Kedatangan Dewa Sihir

Kedatangan Dewa Sihir
12. Ekspansi


__ADS_3

"3000 Prajurit dengan 250 pistol, 1000 tombak, 750 Busur silang, 500 Mage berkisaran bintang 5 hingga 7 bintang tingkat perunggu, sisa 500-nya adalah cadangan." seorang pria melaporkan kepada Evan.


"Berapa kira-kira pasukan Silverlight yang berada di provinsi Iron Valley?" Evan bertanya, mencoba memastikan.


"Sekitar 5000, tapi karena pemberontakan, hanya sekitar 2500 yang ada dan 2000 yang siap tempur, itu bahkan berada di desa-desa perbatasan yang jauh dari tempat kita."


"Apa kau punya peta?" Evan bertanya.


"Ya, salah satu agen kami telah memetakan seluruh desa dan kota terdekat." Pria itu memberi segulung kertas.


Evan membukanya dan melihat simbol mahkota di tengah, dia melihat di pojok kanan yang mengartikan simbol, "Mahkota itu wilayah kita ya."


Evan lalu melihat bahwa ada 6 desa, 3 kota termasuk Kota Destry yang terdekat dengan Kota Baja.


"Untuk ke-6 desa ini, kirim saja 100 prajurit masing-masing, sisa 2400 fokuskan menguasai Kota Destry, jika sudah maka mulai gelombang perekrutan, pastikan lakukan propaganda sebelum menyerang."


"Untuk dua kota lainnya, kita akan menyerang setelah gelombang pasukan kedua mulai disebar ke seluruh desa dan kota, dan yang siap tempur akan dikirim ke kedua kota di saat yang sama!" jelas Evan.


"Oiya, aku akan memimpin pasukan utama." ucap Evan


Dengan berjalan kaki diperlukan 3 hari, tapi dengan rombongan mungkin diperlukan seminggu, untungnya sebagai prajurit, mereka bisa sampai dalam 5 hari.


"100 orang dari kalian akan masuk lebih dulu, mulai sebar rumor bahwa pasukan kerajaan tersudut oleh para pemberontak." perintah Evan pada 100 orang paling ahli berbicara.


"Kalian akan menaiki 5 kereta kuda bergantian, bagi 4 rombongan, pertama kali 25 orang, yang kedua juga 25 hingga semuanya sampai dan mulai sebar rumor, pastikan beberapa dari kalian menyamar jadi orang yang merupakan korban pemberontakan yang dipulangkan."


"Sementara kami sisanya akan berjalan perlahan sambil menduduki 2 desa yang ada diperjalanan."


Dengan cepat 25 orang menaiki kereta kuda, mereka melaju dengan cepat, sementara 75 sisanya akan ikut rombongan hingga giliran mereka tiba.

__ADS_1


Perjalanan antara Kota Destry ke Kota Baja adalah 30 Kilometer, dan bisa ditempuh sekitar 9 jam dengan kereta kuda, selama sehari ini, rombongan sudah melewati 7 kilometer, perjalanan dengan rombongan selalu menyulitkan, terlebih lagi mereka harus menunggu 1 gerbong suplai makanan.


Untungnya besok hari mereka melanjutkan perjalanan, mereka sampai di sebuah desa, menyebabkan rumor dan menduduki desa pertama di bawah Kekaisaran Tanah Baja.


50 penyebar rumor yang tersisa juga sangat membantu membuat kepercayaan desa kepada Kekaisaran Tanah Baja.


Hari demi hari terus berlalu, dan kini hari ke-5, berita juga terus dikirimkan menggunakan kuda tercepat yang ada, "Semua desa kini sudah dikuasai!" Evan kini bisa dibilang menguasai seperempat Iron Valley.


Kini mereka bersiap untuk mengepung Kota Destry, bisa terlihat bawah warga mulai gelisah dan bahkan penjaga kota agak takut.


"Kepung!" Evan berseru di luar tembok, 1900 prajurit segera mengelilingi kota, teriakan-teriakan mulai terdengar dari dalam tembok.


"Tuan, pasukan penjaga perbatasan curiga akan sesuatu, mereka akan sampai sekitar 7 jam lagi!"


"Tenang, kita harus percaya pada rekan kita di dalam."


