Kekayaan Instan Dengan SYSTEM

Kekayaan Instan Dengan SYSTEM
Eps 1.


__ADS_3

Suatu malam saat sedang hujan dengan deras - derasnya, tergeletak seorang anak muda dengan tampilan yang bisa dibilang cukup kasihan. Wajah bagian seseorang tersebut terdapat lebam dan terdapat luka yang serius pada bagian mata dan sekitarnya, Lengan yang sobek yang memperlihatkan dagingnya. Ya mungkin dia korban pengroyokan atau pembegalan tidak ada yang tau sebab tempat dia tergeletak ada di jalanan sepi jarang orang lewat. Beruntung tak berselang lama terdapat mobil yang lewat dan segera berhenti mendadak karena melihat suatu hal yang mencurigakan, seorang pria ber jas hitam keluar untuk melihat apa yang menghalangi jalannya. Betapa terkejutnya orang itu "uhh sialan ini orang!!" kaget dia, lalu dia mengundang temannya yang didalam mobil "woy bantu aku, angkat orang disini ada yang terluka serius!!" teriak orang itu, temannya pun mendengar lalu bergegas sambil bertanya pada temannya yang berteriak "syam siapa dia, kenapa dia bisa disini dan apa apaan lukanya itu, ayo bawa dia kerumah sakit" jawab temannya kepada syam orang yang pertama keluar. "aku juga tidak tau siapa dia dan kenapa dia disini, lebih baik ayo bantu aku angkat dia cukup berat" kata syam seraya mengangkat tangan orang yang tergeletak "baik" mereka berdua mengangkat orang itu kedalam mobil mereka, "shion kau dibelakang sambil periksa dia lalu obati luka yang dapat diobati saja, selebihnya kita serahkan kepada pihak Rumah sakit nanti" ucap syam kepada temannya yang beranama shion "baik". mereka berdua bergegas menuju rumah sakit terdekat yang kebetulan ber oprasi 24 jam. Tanpa berlama lama Syam dan Shion memarkirkan mobilnya tepat di depan pintu masuk Rumah sakit, lantas kejadian tsb membuat pihak keamanan rumah sakit berdatangan dan lgsg memberikan pertanyaan pada mereka berdua "ada apa ini, jika parkir bukan disini!!" ucap kepala satpam yang tegas karena itu sesuai prosedur keamanan Rumah Sakit. Sebelum shion keluar syam keluar terlebih dahulu lalu berkata pada si kepala satpam "mohon maaf pak, tapi bisa kah bapak dan lainnya membantu saya dengan temannya saya? kami menemukan seorang bocah berlumuran darah dan terluka cukup parah" tanpa menunggu jawaban syam membuka pintu belakang lalu membantu shion mengangkat bocah yang terluka, "CEPAT PANGGIL DOKTER, DAN BAWAKAN TEMPAT UNTUK MEMBAWA PASIEN!!" teriak kepala satpam pada lainnya, takk berselang lama datang tempat membaringkan pasien. "ayo bawa ke UGD sekarang juga, beruntung dia masih bisa bertahan hidup dengan luka yang banyak seperti itu"(sebenarnya luka yang dialami dia terlalu serius pada bagian lengan, mata, dan dada nya yang dimana bisa menyebabkan kematian jika darah terus menerus keluar), tak perlu waktu lama shion syam dan dibantu pihak rumah sakit membawa bocah itu ke UGD. "maaf bapak kalian hanya bisa sampai sini mengantarkannya, mohon menunggu dengan sabar biar dokter dan lainnya yang memeriksa nya" kata salah satu suster "baik kami akan menunggu disini" kata syam, "baik suster, untuk biaya apa sekarang atau nanti menunggu hasil periksa dahulu?"tanya shion "untuk biaya menunggu dulu setelah diperiksa bapak" balas si suster, "oh baik suster terima kasih" ucap shion.

__ADS_1


.

__ADS_1


.

