
Hari ini aku keluar dari rumah sakit, 2 bulan berada dirumah sakit dan menjalankan pengobatan tanpa henti benar-benar melelahkan dan membosankan, aku tidak mau lagi masuk kerumah sakit. setelah keluar dari rumah sakit aku menjalankan tugas seperti biasanya dan tidak ada yang berubah hanya perlakuan Ming-zi yang berubah, dia sangat lembut terhadapku dan juga perhatian aku sedikit tidak terbiasa diperlakukan lembut olehnya, walaupun lembut dan perhatian tapi, kenapa sifat idiot dan arogannya masih ada, dia menyuruh ku tidur bersamanya selama ini dan selalu meminta ciuman selamat malam dan pagi, aku merasa seperti didalam novel-novel yang sering aku baca, aku dipelihara oleh CEO sombong tapi menurutku dia adalah CEO idiot, aku melihat sisi lain dari dirinya yang paling tidak ingin aku lihat yaitu sifat mesumnya, walaupun idiot tapi dirinya terkenal sangat dingin dan kejam tidak suka melihat wanita (itu yang diberitakan didalam berita dan internet), menurutku itu adalah bohong, jelas-jelas dia sangat mesum, bagaimana bisa tidak suka melihat wanita.
1 bulan setelah aku meninggalkan rumah sakit, benar-benar tidak tentram karna Ming-zi ini, "kau sudah bangun?" setiap pagi melihat wajahnya saat bangun dari tidur, aku berpikir dimana surat nikahku dengannya kenapa aku tidur bersamanya dan juga kenapa aku harus menuruti permintaan mesumnya, aku sering bertanya padanya tentang ini dan dia menjawab dengan sama setiap kali aku bertanya dibilang karna kita sekarang adalah sepasang kekasih, dan tidak butuh waktu lama lagi kau juga akan menjadi milikku jawaban yang sama pertanyaan yang sama, "yah... aku ingin mandi"
__ADS_1
"hey bagaimana dengan ciuman selamat pagi ku?"
"kau ini... setiap pagi dan malam?... apakah kau tidak bosan?!" dia tersenyum, jujur aku tidak suka dengan senyumannya kali ini, dia bangun dari tempat tidur dan menghampiriku yang sudah berdiri didepan pintu kamar mandi dan menggendongku "hey! apa yang kau lakukan?!.. lepaskan aku!"
__ADS_1
"baiklah... aku akan memberimu ciuman selamat pagi... tapi lepaskan aku dan biarkan aku mandi sendiri saja" aku benar-benar takut denganya didalam pikirannya hanya ada cara-cara licik untuk menjebakku "baiklah... tapi kali ini aku ingin yang spesial... kau tau bukan maksudku?" menyeramkan, paman aku ingin pulang, "baiklah... " yah hanya bisa menuruti perintahnya demi harga diriku, tapi kali ini aku menikmatinya entah sudah berapa kali dia menciumku tapi kali ini giliranku yang menciumnya, sentuhan bibirnya benar-benar lembut dan manis membuat orang menginginkan lebih "hemp!... kau menolaknya tadi, tapi sekarang kau menikmatinya dengan baik, kau ini lain dihati lain dimulut"
"lepaskan aku!... "
__ADS_1
"baiklah" apakah aku bodoh kenapa aku menikmatinya, tapi bibirnya benar-benar lembu, aku penasaran bagaimana keadaan paman kenapa dia jarang menghubungiku apakah ada masalah?, semoga saja tidak, aku akan bertanya pada Ming-zi tentang paman ku. saat sarapan aku tidak melihatnya, kata pelayanan dia pergi karna ada urusan mendesak diperusahaan jadi tidak pergi terlebih dahulu, dia menyuruhku untuk pergi sendirian kekampus, tapi urusan apa yang begitu mendesak, lupakan saja aku akan bertanya padanya saat dia pulang nanti.