Kedatangan Dewa Sihir

Kedatangan Dewa Sihir
10. Terowongan


__ADS_3

"Tepat waktu tuan Evan." Goeth berkata pada Evan yang duduk nyaman di kantor Goeth, peningkatan terjadi lagi di kota ini.


Kursinya awalnya hanya batu, lalu berubah menjadi kayu dan sekarang bahkan dilapisi kain dan kapas membuatnya empuk dan nyaman, terlebih lagi dengan bantuan Roy dan Ray, kota ini mengikuti kemewahan kota kerajaan dengan teknologi yang jauh lebih maju.


"Hebat juga perkembangan kalian, kutinggalkan seminggu sudah menjadi semaju ini." Evan tak bisa tidak memuji Goeth, tempat ini sangat nyaman.


"Oiya, kalian menyebut kota kalian apa?" tanya Evan masih bersantai.


"Kota Baja... itu dari leluhur kami." jawab Goeth sedikit tidak nyaman.


"Tak perlu gelisah, aku takkan mengubah namanya, bagaimana kalau nama Kerajaan kita adalah Kekaisaran Tanah Baja atau Empire of the Land of Steel!" Evan menenangkan Goeth sekaligus menyampaikan pendapatnya.


"Baik!, terimakasih telah memasukkan nama desa dari leluhur kami tuan!" Goeth tersenyum bahagia.


"Oh ya, aku akan masuk ke meditasi serius, jangan ganggu aku kecuali ada masalah atau terowongan hampir selesai." kata Evan, pergi ke ruang meditasi.


"Bagaimana kabar kalian?" Evan bertanya pada Roy dan Ray.


"Kami sudah mencapai target!" jawab mereka berdua percaya diri, Evan memeriksa dan sedikit kagum, "Bagus Roy, kau bahkan melebihi target dan mencapai bintang 7 di tingkat perunggu."


"Ray, berikan aku semua pil yang kau telah berhasil dapatkan."


Ray memberikan 5 botol dengan label berbeda, "Pil Pemulih Mana dan Pemulih Stamina level 1, Pil Meditasi level 1, Pil Mana level 1 dan pil penyembuh level 2!, Hebat Ray, tak kusangka kau mampu membuat pil level 2 dalam seminggu ini." puji Evan puas.


Pencapaian mereka sangat pesat dalam seminggu dia pergi, entah karena dia kekurangan waktu bermeditasi atau alasan lain, "Aku akan bermeditasi secara penuh, jangan ganggu aku kecuali terowongan hampir jadi atau masalah yang tak bisa kalian hadapi."


Evan lalu duduk dan bermeditasi penuh, di konsentrasi 100%, dia takkan bisa mendengar, merasakan ataupun mencium apapun, tapi itu bisa dibangunkan dengan menekan pelan dahi agar kembali tersadar.


Aura berwarna merah, coklat, abu-abu dan hitam tiba-tiba muncul da tertarik ke Evan, sementara itu Roy dan Ray sudah keluar karena mereka memiliki tanggung jawab sementara ini.


Perlahan-lahan kesadarannya akan dunia nyata meredup hingga dia merasa dialah dunia itu sendiri, menyerap unsur dunia dan mengembangkan dunia dalam diri.

__ADS_1


Sementara itu para pekerja segera menggali, kecepatan mereka sangat tidak masuk akal ditambah lagi bantuan dari Ray dan Roy; Ray membantu membuat pil sementara Roy menghancurkan batu dengan serangan petirnya.


Jika terowongan sudah mampu dilewati kereta kuda dan beberapa orang, maka batu cahaya akan dipasang di dinding.


Batu cahaya sendiri akan hidup terus selama dua bulan, sebelum mati selama dua bulan untuk mengisi ulang energi mereka; Diperkirakan diperlukan 1500 batu cahaya sepanjang terowongan, sebab itulah diperlukan 3000 batu cahaya.


...


"Tuan, proyek kami akan segera selesai." Sebuah suara terdengar, saat Evan membuka mata, terlihat jari telunjuk tertempel di dahinya.


"Baiklah." Evan berdiri dengan suara di seluruh tubuhnya, "Biarkan aku membiasakan diri kembali dulu." Pria ajudan itu lalu memberi sebuah peta dan pergi.


Setelah mampu berlari, Evan membuka ruang bawah sadarnya, "Delapan cahaya perak..., aku sudah mencapai bintang ke-8 tingkat perak, meditasi 100% benar-benar efektif."


Evan bahkan mencapai peningkatan dalam kendali elemennya, dia mencapai tahap sumsum di elemen api, tahap tulang di elemen tanah dan tahap daging di elemen tanah, semua elemen merupakan tipe pergantian.


