
"Ada apa kak Evan?" Salah satu anak melihat Evan terus menggosok matanya.
"Tidak apa, tapi perlu kalian ketahui, ini adalah pertemuan terakhir kita." jawab Evan, anak-anak itu tidak paham.
"Hari ini kelas bebas, kalian bisa bertanya atau segera pulang." Evan yang sudah mengembalikan emosinya berkata.
Dengan cepat beberapa anak pulang dengan senang hati, sementara sisanya bertanya.
"Kak, apa benar ada puluhan kerajaan dan negara di Benua ini?"
"Ya kamu benar, tepatnya ada sekitar 79 kerajaan dan negara."
"Apa menurut kakak ada tempat lain bagi manusia selain di luar benua?"
"Sepertinya ada, karena konon katanya, manusia pernah menguasai seluruh dunia!"
"Siapa Mage paling kuat!"
"... di sejarah ada pria bernama Roan Reaver, untuk saat ini seorang wanita bernama Joanna."
"Ada pekerjaan apa saja selain Mage?"
"Ada Petarung, Mekanik, Ahli Kimia, Alkemis, Pembuat Susunan, Pembuat Jimat dan mungkin masih banyak lagi!"
Perbincangan itu terus berlanjut, hingga waktu ini berakhir, "Baiklah, kita selesai, sampai berjumpa." Evan tersenyum tipis.
Evan lalu mengenakan sebuah cincin, "Cincin spasial ini sangat berguna, untungnya ibu menyimpan sebuah untukku."
Evan mengenakan sebuah topeng dan pergi, walau sudah bertahun-tahun sejak dia pergi dari dunia mage, kasusnya sangat terkenal hingga hampir seluruh mage mengenal wajahnya.
Dia berhenti di sebuah gua, mengeluarkan sebuah buku dengan judul Dasar susunan.
"Pembuat Susunan adalah orang yang mampu membuat susunan, susunan sendiri adalah sebuah formasi sihir yang serbaguna."
__ADS_1
"Susunan terbagi 5 jenis, Susunan Penyerang, susunan pertahanan, susunan pendukung, susunan kutukan dan susunan penyembuh. Semuanya berdasarkan sifat elemen dasar."
"Sifat-sifat elemen adalah; Api yang paling merusak, Air yang paling serbaguna, Angin yang paling fleksibel, Tanah yang paling kokoh, Petir yang paling cepat, Cahaya yang paling suci dan Bayangan yang paling misterius. Contohnya jika sifat elemen sebuah susunan adalah api, maka sekitar 70% kemungkinan susunan itu adalah susunan serangan, kutukan dan pendukung, sisanya dibawah itu."
"Setiap susunan dimulai dari lingkaran, kecuali susunan kutukan tipe jebakan yang berbentuk segilima. Setelah itu, jika bangun datar selanjutnya adalah segitiga maka itu meningkatkan kekuatan, jika itu adalah persegi maka itu meningkatkan pertahanan susunan itu, dan jika itu adalah segilima maka itu meningkatkan kerahasiaan susunan."
Setelah membaca itu Evan duduk diatas batu, mulai memusatkan energi apinya ke jari telunjuknya, membuat sebuah segilima dengan segitiga di dalamnya, dia mencoba untuk menggambar model lain tapi gagal, mana-nya tidak cukup.
"Aahhh, sangat melelahkan...." Evan lalu menjatuhkan sebuah daun dan menunggu, "Tidak efek?, apa ini bekerja?"
Setelah susunan itu memudar kebingungan memenuhi pikirannya, saat dia mencoba meletakkan tangannya dia menjerit, "Aghh! panas!" Evan segera lari ke kolam dan memasukkan tangannya ke air.
"Sialan...." Evan membuka buku dan menemukan sesuatu, "Hanya makhluk hidup yang memiliki jantung, sehingga tanaman takkan bisa terjebak kecuali tanaman tertentu, apalagi sebuah daun!"
Evan masih merasa sakit di tangannya, tapi dia tetap senang, "Aku Jenius Pembuat susunan!" melompat-lompat kesenangan.
Tapi setelah melanjutkan membaca, Evan menyadari kebodohannya, "Jika itu murni sebuah bentuk, maka hanya akan ada sifat sebuah elemen, susunan menggunakan bahasa apapun, namun itu akan diubah secara otomatis oleh susunan, tapi jika menggunakan bahasa Learth, atau bahasa susunan, kekuatannya akan meningkat 1,5 kali lipat."
