
Setelah itu ryuu langsung memenggal kepala orang itu dengan disaksikan bawahan nya dan lawan ryu, mereka ketakutan dengan kekejaman ryu.
bagaimana tidak, orang pingsan masih dia hajar bahkan dibunuh tanpa kasihan.
'matilah aku'
'aku tak ingin berakhir disini, aku masih punya anak dan istri'
'ah sial disinikah akhir hidupku'
.
.
.
"Baiklah semuanya, kalian masih ada yang ingin melawan atau tunduk dan bergabung di gank ku" kata ryu sambil melihat kumpulan orang yang sedang ketakutan
"bagaimana ini, kalau kita melawan sama saja bunuh diri"
"benar katamu, apa lebih baik kita bergabung saja"
"ah tak ada salahnya aku bergabung, toh si brengsek udah mati"
setelah itu banyak mantan anggota gank yang hancur bergabung dengan ryu dan memilih tunduk dibawahnya. sama hal nya dengan petinggi petinggi gank itu sendiri, mereka lebih memilih bergabung.
namun ada juga yang hanya berdiam diri ditempat dan tampak terlihat gelisah dan bingung. ryu yang melihat hal itu lantas bertanya
"kalian yang diam saja apa masih ingin melawan?" tanya ryu
"anu tuan maaf, apa boleh saya mengundurkan diri?"
"saya juga tuan"
"ssaya tuan"
dan lainnya pun menjawab hal yang sama
"apa alasan kalian mengundurkan diri?"
"saya masih memilik anak dan istri tuan, saya ingin mencari pekerjaan yang halal dan terhindar dari hukum tuan"
"saya perlu mengurus orang tua saya tuan, saya ikut gank ini juga karena dipaksa"
dan masih banyak alasan lainnya yang masih berhubungan dengan keluarga ataupun pribadi, rata rata mereka tak ingin pekerjaan kotor dan bersebrangan dengan hukum.
"kalian tak perlu risau, jika kalian gabung akan aku pastikan kalian mendapat pekerjaan bersih dan terhindar dari hukum, aku ingin mendirikan perusahaan dalam bidang keamanan atau lebih tepatnya jasa pengawalan, untuk gaji kalian tak perlu pikirkan aku pastikan cukup untuk mencukupi biaya hidup keluarga kalian" jelas ryu panjang lebar dan mengutarakan keinginannya
bawahan ryu kagum dan semangat mendengar apa yang ryu ucapkan sebab mereka selama ini hanya bekerja dipekerjaan kotor seperti pembunuhan,perampokan,dll yang bersebrangan dengan hukum.
kumpulan orang yang tadi diam dan tampak gelisah pun mereka tergiur dengan penjelasan ryu.
"namun ada satu syarat, ini bukan hanya untuk kalian tapi juga untuk semua anggota, bagi siapa yang berani berkhianat sekali saja aku pastikan hidupnya berakhir saat itu juga" kecam ryu
suasana yang tadinya menyenangkan berubah menjadi ngeri seketika oleh ucapan ryu
"tenang saja, aku tak seperti pemimpin kalian yang dulu suka menindas bawahan, dan juga aku tak memperbolehkan kalian untuk melakukan pekerjaan kotor, kecuali tanpa seijinku"
ryu menjelaskan apa saja syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh bawahannya, dari segi fisik sampai bela diri yyang harus mereka tingkatkan. sebab akan tidak masuk akal jasa keamanan pekerjanya tidak ada yang bisa bela diri.
__ADS_1
"kalian semua akan dilatih oleh bawahanku yang lain nantinya, ditambah kalian dibawah pimpinan dua orang ini. tapi ingat pemimpin kalian cuma 1 yaitu aku, mereka berdua akan menjadi ajudankuu untuk mengurus kalian disini"
mereka senang akan mendapatkan pekerjaan bersih ditambah kehidupan yang akan dijamin ryu, apalagi ryu akan memberikan mereka pelajaran bela diri yang tentunya itu juga menguntungkan bagi mereka.
"baiklah kalian bereskan tempat ini dan kubur saja mayat mereka dihalaman belakang, kalau tidak bakar saja, aku akan pulang" kata ryu
setelah itu ryu keluar ditemani oleh row yang mengantarkannya
"tuan, apa perlu saya antar?" tanya row
"tak perlu, kau bantu death disini jika terjadi apa apa, kau harus bertanya kepadaku dulu sebelum bertindak jika ada masalah seperti tadi"
"baik tuan hati hati dijalan"
setelah itu ryu naik ke motorny dan pergi dari markas
[TIT]
[MISI BERHASIL DISELESAIKAN, MENGHANCURKAN GANK KOTA SEBELAH]
[HADIAH : - SAHAM SUZUKI 90%
- UANG 100 MILIAR
- PENINGKATAN ??]
"kenapa selalu telat pemberitahuannya?"
