menjelaskan tentang tempat tempat yang mereka datangi.....


................


sore hari viko dan kakek sudah sampai di halaman rumah, dan kakek segera turun dan masuk kedalam rumah....


sedangkan viko setelah selesai memarkirkan mobil di garasi segera masuk rumah dan menuju kamarnya untuk segera mandi dan beristirahat untuk melepas lelahnya selama di perjalanan.....


...........


di kamar kakek,.....


kakek sedang menghubungi seseorang....


tuuuuuut..... tuuuut......


halo sur......


........


bisa kita ketemu...... ?

__ADS_1


.........


baik kalau gitu besok jam 1 siang di tempat biasa .....


..........


sampai jumpa besok..... (kemudian mematikan telfon)


dan kakek segera istirahat karna lelah.....


.......................


pagi jam 06.30


viko berpamitan pada kakek untuk ke sekolah setelah sarapan dengan roti tawar.....


mereka selalu sarapan dengan roti tawar di setiap paginya.....


karna itu memang kebiasaan meraka....


kek aku berangkat sekolah dulu ya..... (pamit viko pada kakeknya)


iya , kamu belajar yang rajin jangan kecewakan kakek ya viko......


oke kek.... (jawab viko sambil senyum)


.......................


sementara itu di villa nia sibuk menjawab telfon dari rekan kantornya karna sudah 3 hari nia tak masuk kantor....


halo nia.....


iya kak dewi......


kamu kenapa gak kerja selam 3 hari ini.....


iya kak maaf ya,aku belum bisa masuk soalnya aku lagi ada di luar kota ada urusan keluarga ka..... (alasan nia agar alasannya di terima)


iya kak mungkin 2 sampai 3 hari lagi kak....


ya udah, untung kamu karyawan kesayangan bos dan banyak prestasi terhadap kantor jadi bisa tetep aman.....


iya kak sekali lagi maaf ya kak.....


ya udah sampai jumpa di kantor lagi ya....


iya kak....


........................


pukul 12.30


kakek segera berangkat untuk menemui sahabat kakek yaitu kakak surya


.....


......


kling....... suara lonceng saat pintu restoran yang di buka....


kakek ruhan mencari ke sekeliling meja restoran.....


hai ruhan...... (sambil melambaikan tangan)


ya surya........ (setelah melihat kakek surya, dan berjaln menuju meja yang di tempati kakek surya....


silakan duduk,...... (kakek surya mempersilakan)


mau pesan apa pak...... (tanya pelayan)


teh saja........ (jawab kakek ruhan)


baik pak...... (kata pelayan dan segera pergi)

__ADS_1


gimana ruhan apa kabar...... (tanya kakek surya)


yah beginilah seperti yang kamu lihat,saya sudah tua hahahaha...... (canda kakek ruhn)


ah hahahahaha.... kamu masih seperti dulu ruhan candaan kamu kaku.....


ya beginilah saya, dan kamu sudah hafal....


gimana,...? ada hal apa kamu ajak saya bertemu...? padahal sudah lama tidak pernah bertemu, hanya berbincang melalui telfon...


iya ,sebenarnya aku ahir ahir ini ada masalah mengenai cucuku.....


ada apa dengan cucumu...?


aku tak tega melihat cucuku yang ceria menjadi murung karna gagal menikah.....


loh kenapa gagal bukanya kamu bilang besok sudah mau menikah.....?


iy nia di hianati oleh anton si bocah kurang ajar itu.....


ya tuhan.... aku turut sedih mendengarnya....


iya tapi, sebenarnya aku juga pusing memikirkan cucuku rian itu,.....


ada apa dengan cucumu...? diakan anak yang cerdas dan sukses, apa yang kau pusingkan...(tanya kakek ruhan)


yaah.... rian itu memang cerdas dan sukses, tapi sampai kini dia juga belum menikah, padahal saya sudah ingin melihat dia berkeluarga..... (tutur kakek surya)


kenapa ....? bukanya dia anak yang tampan, cerdas, dan mapan.....


apa yang kurang..?,kenapa dia belum menikah? ( tanya kakek ruhan heran)


dulu pernah 2 kali dia akan menikah dengan seorang gadis yang dia cintai namun 2 kali juga gagal........


kenapa demikian....? (tanya kakek ruhan penasara)


ya karna yang pertama gagal karna calonnya meninggal karna kecelakaan, dan yang ke dua pergi meninggalkannya demi karirnya dan mantannya...... dan hasilnya rian menjadi pria yang dingin dan sulit percaya dengan cinta... (cerita kakek surya)


ooooh..... lucu juga.....


kita bersahabat dan nasip cucu kita juga sama...... (balas kakek ruhan sambil tersenyum getir)


iya,takdir memang lucu terkadang....


hem.... saya punya ide.... ( kata kakek surya dengan wajah yang sudah bisa di tebak oleh kakek ruhan)


saya pikir saya tau ide kamu...... (sahut kakek ruhan)


yah.... kita jodohkan saja cucu kita, gimana...? kamu setuju ruhan...? (tanya kekek surya)


boleh boleh, kalau begitu kita segera pertemukan mereka, mungkin mereka cocok karna sama sama pernah gagal dalam hubungan... (kata kakek ruhan)


dan karena asik mengobrol kakek ruhan dan kekek surya tersadar bahwa hari sudah sore dan mereka memutuskan untuk meng ahiri perbincangan mereka setelah mendapatkan hasil dari pembicaraan mereka....


.......................


di rumah viko sedikit panik dan cemas karna semenjak dia pulang sekolah tidak menukan kakeknya di seluruh ruangan di rumahnya dan tidak mendapat kabar apapun dari kakeknya...kemudian di men dengar suara pintu yang di ketok....


tok tok tok......


dengan segera viko membuka pintunya dan mendapati kakeknya yang berada di balik pintu.......


ya tuhan kek kakek dari mana aja... aku panik hampir sehari aku cariin kakek dan kakek tak ada kabar sedikitpun.... (sambil memeluk kakek)


iya maafkan kakek, tadi kakek keluar bertemu sahabat kakek dan keasikan ngobrol sampei lupa waktu dan kasih kabar ke kamu.... (jawab kakek)


ya udah sekarang kakek cepet bersih bersih badan dan istirahat, ingat kakek sudah tua gak boleh terlalu capek.....


iya iya cucu kakek yang bawel...... (jawab kakek dengan menepuk" pundak viko)


heheheh.... ( balas viko dengan tertawa)


da mereka pun pergi untuk beristirahat karna hari sudah malam.....

__ADS_1


__ADS_2