
kantor nia berjalan seperti biasanya saling menyapa sesama rekan kerja.
"pagi mbk nia"sapa asep sambil mengantarkan minuman untuk nia.
"iya pagi juga sep semangat ya" balas nia sambil memberi semangat pada asep.
"iya mbak trimakasih" jawab asep sambil berlalu.
"hay kak dewi" sapa nia pada dewi.
"hay nia, wah kayaknya lagi bahagia nih "
"iya lah apa alasanya untuk gak bahagia? "
"wah aku mencium aroma aroma cinta nih"
"maksud kak dewi apa sih? "
"ya, habis aku lihat hari ini wajah kamu begitu memancarkan aura ke pink pink an gitu"
"ah kak dewi ni ada ada aja sih"
"wah jangan jangan habis di ***** grepein ya semalam sama suami tercinta? "
"ah apa sih kak dewi ni enggak kok"
"udah deh gak usah malu sama aku, aku kan udah nikah ni jadi udah paham sama gelagat kamu"
"emang ya paling gak bisa di bohongi kak dewi ini "
"tuh kan bener tebakanku? "
"ya ya gak gitu juga kali kak, ya cuma hubungan aku sama suamiku berubah sedikit lebih baik dari kemaren kemaren gitu"
__ADS_1
"ooooh kirain habis di ***** hahaha"
"ah udah deh kak lanjutin kerja ntar kalau ketahuan si bos malah di tegor lagi "
"ya udah lanjut"
*************
"derrrrrt derrrrrt...... "suara pesan masuk di ponsel nia.
"nanti pulang tunggu aku, akan ku jemput"isi pesan dari riyan.
"apa sih sepertinya beberapa hari ini dia sedikit berubah dan gak se cuek dulu" batin nia.
"cie cie.... pengantin baru yang lagi kasmaran" goda kak dewi pada nia.
"apa sih kak orang udah dua minggu nikah juga masih di bilang baru " balas nia dengan rona di pipinya.
"udah deh kak jangan godain aku terus, eh kak aku heran deh kok pak dimas ahir ahir ini sedikit kaku gitu orangnya gak seramah dulu"
"yaaaah kamu tuh ni gak peka banget dari dulu tu pak dimas emang aslinya gitu cuma sama kamu aja beda jadi lebih baik ramah sama kita kita mah kaku"
"kok gitu sih mbak ? perasaan sama siapa aja baik tu dulu"
"dasar niaku yang polosnya kelewatan, pak dimas itu suka sama kamu, nah sekarang semenjak tau kamu udah nikah jadinya patah hati deh"
"yaaah aku jadi gak enak ni sama pak dimas, gimana dong kak? "
"ya biasa aja toh mau di apain lagi emang kamunya udah nikah kok, udah deh udah pada pulang ni kamu gak pulang? "
"iya ayok ni aku juga udah di tunggu suamiku di luar"
"ya udah bay nia"
__ADS_1
"iya hati hati kak"
nia melihat mobil riyan sudah menunggu di halaman kantor dan segera masuk.
"ayok mas, kita ke supermarket dulu belanja kebutuhan rumah" ajak nia tanpa menoleh pada riyan.
"nia...! apa gak sebaiknya kamu berhenti kerja atau kerja di kantor aku aja" kata riyan tanpa basa basi.
"kenapa mas? mas keberatan kalau aku masih kerja? "tanya nia yang penasaran dengan maksud kata kata riyan.
"bukan bukan gitu, maksud aku aku kan suamimu dan kamu tanggung jawab aku akupun juga berpenghasilan dan sanggup untuk nafkahin kamu jadi kamu gak perlu capek capek cari uang" jelas riyan.
"emh ya tadinya aku pikir aku kerja buat ngisi waktu luang aku dan bisa buat tabungan aku, tapi karna aku audah tanggung jawab mas jadi kalau mas gak mau aku kerja ya aku akan berhenti kerja"kata nia dengan wajah sedikit murung.
"enggak maksud aku, aku gak larang kamu kerja cuman aku ingin jadi sandaran kamu dan tempat keluh kesah kamu sebagai istriku"
"oooh gitu ya sudah kalau begitu besok aku akan mengundurkan diri dari kantor dan akan menjadi istri yang lebih baik lagi buat mas"
"makasih ya sayang sudah mau mengerti aku, dan satu lagi, aku gak tau sejak kapan aku mulai menykaimu tapi aku baru menyadari kalau aku mencintaimu, apa kamu juga merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan nia? "
"jujur mas, sejak awal aku sudah menyukaimu, tapi aku tidak berani untuk mengungkapkannya karna aku takut kalau cintaku bertepuk sebelah tangan ,jadi aku memutuskan untuk diam sampai kamu yang bilang dulu perasaanmu padaku"
"jadi artinya kamu juga suka sama aku? "tanya riyan memastikan dengan rasa bahagia.
"iya mas" jawab nia sambil menganggukan kepala dan meneteskan air mata bahagianya.
"makasih sayang , l love you "ungkap riyan sambil memeluk nia.
....
"sudah ayo kita pulang sayang" ajak riyan pada nia yang sudah selesai belanja.
"ayok mas"
__ADS_1