
seketika suasana menjadi hening aku sangat sedih terlintas dipikiranku bahwa aku sudah tak sanggup lagi menjalani hidupku dan ingin mengakhirinya tetapi saat itu "anggun..... apa yang kau lakukan disini bersama seorang pria??" aku menoleh pada suara yang berbicara padaku "ahhh~~..... paman....!" aku menghampirinya dan memeluknya dia adalah pamanku "hey... ada apa? apakah dia menyakitimu? katakan padaku aku akan mengurusnya"
"tidak paman.... dia tidak salah sama sekali.... akulah yang salah... "
"apa yang kau lakukan sehingga kau menangis seperti ini.... katakan dengan jelas keponakanku..."
"aku salah..... kesalahanku terletak pada keputusanku karna telah memilih dia sebagai kekasihku, aku tak menyangka bahwa dia sama saja dengan aril sih ******** kecil itu.... aku selalu membuat kesalahan dalam memilih kekasih... aku pasti tak ditakdirkan untuk bersama seseorang yang aku cintai... "
"anggun siapa ini... kenapa kau memanggilnya paman bukankah dia masih remaja?"
" hhhh perkenalkan aku Claude Nero... aku adalah paman dari tuan putri wira Natalia Anggun walaupun aku terlihat muda dan tampan tapi umurku 4 tahun lebih tua darimu"
"aku peringatkan kau... segeralah meminta maaf padanya dan katakan yang sebenarnya padanya ohh jangan lupa akhiri hubunganmu apapun jenis hubungan itu!" paman berkata sambil memberinya tatapan iblis yang kelaparan benar benar menyeramkan. "hah!!.... hhhmmm baiklah... anggun aku tau aku salah tapi aku sudah tak mencintaimu lagi aku mencintai orang lain jadi aku minta maaf padamu atas kelakuanku ini aku tau aku salah"
"kau mengatakannya dengan mudah.... baiklah aku memaafkanmu dan sampai jumpa!".
__ADS_1
kami pergi meninggalkannya dan mengurus surat pindah ku sesegera mungkin. " paman kenapa kau bisa ada disekolahku"
"aku melihat raut wajahmu agak mencurigakan karna takut kau mengalami masalah jadi aku mengikutimu dan ternyata kau memang dalam masalah"
"paman apakah kau mendengar semuanya??"
"yahhh~~... tapi jangan khawatir aku tidak akan mengungkitnya lagi.... dan tentang soal kakakmu jangan kau pikirkan lagi dia mungkin sudah tenang disana jika kau menyebut namanya sambil menangis makan dia akan sedih mendengarnya"
"apakah dia masih bisa mendebgarkanku.... kurasa tidak dia berada jauh dariku bahkan sekarang aku akan pindah ke amerika... "
"hhhhhh..... kau ini ada ada saja.... tentu saja dia selalu ada bersamamu dia tidak akan berada jauh darimu dia akan selalu bersamamu dimanapun kau berada... "
"BUKANKAH KAKAKMU BERADA DIDALAM HATIMU!" aku bengong sesaat tapi aku mengerti maksudnya "yahtentu saja dia ada didalam hatiku.... kau juga ada didalam hati ku paman~"
"eehh.... yah kau juga ada dihatiku" hhhh kami berjalan sambil tertawa keras seperti orang kehilangan akal tapi saat itu aku menyadari satu hal bahwa paman ku ini tak jauh beda dari kakakku bahkan lebih menjengkelkan....
__ADS_1
aku tertidur pulas saat berada didalam pesawat pribadi paman, pamanku memang orang yang kaya raya di Amerika bahkan namanya saja sudah tak asing lagi bagi mereka yang tinggal di benua Amerika, benar benar membuat iri. "anggun.... anggun.... anggun... bangunlah kita sudah sampai... "
"paman aku sangat ngantuk bisakah aku tidur sebentar lagi... " tak ada jawaban aku kira dia membiarkanku untuk tidur lagi tapi tak kusangka aku malah digendong layaknya seorang putri. "paman!!!... apa yang kau lakukan.... cepat turunkan aku!! "
"kau tidak mau bangun, mana mungkin aku membiarkan kau tidur di pesawat karna tidak mau membangunkan kau jadi aku menggendongmu... apakah aku salah??"
"paman kau tidak salah jadi cepat turunkan aku"
aku benar benar malu dengan kelakuan pamanku ini ternyata dia lebih menyebalkan dan menjengkelkan dari kakakku "gun gun apakah kau malu~~"
"malu!!! tentu saja tidak... siapa yang malu.... jangan kegeeran"
"tapi... lihatlah mukamu sangat sangat sangat merah seperti mau meledak... apakah kau demam?"
"apa yang katakan... "
__ADS_1
"hahahah ternyata gun gun ku bisa malu juga yahdan kau tidak mengaku kau benar benar lucu... jika kau tidak mengaku bahwa kau malu aku tidak akan menurunkanmu.. hehe" pamanku benar benar cabul melebih kakakku sepertinya setiap sifat kakakku sama persis dengan sifatnya bahkan lebih parah. "baiklah... baiklah... a.. aku.. aku malu... jika.. paman menggendong ku... seperti ini... "
"wah imutnya~~ ternyata gun gun bisa malu dan itu sangat imut... aku kira tuan putri dari keluarga Nero ini adalah seseorang yang dingin dan menyeramkan tapi ternyata kebalikannya... hahahah! " hah ternyata kesalahan aku menjawabnya seperti itu sekarang dia seperti seseorang paranoid yang menyeramkan.