Kebahagiaan Di Balik Musibah

Kebahagiaan Di Balik Musibah
21 # canggung


__ADS_3

setelah riyan dan nia sampai di apartemen nia langsung mrnuju kamar mandi untuk cuci muka dan ganti baju dan tidak mengeluarkan sepatah kata pun pada suaminya.


riyan sadar dengan perubahan sikap istrinya semenjak kejadian yang sebelumnya bertemu dengan mantannya, riyan pun ikut terhanyut dengan pemikirannya sendiri dan memikirkan banya pertanyaan yang mengiang di benaknya.


"raut wajah nia berubah setelah bertemu laki" tadi, apa nia masih belum bisa melupakan mantan kekasihnya? lalu apa hubunganku dan nia selama ini masih tak bisa menghilangkan perasaan nia pada mantannya? aku ingin tau tapi aku juga tak ingin menyudutkan perasaan nia dengan semua pertanyaanku, atau lebih baik aku beri dia waktu hingga nia tenang? " rian termenung dan bersandar di atas ranjangnya.


" mas...! mas gak ke kamar mandi dulu sebelum tidur " tanya nia yang melihat suaminya melamun di atas ranjang.


"ah iya " jawab riyan sambil senyum kilas dan menuju kamar mandi.


"maaf mas mungkin mas punya banyak pertanyaan, tapi aku butuh waktu untuk menjawab semua pertanyaan yang mungkin akan mas tanyakan nanti, beri aku waktu mas dan kalu sudah siap aku akan ceritakan semuanya" batin nia sambil menuju ranjang dan bersiap untuk tidur.


di kamar mandi riyan masih melamun di depan cermin.


"nia... sebenarnya apa kamu masih mencintai laki laki itu? sehingga pertemuan yang tak sengaja dapat merusak suasana hatimu?" batin riyan yang kemudian mencuci mukanya dan berganti baju untuk bersiap tidur.


di ranjang nia masih belum bisa tidur karna perasaannya yang masih kalut dan tiba tiba mendengar suara pintu kamar mandi di buka, segeralah nia berpura pura tidur dan memunggungi riyan.


"klik" riyan membuka pintu kamar mandi dan melihat nia yang sudah tertidur, dan segera riyan berbaring juga di ranjang sebelah istrinya.

__ADS_1


****


di sisi lain anton yang melihat nia terlihat bahagia bersama laki laki lain yang kini sudah menjadi suaminya merasa sangan frustasi akan kebahagiaan mantan kekasihnya.


"aaah bagaimana bisa nia terlihat bahagia dan lebih cantik saat ini? tak seperti dulu yang berpenampilan apa adanya dan terkesan biasa itu? kenapa setelah aku putusin malah terlihat bahagia bersama laki laki itu, siapa dia? aaaah sial kenapa aku gak sadar dulu kalau sebenarnya nia itu cantik dan seksi? bodoh banget gue, dulu aku rela ninggalin dia demi wanita lain, lalu kenapa sekarang aku yang gak rela kalau nia bahagia sama pria lain? gak bisa..... aku harus rebut nia lagi".


 



 


pagi hari nia terbangun dari tidurnya dan melihat di ranjang sebelahnya yang sudah kosong.


nia bergegas keluar kamar dan mencari keberadaan suaminya keseluruh ruangan namun tak menemukan riyan di manapun, nia merasa cemas memikirkan keberadaan suaminya dan segera menelfon suaminya untuk mencari tau tentang kebetadaannya.


"tuuuuut.... " suara nada sambun dari ponsel nia.


"halo sayang" jawab riyan di telfonnya.

__ADS_1


"halo mas di mana kok aku bangun mas gak ada? "


"oouh maaf ya sayang ni mas lagi beli bubur ayam di luar buat sarapan "


"oooh kok tumben biasanya kan mas kalau sarapan cukup roti sama kopi aja kenapa cari bubur? "


"gak tau ni tadi pagi bangun tiba tiba mas pengen sarapan bubur ayam aja"


"ooou kenapa mas gak bilang ke aku aja biar aku buatin"


"tadinya sih gitu cuma mas gak tega liat kamu tidurnya pules banget, karna ahir ahir ini kamu kayak sering kecapekan jadi sering tidur "


"masak sih mas kok aku gak nyadar ya"


"iya gitu, eh udah dulu ya sayang ni mas mau bayarin dulu buburnya , dah sayang"


"iya "


..........

__ADS_1


.......


....


__ADS_2