1900 pasukan beberapa istirahat sementara yang lain masih melanjutkan menjaga, ditemani dengan 500 prajurit cadangan yang ditugaskan menjaga kota sementara.


Evan masuk ke gedung paling besar, diikuti oleh 5 orang lainnya, "Haha, tuan silahkan duduk."


Evan tersenyum tipis lalu menyuruh 5 orang tersebut menunggu diluar.


"Aku awalnya ingin membiarkanmu menjadi pejabat kota, tapi melihat ini...." Evan menuangkan gelas teh keatas seekor kelinci dan kelinci itu segera meleleh.


"A-aku...." Pria itu pucat dan kaget, lalu mengeluarkan tekanannya.


Evan menganga, memberikan kepercayaan diri pada sang walikota, "Oh ya?" Evan lalu mengeluarkan tekanan tingkat emasnya, yang tentunya mengerdilkan keberanian walikota menjadi seukuran kuku.


Evan meraih kerah wali kota dan mengambil paksa sebuah lencana bertuliskan: Walikota Kota Destry lalu membunuh pria tersebut.

__ADS_1


Jika pria tersebut tidak mencoba mencelakainya dan menurut, dia mungkin menjadikannya pejabat kota, atau paling rendah pegawai kota, tapi setelah mencoba mencelakainya Evan takkan membiarkan pria ini hidup.


Dia lalu keluar, alasannya dia perlu mendapatkan lencana kota adalah untuk menghindari bangunnya Monster Penjaga Kota.


Jika dia membunuh pria tersebut sebelum mengambil lencananya, maka dia harus dihadapkan dengan monster tingkat emas yang akan memusnahkan pasukannya walau dia selamat.


Dan juga, alasan pria itu akhirnya memberikan masuk adalah karena dia takut monster penjaga kota akan jatuh terlalu cepat sebelum membunuh cukup pasukan Evan, Evan bisa mengetahui rencana itu karenanya dia ikut.


Dalam beberapa menit kemudian ada pasukan besar yang datang, "Tuan Evan, mereka sepertinya tidak sadar kehadiran kita." jelas salah satu perwira.


"Begitukah? jebak mereka di dalam kota dan ambil peralatan mereka, jadikan yang berpengalaman sebagai pelatih gelombang kedua perekrutan." Sebagai Kekaisaran yang baru berdiri, mereka perlu memanfaatkan semaksimal mungkin suatu benda ataupun makhluk.


"Sepertinya mereka memang mengira bahwa kita mundur." batin Evan, melihat pasukan Silverlight menyerah satu-persatu melihat kawan-kawannya tewas di depan mata.


"1000 prajurit? sebar di seluruh divisi militer, untuk yang sudah tua atau veteran dan berpengalaman, tempatkan di Kamp Pelatihan, simpan 195 Baju Zirah Besi dan bawa 5 ke Kota Baja, biarkan mereka menciptakan yang lebih maju."


"Untuk peralatan yang cukup umum simpan di gudang dan untuk harta yang melawan, berikan setengah ke keluarga mereka, sisanya masukkan ke kas kekaisaran."


Evan duduk di ruang alam bawah sadarnya, kelelahan, dia mulai suka dengan peningkatan ruang alam bawah sadarnya, karena apapun yang dia lakukan di alam bawah sadar akan meningkatkan budidaya.


"Ternyata menjadi Pemimpin melelahkan ya." gumamnya sendiri, di alam bawah sadar dia terkadang akan memanggil sosok elemental untuk melatih fisik sekaligus bermeditasi.


Sementara penyerangan utama ke Kota Destry telah selesai, prajurit yang mengikuti kamp singkat segera disebar ke setiap bagian dan mulai menyerang dua kota lainnya, salah satunya menyerah dengan mudah sementara yang satunya menjatuhkan ratusan nyawa.


"Dengan ini kita sudah menguasai Iron Valley, sejak saat ini, namanya akan kita ganti menjadi Steel Valley!" Evan memberikan pesan ke Kota Baja.


Mereka tak bisa membayangkan apa yang terjadi pada mereka, sebuah kota bawah tanah yang menjadi kaya dan maju, menjadi sebuah Kekaisaran dan menguasai sebuah provinsi.


"Hidup Kaisar Evan!"

__ADS_1


__ADS_2