__ADS_1


kembali di rumah sakit, shion dan syam tampak sedang membicarakan sesuatu, "shion apakah kau tidak merasakan sesuatu dengan bocah malang itu?" tanya syam pada shion "yahh aku sedikit merasakan berada ada didekat tuan besar saat aku dibelakang bersama dia" balas shion "benar aku juga merasakan itu, apa mungkin dia anak laki laki tuan besar yang hilang belasan tahun lalu?" ucap syam, "yah aku tidak bisa bilang iya, aku tidak mau mengambil keputusan sepihak lebih baik kita beritahu ini dengan tuan besar, bagaimana menurutmu syam?" kata shion, "yah aku sependapat denganmu, kita bicarakan ini dengan tuan besar setelah ini selesai, jangan bilang sekarang kita tak akan tau apa reaksi tuan besar entah marah atau senang karena kita bicara ini sekarang, lebih baik menunggu ini selesai lalu kita bicara dengan tuan besar"ucap syam panjang lebar, "yahh itu lebih bagus, tpi kita akan bilang apa sekarang pada tuan besar jika kita terlambat kembali?" tanya shion, "tak usah dipikirkan aku sudah mengabari tuan besar kalau kita mengalami sedikit hambatan dan beliau tak perlu cemas" jawab syam, "hahhh baguslah, aku gabiisa berhenti meringis saat beliau ceramah kultum" kata shion sambil menyenderkan diri ke bangku "hahahaha aku juga sama, tpi bagaimana pun tuan besar sudah seperti kakak kita, kita yang dulunya lontang lantung kabur dari panti asuhan jahanam itu dipungut oleh tuan besar, jika tidak mungkin kita sekarang sedang menjadi gembel atau bahkan meninggal"kata syam sambil bernostalgia pengalamannya yang pahit, "yah itu benar" kata shion. tak lama kemudian Dokter keluar, dan menghampiri mereka berdua. lantas mereka berdua berdiri dan berkata pada sang dokter, lebih tepatnya syam yang bertanya "bagaimana dok kondisi dia?" tanya syam, "kondisinya sudah mulai membaik dia mengalami banyak pendarahan pada bagian lengan dan dadanya untung kalian segara membawa dia kesini jika tidak mungkin dia meninggal dengan kehabisa darah"jelas sang dokter, "terima kasih dok sudah menolong, untuk biaya apa bisa sekarang juga?" tanya syam, "oh bisa bisa, kalian bisa ke adsminitrasi dibagian sana dan membayar biaya opprasi dan rawat inapnya sekalian" kata dokter, "oh baik dok, yasudah kami akan mengurus biaya terlebih dahulu ya dok" kata syam, "baik silahkan" jawab sang dokter. akhirnya mereka berdua pergi ke adsminitrasi untuk membayar semuanya, "permisi mbak, saya mau membayar biaya oprasi dan rawat inap seorang bocah yang barusan dioprasi" kata shion yang didepan adsminitrasi, sedangkan untuk syam dia memarkirkan mobilnya diluar rumah sakit. "untuk biaya oprasinya 650ribu, dan rawat inapnya untuk 2 minggu 2,5jt itu sudah termasuk penanganan oprasi lebih lanjut dan obat obatan yang diperlukan pasien, jadi totalnya 3,150jt ya pak" jelas adsminitrasi, "oh baik mbak, ini saya kasih 5,5jt untuk rawat inap 4 minggu jika pasien sudah sembuh dan boleh pulang sebelum 4 minggu, kasih ke dia saja uang kelebihannya" jelas shion, "baik pak terima kasih, dengan bapak siapa saya berbicara supaya saya catat namanya untuk biaya nya?"tanya suster, "ohh pakai saja anonim mbak" kata shion,"baik kalau begitu terima kasih bapak" kata suster adsminitrasi,"iya mbak sama sama, saya tinggal dulu ya soalnya saya bukan siapa siapa dia saya dan kakak saya cuma kebetulan menemukan dia dijalanan sepi dan hujan deras" jelas shion, "ohh begitu ya pak, baik pak silahkan, semoga umur bapak panjang ya pak. sehat sehat terus orang baik"kata adsminitrasi dengan kagum, "aamiin mbak yasudah mbak saya pergi dulu" kata shion tanpa menghiraukan balasan si suster.

__ADS_1


Bantu Like dan dukungannya guys, terima kasih. maaf kalau ada kata yang salah dan masih belepotan penulisannya

__ADS_1


__ADS_2