Evan segera berlari ke wilayah terowongan, beberapa hari tidak sadar, kini kota ini kembali lebih maju, jalannya sudah dibuat dari bebatuan, dan rumah-rumah mulai tertata.


Evan masuk dan melihat Ray dan Roy tertidur, "Mereka membantu sekuat tenaga mereka, jadi kelelahan, biarkan saja, ya?" ucap Goeth.


"Haha, biar saja." balas Evan, kuda lalu bergerak, melalui terowongan yang kira-kira sepanjang 10 kilometer.


"Kuda ini... Sangat cepat? Apa ini penemuan baru kalian?" tanya Evan merasa kuda ini lebih cepat dari kuda biasa.


"Benar tuan, kami mengubah kereta menjadi lebih ringan dengan mengurangi ketebalan dan mengganti roda dengan bahan karet yang elastis."


"Kami juga menggunakan beberapa kuda yang berkualitas untuk berkembang biak sementara yang kurang bagus segera digunakan, jadi sekitar setahun lagi kuda akan bertambah baik kuantitas dan kualitas." lanjut Goeth.


"Terlebih lagi jalannya sudah kami ganti dengan bebatuan spesial yang tidak licin, sehingga mempermudah transportasi kuda, juga tak ada jalan belok, sehingga mereka bisa melaju lurus tanpa khawatir." ucap Goeth masih melanjutkan.


"Baik-baik Goeth... Aku paham, jadi berapa lama kira-kira akan sampai?" tanya Evan penasaran.

__ADS_1


"Jika sebelum peningkatan, membutuhkan 5 jam termasuk istirahat di beberapa area istirahat, namun setelah peningkatan hanya membutuhkan 3 jam sudah termasuk beristirahat di area istirahat." jawab Goeth percaya diri.


"Berapa banyak area istirahat yang direncanakan?" tanya Evan penasaran.


"Ada tiga, yang pertama dan ketiga berada di kedua ujung jalur, sementara area istirahat kedua berada di pertengahan jalur atau sekitar 5 kilometer."


"Jadi setelah sekitar satu setengah jam, kita akan sampai di rest area?" tanya Evan.


Goeth segera mengangguk, sementara itu Evan bermeditasi sedikit, mencoba menetapkan fondasi yang cukup kuat untuk tingkat emasnya nanti.


Sekitar beberapa jam kemudian, mereka akhirnya sampai di ujung terowongan, Evan yang sudah sadar segera bangun dan melihat batu besar yang menghalangi jalan.


Evan menyentuh beberapa lubang-lubang di batu itu, "Ini buatan...." Roy dan Ray lalu terbangun bersamaan dengan Goeth.


Evan lalu mengeluarkan logam dari tangannya, "Penghancur!" logam itu masuk ke batu dan meledak.


Batu hancur dan cahaya terang terlihat dari dalam, "Batu mana!" ucapnya tersenyum.


"Jika kalian belum tahu, ini adalah batu mana."


"Batu ini berisi mana murni bumi dan bagus digunakan untuk pelatihan, ini juga merupakan mata uang terkecil dunia mage."


"Pembagian singkat, aku memiliki 60% hak atas ini, karena kota kalian adalah tempat dan yang yang akan mengurusnya, kalian memiliki hak 30%, sementara 10% akan kusimpan untuk dijual kepada orang yang ingin membeli haknya, jadi setiap bulan, seluruh hasil akan dibagi dengan 60% untukku, 30% untuk Kota, dan 10% untuk orang lain, tapi jika belum maka itu akan menjadi milikku, paham?" jelas Evan.


Walau terlihat serakah, Evan memiliki hak, dia membiayai 100% proyek ini, tentu dia harus memiliki hak terbesar, terlebih lagi dialah yang memberitahukan lokasinya.


"Oh ya, yang mengurusnya adalah lembaga khusus, kita akan menamainya Perusahaan Tanah Emas."


Setelah itu Evan mengambil 300 batu mana yang tersedia, "Oiya, ini resep pengolahannya, setelah dikumpulkan, pastikan menjualnya secara batch ke setiap kerajaan, ingat untuk menghubungi wilayah utama kerajaan mereka."


Evan lalu duduk di tengah sana, bermeditasi dengan kepadatan dan kualitas mana tinggi, takkan lama sebelum dia mencapai tingkat emas, saat sudah sampai, dia akan memberikan ultimatum kepada provinsi Iron Valley dan memulai Kerajaannya.

__ADS_1


__ADS_2