[ini karena memang dirancang sedimikian rupa tuan]
"baiklah"
'sekarang masih sore-'
"pihak suzuki mungkin?"
ryu langsung saja mengangkat telefonnya
"halo kata" ryu singkat
"selamat sore tuan, ini kami dari pihak suzuki cabang pusat Indonesia ingin mmengucapkan sselamat atas kepemilikan saham mayoritas, apa anda ingin berkunjung sekarang tuan?" tanya orang yang ditelefon
"terima kasih, iya aku akan datang tapi tidak sekarang, besok atau lusa aku akan datang"
"baik tuan, maaf menganggu waktunya"
setelah telefon nya mati ryu melajukan motornya kembali kearah Mall yang pernah ryu datangi sebelumnya.
setelah beberapa menit ryu sampai di parkiran mall lalu memarkirkan motornya dan langsung masuk kedalam mall, berbeda saat di awal ryu datang sekarang tidak ada lagi yang memandang ryu remeh.
sebab pakaian yang dikenakan ryu semuanya bermerk dari hoodie hingga sepatu semua nya terlihat mahal namun simple ditambah kulit putih dan rambut berwarna silver nya.
banyak pasra pengunjung maupun karyawan wanita memandanginya dengan tatapan kagum, tapi ryu bodo amat dengan itu semua, dia hanya ingin berrsantai.
'kebetulan aku belum makan, cari makan saja dulu'
setelah itu ryu mencari tempat makan yang sekiranya cocok dengan selera nya, ryu tak begitu suka dengan makanan makanan mahal, ryu mencari cari tempat makan yang menyediakan menu nasi goreng karena itu makanan kesukaannya.
saat ryu menemukan resto yang menyediakan makanan yang ryu suka, dia pun masuk dan memesan makanan serta minuman. namun saat hendak duduk dia dikagetkan dengan suara seseorang laki laki
__ADS_1
"hei ksu orang miskin minggir aku mau duduk disitu"
ryu yang mendengar suara tersebut menoleh kearah sumber suara, yang ternyata seorang laki laki kurus kecil yang menggandeng perempuan berwajah putih berlapis tepung
"maaf tapi aku sudah terlebih dahulu disini" kata ryu masih santai
"kalau aku bilang minggir ya minggir, dasar miskin" katanya
si perempuan hanya bergelanyut manja dilengan laki laki kurus itu
"sayang ayo duduk aku sudah pegal ingin makan" katanya manja
"tunggu sebentar sayang, hei kau tak dengar apa yang pacarku katakan cepat minggir atau aku usir kau dari sini" kata dia dengan suara sedikit keras, sehingga mengundang perhatian pengunjung resto tersebut
"memang kau siapa mengusir orang seenaknya" kata ryu yang sudah mulai terpancing emosi
"kau tak tau siapa diriku?aku keponakan manager mall ini" kata dia menyombongkan diri
"hanya seorang keponakan manager sudah sombong"
ryu mengeluarkan ponselnya dan menelefon seseorang yang tak lain tak bukan adalah wakilnya di ARMADA GROUP, mall yang sekarang ryu datangi sendiri berada di bawah naungan armada jadi dapat disimpulkan CEO mall itu ryu sendiri.
"halo"
"halo tuan, ada keperluan apa sore sore menelfon saya apa ada yang perlu saya bantu"
"panggilkan manager Artos mall untuk datang diresto cikadap lt 2"
"baik tuan"
setelah itu ryu memasukan kembali ponselnya didalam sakunya
"kau menyuruh manager datang kesinu hanya untuk menemuimu? jangan bercanda" kata dia sambil tersenyum remeh kearah ryu
banyak penonton yang mulai menyimak perdebatan ryu dengan si pria kurus yang ssedari tadi dikompor"i oleh wanita berwajah tepung.
mereka menggunjing ryu dengan sebutan bodoh berani beraninya menyinnggung keponakan dari mall ini, tapi yang tidak mereka ketahui adalah bahhwa ryu adalah pemilik mall itu sendiri.
"kita lihat siapa yang akan diusir, dasar pria kurang gizi" kata ryu sambil dudukk santai, walau ucapannya terdengar santai namun itu menohok ke hati laki laki tersebut.
"brengsek awas saja kau, akan aku usir dsri sini" katanya tak terima
"satpam,satpam cepat kemari" kata pria itu saat melihat satpam sedang berpatroli
"ada apa tuan muda" kata mereka sambil membungkuk
"usir dia dari sini kalau perlu seret saja sssekalian"
"baik tuan muda, hei kamu ayo kelaur jangan bikin keributan disini
"kalian berdua cum seorang satpam, apa tak takut kalian akan dipecat nantinya" kata ryu
"kau cuma pengunjung tak mungkin bisa memecat aku sekali pun"
setelah satpam berkata begituu langsung saja terdengar suara dari belakang meereka.
.
.
__ADS_1
.
terima kasih yang sudah baca, maaf kalau jarang up soalnnya sekarang lagi ada pat atau penilaian akhir tahun. jangan lupa like comment san votednya ya, dukung terus terima kasih.