Kebangkitan CEO Arogan

Kebangkitan CEO Arogan
Lelaki misterius


__ADS_3

Castarica memeluk pinggang suaminya dengan begitu erat sampai membuat Zach meringis menahan sesak nafas akibat ulah istrinya yang terlampau bahagia namun, hingga akhirnya Zach pun menegur istrinya itu.


“Sayang, perasaan cinta dan juga rindu yang terlalu besar ini mampu membuat aku mati di tempat ini,” ujar Zach dan Castarica langsung melonggarkan pelukannya pada sang suami.


Castarica terkekeh geli ketika melihat cara suaminya yang mencoba untuk memintanya dengan nada suara lembut dengan penuh kehati-hatian sebab Cast tahu jika Zach tak ingin menyakiti hatinya. Oh ... sikap Zach sangat manis sekali jadi tak heran jika Cast begitu mencintai suaminya itu. Tak masalah hidup sederhana yang terpenting ada cinta diantara mereka berdua.


“Maafkan aku Sayang, sungguh aku tak memiliki niat sedikitpun untuk menyakiti kamu," ujar Castarica.


“Kenapa harus meminta maaf, aku justru merasa menjadi pecundang yang paling beruntung di dunia ini karena memiliki istri setia dan juga cantik jelita,” tutur Zach memuji istrinya dan pujian itu jujur.


Zach terkekeh geli ketika ia mulai bersahabat dengan julukan semua orang padanya, ya dia menang pecundang yang memiliki istri cantik jelita bak bidadari. Kecantikan Cast justru semakin terpancar nyata ketika memperlihatkan ketulusan hatinya.


Zach dan juga Cast masih berbincang-bincang bersama dan canda tawa renyah juga terlihat memenuhi perjalanan mereka hingga tidak jarang para pasangan lain merasa iri dengan sikap romantik keduanya. Zach memang menggunakan baju yang sederhana namun, lelaki itu masih terlihat sangat tampan sekali hingga tak jarang pada wanita menatapnya dengan penuh damba. Cast tidak perduli dengan tatapan para wanita pada suaminya karena yang terpenting Zach tidak memperdulikannya para wanita yang sedang mencoba untuk memuaskan penglihatan mereka dengan mengagumi wajah tampan suaminya ini.


Suara klakson mobil membuyarkan suasana romantis diantara keduanya dan mereka pun langsung menoleh kearah kiri, nampaklah mobil mewah yang begitu tidak asing didalam ingatan keduanya, ya itu adalah mobil milik John memangnya siapa lagi.


“Castarica, Sayang. Ayo naik ke mobilku,” bujuk John masih tidak  menyerah mencoba untuk meluluhkan Castarica agar mau masuk kedalam mobil mewahnya ini. “Lelaki itu sedang menjadi pusat perhatian sekarang, kau akan di anggap sebagai istri seorang pecundang nanti,” bujuk John lagi.


Zach mulai mengeraskan rahangya dengan kedua tangan sudah mencengkram erat setir motornya. Usapan lembut tangan Castarica di punggung lelaki itu mampu membuat emosi Zach kembali stabil seakan istrinya sedang mencoba untuk menyalurkan energi positif pada Zach melalui sentuhan lembutnya itu.

__ADS_1


Castarica menatap kearah John tajam lalu berkata, “Aku lebih baik di kenal menjadi istri seorang pecundang dari pada harus menjadi istri musang gila sepertimu,” ujar Castarica tidak mau menyebutkan nama John.


“Sayang, ngapain kita ngomong sama hewan,” ujar Zach lalu mengambil jalur kiri dan mobil John yang beda arah pun tidak mengikuti mereka lagi.


John mengarahkan tangannya untuk memukul setir kemudi-nya dengan begitu keras hingga buku-buku tangan lelaki itu memucat. Perasaan iri juga cemburu semakin memenuhi hati John hingga lelaki itupun memutuskan tak akan pernah menyerah sebelum mendapatkan hati Castarica, tapi sekarang yang terpenting bukan cinta namun John ingin membuat Zach merasakan sakitnya kehilangan Castarica.