Melihat sebuah kamus bahasa Learth, Evan sedikit tenang, "Untungnya hanya perlu satu kalimat dan hanya perlu menggabungkan dua kata untuk memperdetil."
"Hehe..." Meletakkan kelinci di susunan, tiba-tiba jarum api menembus kulit kelinci, membakar daging di dalamnya.
Memotong bulu kelinci, dia mencium bau daging kelinci, "Kurang panas, ini belum matang."
Lalu dia menyusun susunan berbentuk lingkaran dan segitiga, "aktifkan!" bara api kecil menyala, dengan cepat dia meletakkan beberapa batang kayu, api terus membesar dan terus membesar.
"Hehe ini sangat berguna." Evan tersenyum tipis, membakar daging kelinci.
Hari itu berlalu, malamnya dia bermeditasi dan lagi-lagi menembus, dia kini mencapai Perunggu bintang 4.
Besok paginya adalah hari yang indah, dia terbangun dengan firasat buruk.
"Apa itu prajurit kerajaan Silverlight?" pikirnya cepat.
__ADS_1
Tiba-tiba beberapa orang muncul dan mengepung dirinya, "Serahkan segala hartamu!"
Awalnya Evan pucat, tapi setelah beberapa waktu dia menyadari bahwa orang-orang ini hanyalah pencuri kelas rendahan.
"Maafkan kami tuan." Orang-orang itu bersujud di depan Evan, sementara itu Evan sedikit jengkel bahwa dia khawatir karena alasan tidak jelas.
"Siapa kalian!" seru Evan keras.
"Kami adalah Persaudaraan Leyz... petarung terkuat di desa dekat ini...." seseorang menjawab dengan gemetar.
Mendengar itu Evan bertanya, "Desa? tunjukkan arahnya!" dia sudah lama tidak tidur di atas ranjang, bahkan ranjang tanpa kain saja terasa jauh lebih nyaman.
"Ba-baik!" Gerombolan orang itu membawa Evan dengan hati-hati, terkadang mereka mencoba membahayakan dirinya tapi berhasil diberikan pelajaran.
Evan takkan sekejam itu untuk membunuh manusia biasa, jika tak ada masalah untuknya, sifat waspada mereka sangat normal, terlebih lagi mereka hanyalah pemuda yang seusianya.
Dia lalu sampai di sebuah gua, dan melirik tajam ke pembawa arah, tapi setelah beberapa waktu dia ternganga kagum, "Desa bawah tanah?!"
Konon katanya ada 4 ras yang pernah menguasai dunia, Elf, Raksasa, Kurcaci dan Manusia, semuanya memiliki kelebihan masing-masing, Elf memiliki kelebihan di sihir, Kurcaci memiliki kelebihan teknologi, Raksasa memiliki fisik luar biasa, dan manusia memiliki semuanya namun tidak memiliki keahlian khusus.
Para Kurcaci dulu hidup di pegunungan utara, Para Raksasa hidup di dataran selatan, Elf hidup di hutan barat dan manusia hidup di lembah wilayah timur. Hingga bencana terjadi membagi benua menjadi 4, perdagangan yang dulu mudah memaksa manusia menggunakan bakat terbaik mereka, memanfaatkan garis keturunan Elf, Kurcaci dan Raksasa.
Ciri-ciri yang paling mencolok adalah; untuk Elf biasanya mereka berkulit putih dan awet muda serta cantik dan tampan, untuk raksasa tinggi merekalah yang istimewa, dan kekuatan mereka serta tekad, sementara itu untuk kurcaci adalah kecerdasan mereka dengan teknologi, biasanya pendek atau tinggal di bawah tanah.
"Apa kalian... Manusia Kurcaci?" tanya Evan pelan, mereka semua mengangguk dan membawa Evan berkeliling kota.
Evan terkagum-kagum, walaupun ini hanya sebuah desa, tingkat kemegahannya sudah menyaingi kota, rumahnya terbuat dari bata batu.
"Hei kawan, kurasa kau harus memerdekakan negaramu." ucap Evan langsung.
"Maksudmu?" tanya orang-orang itu.
"Wilayah kalian hampir setara dengan ibukota, jika kalian memerlukan sosok kuat, aku akan mewakilkannya." ucap Evan percaya diri.
__ADS_1
Sementara itu para manusia kurcaci terkaget-kaget, "Kesombongan macam apa....".