KEHIDUPAN CINTAKU

KEHIDUPAN CINTAKU
episode 16


__ADS_3

kami pulang, Ming-zi membawaku kembali kerumah sakit dan menemaniku disana aku memintanya untuk berada disampingku untuk malam ini, "hei lia bodoh kau sudah tau tentang perasaanku padamu jadi kau harus sembuh untuk diriku" berbicara dengan nada memerintah kepada orang sakit dan memaksanya untuk sembuh hanya untuk dirinya sendiri "aku tahu itu aku akan berusaha sekuat tenaga" dia duduk diatas kasur disebelahku dan tiba tiba menciumku aku terkejut dan ingin menolak tapi sentuhan bibirnya yang lembut dan manis membuatku secara otomatis menerimanya lagi pula sekarang dia adalah pacarku aku tidak akan melihatnya dalam waktu yang lama jadi apa salahnya jika aku melakukannya. kami melewati malam yang penuh gairah tanpa seorang pun yang menggangu, saat pagi tiba suasana antara aku dan dia merasa canggung, suara pintu dan teriak dokter memecah suasana canggung "Ming-zi!!....Ming-zi!!... ada kabar baik!!.. "


"apakah kau ini dokter idiot, kau teriak teriak seperti orang gila dikamar pasien"


"eehh... maaf kan aku... "


"baiklah, kenapa kau disini" memang benar benar seorang Ming-zi dia bahkan marah pada teman masa kecilnya, Kim Chen Li seorang dokter yang sangat terkenal dan handal dia juga salah satu teman akrab Ming-zi, karna ikatan keluarga mereka menjadi teman sekaligus saudara.

__ADS_1


"hhhh... kau harus berterima kasih pada ku kali ini... "


"cepat katakan atau aku akan memukulmu terlebih dahulu"


"huhu.. kau sudah memukul ku bodoh...." kelakuan mereka seperti anak kecil "Natalia kau sangat cantik ketika tersenyum... "


"Zizi jangan memukulmu terus... aku bisa terkena gangguan otak"

__ADS_1


"aku tidak peduli"


"Huh! dasar gila, laki-laki yang tidak punya perasaan, kenapa banyak sekali wanita yang menyukainya apakah mereka bodoh"


"Kim Chen Li...!!! "


"baiklah aku tidak akan bermain-main lagi... ekhem.. aku datang kesini untuk membawa kabar baik.. aku sudah menemukan cara untuk menyembuhkan Natalia dan kemungkinan berhasil adalah 60%, jadi apakah mau mencobanya?" tidak aku sangka ternyata aku masih memiliki kesempatan hidup walaupun dengan kemungkinan yang lumayan, aku sangat senang mendengarnya begitu juga Ming-zi dia langsung menyuruh dokter kim untuk menyiapkan semua keperluan yang diperlukan tidak mengkhawatirkan tentang biaya, tapi aku juga merasa sedih kenapa aku mempunyai kesempatan untuk sembuh dan kakakku tidak, coba saja aku bertemu dengan dokter Kim saat itu kakakku pasti akan selamat dan masih bersama denganku sampai sekarang.

__ADS_1


setengah bulan aku mengalami hidup dan mati, tapi hasil akhir dari hidup dan mati ini adalah hidup, aku berhasil melewati semuanya dan sembuh tapi aku masih harus dirawat dirumah sakit, dokter Kim bilang aku baru pertama kali melakukan operasi dan tubuhku sedikit terkejut jadi tubuh ku sekarang berada di titik terlemah dan diperkirakan akan tinggal dirumah sakit selama sebulan lagi, aku kira setelah operasi aku akan keluar dari tempat yang bernama rumah sakit, disini sama sekali tidak nyaman, bau obat yang menyengat dan suntikan setiap hari lain kali aku tidak mau masuk ketempat ini lagi, satu minggu setelah operasi selesai, teman-teman satu kampusku datang menjengukku dan melakukan pesta dirumah sakit walaupun hanya makan dan minum biasa tapi cukup seru, Caicai datang setiap hari dua kali dan membawakan ku makanan yang dimasanya sendiri, dia sangat pintar dalam hal masakan setiap masakan yang dia masak sangat lah lezat aku menyukai setiap masakannya, aku tidak memberi tahu kan hal ini pada paman ku karna takut akan membuatnya khawatir, aku berpikir apakah dia akan marah padaku jika dia tau hal ini, setiap paman bertanya tentangku Ming-zi selalu mencari alasan yang masuk akal untuk menyakinkan pamanku dan sepertinya dia tidak curiga, dan Ming-zi dia selalu berada disampingku bahkan tidur dirumah sakit meninggalkan seluruh aktivitas kantor nya, meminta libur kampus bersama denganku, dia benar-benar tidak meninggalkanku sendirian dirumah sakit.


__ADS_2