Kebahagiaan Di Balik Musibah

Kebahagiaan Di Balik Musibah
17# berhasil malam pertama


__ADS_3

beberapa hari setelah kejadian pengungkapan cinta riyan terhadap nia yang di respon rasa cinta yang sama dari nia untuk riyan telah berlalu dan membuat hubungan mereka semakin dekat dan mesra, riyan yang semula cuwek, dingin, berwajah datar kini menjadi sosok yang baru ceria ,penuh kasih, dan protektif terhadap nia.


dan sesuai keinginan riyan yang menginginkan nia berhenti bekerja juga di lakukan oleh nia, namun karna nia merasa bosan di rumah karna tidak bekerja ahirnya riyan memperbolehkan nia bekerja kembali tapi hanya boleh bekerja di perusahaan milik riyan, karna riyan beralasan tak ingin berjauh jauhan dengan istrinya.


"sayang ayok berangkat,kamu udah selesai belum?"teriak nia pada suaminya untuk mengajak berangkat kerja.


"iya sayang gak perlu buru buru gitu"jawab riyan sambil berjalan keluar karna nia sudah menunggu di luar.


"iya biar kita gak terlambat. ..."jelas nia.


"ya gak papa terlambat kan aku bosnya "


"ya justru karna kamu bos, jadi harus disiplin kasih contoh yang baik untuk anak buah"


"asiap nyonya bos" balas riyan sambil menghadap nia dan memberi hormat.


"ya sudah ayuk " ajak nia.


"go...! "


****************


sampai di kantor riyan dan nia di sambut dengan sapaan para karyawan kantor riyan.


"pagi pak riyan, pagi bu nia" sapa para karyawan kantor dengan senyuman.


"pagi juga, semangat ya kerjanya" sapa balik oleh nia pada karyawannya dengan ramah.


sebelum nia bekerja di kantor riyan para karyawan sudah mengetahui setatus nia sebagai istri pemimpin perusahan dianggara, dan mereka sangat senang dengan kehadiran nia karna dengan adanya nia para karyawan merasa lebih semangat , dan mereka menganggap nia sebagai seorang yang membawa energi positif bagi pemimpin perusahaan dan karyawanya.


nia bekerja sebagai sekertaris di kantor suaminya sendiri karna memang nia berpengalaman dan profesional dalam pekerjaannya.


"mas eh maaf maksud saya pak ini dokumen yang perlu di tanda tangani silahkan di baca"ucapa nia yang menyerahkan berkas pada riyan.


"sayaaang kamu biasa aja dong panggilnya,aku kan suamimu gak perlu terlalu formal gitu"balas riyan yang sudah mulai terbiasa manja pada nia.


"ya gak bisa gitu ini kan di kantor mas,harus kasih contoh yang baik dan profesional dong mas"sanggah nia.

__ADS_1


"iya deh emang istriku yang paling top" kata riyan dengan acungan jempolnya.


"oh iya nanti ada janji dengan wakil perusahaan wijaya di kafe pesona jam 2 siang"


"ok sayang skarang kamu siapkan dokumennya untuk di bawa nanti" perintah riyan.


"baik pak"


***********


di satu sisi di luar ruangan para karyawan riyan sedang membicarakan tentang hubungan riyan dan nia.


"wah sejak pak riyan menikah dengan bu nia beliau terlihat lebih ceria dan banyak senyum ya" kata rina salah satu karyawan.


"iya aku juga seneng liatnya mereka terlihat serasi banget"sahut antok karyawan laki laki.


"iya ya serasi banget bikin iri aja, aku berharap kalau aku nikah nanti bisa kayak pak riyan dan bu nia" sahut santi yang sangat mengagumi atasannya.


di saat para karyawan sedang asik membicarakan tentang atasan mereka tiba tiba mereka terdiam karna melihat riyan dan nia menuju arah mereka.


"baik pak "jawab antok.


***********


setelah janji temu dengan perusahaan wijaya riyan dan nia pulang kerumah dengan membawa rasa lelah dan penat mereka.


"sayang mas mandi dulu ya"


"iya mas, mas mandi dulu aja setelah itu gantian aku yang mandi"


"ok,.. em tunggu dulu atau kita... mandi bareng aja" goda riyan.


"apaan sih mas udah sana mandi"jawab nia yang merona pipinya.


"hahaha.... baiklah baiklah" ucap riyan sambil masuk kamar mandi


setelah riyan masuk kamar mandi dia menghidupkan shower dan mulai membasahi tubuhnya dengan air hangat.

__ADS_1


"kenapa aku tiba tiba terbayang bayang lagi tubuh nia yang seksi itu, ah sungguh membuat frustasi, atau nanti aku coba lagi saja? ya aku harus coba.... "batin riyan.


setelah riyan selesai mandi dan ingin mengambil handuk untuk menutupi tubuhnya tiba tiba ia teringat kalau dia tidak membawa handuk sama sekali.


"aduh aku lupa bawa handuk, sayang....!


tolong dong ambilkan mas handuk, lupa bawa nih" teriak riyan dari dalam kamar mandi.


"iya mas sebentar aku ambilkan, tok tok tok mas ini handuknya....! "


"iya masuk aja sayang "


"klik..., ini mas aku taruh di tempat biasa"nia masuk kamar mandi dengan santai karna ia pikir riyan masih mandi di bawah shower dan setelah berbalik untuk keluar tiba tiba nia syok dan melotot karna melihat riyan yang telanjang bulat dan segera berlari keluar kamar mandi tanpa suara.


"hahaha.... lucu sekali istriku ini" batin riyan dengan senyum di wajahnya.


"iih mas riyan sengaja ya biar aku lihat dia telanjang gitu, kenapa coba pakek muncul di depanku telanjang lagi kan aku jadi lihat tubuhnya yang mengagumkan itu..... aaah kok aku jadi deg degan sendiri"batin nia yang menggerutu.


"klik, sayang aku udah selesai sekarang mandi gih sana kamu biar capeknya hilang terus kita istirahat" perintah riyan pada nia.


"em iya "jawab nia singkat dan segera masuk kamar mandi karna malu.


"haha makain gemes aja aku liatnya aku makin yakin untuk melakukannya malam ini, malam pertamaku yang tertunda dan harus berhasil" seringai riyan dengan suara lirih.


limabaelas menit berlalu dan nia sudah selesai dengan acara mandinya dan mengenakan jubah mandi segera keluar untuk mengganti pakaian untuk tidur.


"klik " nia keluar dengan santai karna dia pikir suaminya sudah tidur jadi dia bisa berganti pakaiandengan leluasa.


selesai berganti pakaian nia segera menuju tempat tidur untuk segera membaringkan tubuhnya, namun nia di kejutkan denga tangan yang tiba tiba memeluknya dari belakang.


"sayang, boleh gak aku minta hakku sebagai suami malam ini? "


"em silahkan mas "jawab nia menyetujui karna memang selama dia menikah belum pernah sekalipun nia memberikan hak suaminya.


dan tak tunggu lama lagi riyan segera melakukan tugasnya sebagai suami untuk melakukan dan menyalurkan kasih sayang nya yang tertunda sebelumnya, dan malam itu riyan habiskan dengan berhubungan intim dengan istrinya, hingga nia tertidur pulas karna lelah namun tidak untuk riyan yang masih dengan setiya memandangi istrinya yang merupakan anugrah terindah baginya.


"terima kasih sayang, sungguh aku suami yang beruntung memiliki seorang istri yang baik cantik dan cerdas sepertimu" tutur riyan sambil membelai rambut istrinya yang sudah tertidur pulas.

__ADS_1


__ADS_2