“Aku berjanji jika aku sudah bisa mendapatkan hati kamu maka aku akan membuat kamu merasakan dihina dan juga merasakan sakit melebihi aku. Castarica, berani sekali wanita seperti kamu menolak aku berulang kali, memangnya kau pikir siapa dirimu,” ujar John dengan menambah kecepatan laju mobilnya karena terbakar api emosi.


Karena tidak bisa mendapatkan Cast akhirnya lelaki itu memilih untuk balas dendam saja.


Kediaman Moelen.


“Sejujurnya Livy juga takut jika sampai John meninggalkan Castarica karena adik ku yang gila itu selalu menolaknya, bukankah Mom tahu sendiri jika perusahaan kita akan sangat terbantu kalau bergabung dengan perusahaan milik John,” kata Livy.


“Mama tidak akan pernah membiarkan John menjadi milik wanita lain dan kita harus merencanakan sesuatu untuk membuat si pecundang menjauh dari Castarica,” kata keren.


Kedua wanita itu hanya memikirkan tentang harta dan juga tahta yang harus mereka jaga. Perasaan Castarica tidaklah penting menurut keduanya seakan Castarica ini bukan manusia dan seperti barang yang bisa diberikan pada lelaki yang mereka kehendaki saja.


Tiba-tiba suatu ide mulai terlintas di benak Livy.

__ADS_1


Di tempat lain.


Zach mulai meninggalkan halaman perusahaan Castarica berada kemudian lelaki itu memutar motor kesayangannya keluar dari gerbang utama perusahaan milik keluara Moelen ini. Zach berencana untuk menabungkan uangnya kedalam bank seperti biasanya, tapi belum sempat Zach masuk kedalam gerbang utama bank tersebut, satu mobil mewah menghadang motornya dan membuat Zach berhenti mendadak, Zach yang panik dan takut menabrak mobil mewah itu langsung membanting setir ke arah lain hingga membuatnya terjatuh.


“Sialan! Andaikan aku punya banyak uang maka akan aku tabrak saja mobil tak tahu aturan itu,” umpat Zach seraya mulai bangun perlahan dan kini ia sudah berdiri dengan tegap lagi.


“Tuan Smith maafkan saya,” kata seorang lelaki yang tadi mengemudikan mobil mewah itu.


Zach yang tadinya sibuk membersihkan celananya yang kotor terkena aspal langsung mengehentikan aktifitasnya itu, sungguh ia terkejut sekali masih ada seorang lelaki yang memanggilnya dengan sebutan ‘Tuan Smith’ dengan penuh hormat dan bukan penuh hinaan seperti apa yang kebanyakan orang lakukan padanya. Zach mengangkat pandangannya dan kini ia melihat seorang lelaki yang begitu asing menurutnya hingga Zach mencoba untuk memutar memori otaknya dan mencari tahu tentang siapa lelaki ini namun, Zach masih tidak bisa menemukan penggalan memori tentang lelaki dihadapannya sekarang.


“Apa kamu mengenal saya?” tanya Zach. “Hahahaha! Mana mungkin kamu tidak mengenal saya-saya adalah orang yang viral beberapa hari terakhir di media sosial,” kata Zach menertawaan dirinya sendiri dengan penuh kegetiran yang mendalam.


“Tuan Smith karena kedua vidio itulah membuat saya tidak bisa tinggal diam, saya minta maaf karena baru muncul sekarang,” ujar lelaki misteris itu dengan membungkukkan sedikit tubuhnya memberikan hormat pada Zach dengan penuh ketulusan.


Zach pun dibuat semakin penasaran dengan identitas lelaki yang ada dihadapannya sekarang. Lelaki ini terlihat begitu tulus sekali namun, Zach tidak mengenalinya.


“Siapa kamu?” tanya Zach dengan nada serius.


“Biar saya saja Tuan,” ujar lelaki misteris itu menggantikan posiis Zach untuk membangunkan motor kesayangannya dan menaruhnya di tempat parkit bank itu.

__ADS_1


“Siapa kamu?” tanya Zach lagi.


__ADS_2