KEHIDUPAN CINTAKU

KEHIDUPAN CINTAKU
episode 18


__ADS_3

Hari sudah malam, kenapa Ming-zi belum pulang. apa dia terkena masalah?, sejak pagi tadi aku tidak melihatnya, kemana dia sebenarnya?. "Hhmmm", aku merasa ada yang menindih tubuhku. saat aku membuka mata, aku benar-benar terkejut ternyata itu Ming-zi.


" Huuuuaaaaaa!!!" aku mendorongnya lantaran terkejut.


"Heiii... apakah kau ingin membunuhku?, kenapa tenagamu begitu kuat?!... sakit sekali"


"Heii... apakah tidak apa-apa?, apakah kepalamu terbentur?!,... tapi itu memang salahmu, kenapa kau tiba-tiba ada diatas ranjangku tanpa Suara?!" aku mungkin berlebihan, aku mendorongnya sampai jatuh ke lantai. Dia bangkit dan duduk disampingku, tapi aku tidak mengerti apa yang terjadi padanya, dia terlihat sangat sedih. Aku pikir terjadi masalah padanya, tapi aku takut untuk bertanya, kalau aku yang bertanya dia pasti akan mempermainkanku.


Dia sepertinya menungguku untuk bertanya, tapi aku tidak ingin dipermainkannya, tapi tatapan sedih itu, sudahkah aku akan bertanya padanya. "Hei..." dia menoleh padaku, aku jadi gugup. "itu... kau.. kau seharian ini kemana saja?!"


"hhmm... apakah kau merindukanku?" sudah kuduga dasar idiot siapa yang rindu padamu, aku hanya mengkhawatirkanmu, dia mengatakan itu dengan tersenyum, tapi kenapa aku merasa senyuman itu menyimpan ke-tidak relaan untuk meninggalkan sesuatu, apakah dia benar-benar terkena masalah?. "Kau... apakah kau ada masalah?"


"hhmm.. memangnya kenapa?"

__ADS_1


"tidak.. aku.. aku hanya merasa, kau terlihat sedih"


dia menatapku seperti ingin menjelaskan sesuatu.


"tidak ada masalah, aku hanya sedih karna besok aku harus pergi ke Inggris, menemui nenekku". Tidak, aku merasa bukan itu, apa yang dia sembunyikan dariku, aku harus mengikutinya, tapi bagaimana, tidak mungkin aku bilang aku ingin ikutkan?. aku akan mengutus orang untuk mengikutinya.


*keesokan pagi*


" baiklah aku harus pergi sekarang.. "


"aku akan pergi selama 2 bulan... ingatlah untuk menjaga kesehatan dirimu sendiri" dia akan pergi hari ini, aku merasa sangat sedih, aku akan tinggal sendirian disini. aku bekerja sama dengan asisten pribadinya untuk mengetahui apa yang dia lakukan di Inggris. karena asisten pribadinya sendiri tidak diberitahu olehnya apa yang ingin dia lakukan disana. karna itulah sangat mudah untuk berkerja sama dengan asisten nya. ya walaupun asistennya idiot seperti tuannya sendiri. dua hari berlalu tapi Verel, tidak memberi kabar apapun tentang diri nya. aku sedikit cemas, apakah Ming-zi tau jika aku bekerjasama dengan Verel, dan menyuruh Verel untuk tidak memberitahu tentangnya. haaa... aku benar-benar kesal dan tidak tenang.


satu minggu berlalu, Verel baru menelponku, dengan panik dan cemas, "Nona!!!... Nona!!.. gawat... ini benar-benar gawat.. "

__ADS_1


"hey bodoh bicaralah dengan tenang"


"Tuan muda... dia... "


"ada apa dengan nya.. katakan dengan jelas... apakah dia terkena masalah?"


"tidak, ini lebih parah dari pada masalah yang sering tuan hadapi"


"jadi kenapa kau menelponku,, dan jangan buat aku khawatir"


"Nyonya memaksa tuan untuk bertunangan dengan seorang putri dari sahabat nyonya, dan nyonya besar juga sudah setuju... " aku sangat terkejut, aku baru tahu jika dia menyembunyikan ini dariku agar aku tidak merasa sedih, tapi ini juga salah, kenapa hal sepenting ini dia tidak memberi tahu ku. "jadi apakah dia setuju?!"


"Tuan muda menolaknya, bahkan tuan muda bertengkar dengan nyonya besar," aku bahagia mendengarnya,

__ADS_1


"jadi sekarang dimana dia?!"


"Tuan muda.... Tuan muda sekarang dikurung dikamarnya dan tidak boleh keluar dari kamarnya.... aku pun tidak diizinkan untuk masuk"


__ADS_2