Kekayaan Instan Dengan SYSTEM

Kekayaan Instan Dengan SYSTEM
Eps 3. Satpam arogan


__ADS_3

[TIT]


[MEMBUKA KOTAK EMAS... SELAMAT ANDA MENDAPATKAN, TIKET PENINGKATAN SYSTEM KE LVL.2 DAN JUGA SEBUAH RUMAH BESERTA ISINYA YANG TERMASUK ADA UANG,MONTOR,DAN MOBIL DIRUMAH TERSEBUT]


"wahhhh dapet rumay coy, mana ada mobil motor serta uang lagi hahahaha, terima kasih wonma"


[sama sama tuan]


.


.


.


Setelah puas dengan hadiah dan melihat statusnya, Ryu kini sedang berbincang dengan System atau sebut saja Wonma.


"nah wonma, untuk tiket peningkatan lvl itu jika dipakai akan memakan waktu berapa lama kira kira?"


[untuk peningkatan ke LVL.2 cuma membutuhkan waktu 30 menit tuan, tapi akan semakin lama jika naik lvl yang semakin tinggi]


"ohh begitu, untuk pil nya apa akan langsung bekerja jika aku telan sekarang?"tanya ryu


[itu akan langsung bekerja tuan, mungkin akan menyembuhkan segala luka anda dalam beberapa detik saja]


"oke wonma" setelah perbincangan ringan itu, ryu tak ingin berlama lama lalu menelan obatnya dengan air yang disediakan oleh Suster yang tadi pagi membuka kan jendela dan memanggil dokter. setelah menelan pil tsb ryu merasakan badanya menghangat dan menyembuhkan segala luka serta menutup dan menghilangkan bekas luka yang dipunyai oleh ryu.


"wah hahaha wonma pil ini sungguh ajaib"


[segala sesuatu yang diberikan system rata rata atau bahkan semuanya diluar nalar manusia tuan]


"hahaha tak heran ini system seperti novel yang pernah kubaca, sangat membantu"


setelah berasa lebih baikan ryu melepas semua perbannya, suster yang kebetulan lewat depan ruangan ryu lantas menegur


"maaf tuan, apa yang tuan lakukan itu bisa memperparah luka tuan nantinya, jangan dilepas"tegur suster dengan raut wajah cemas


ryu yang mendapat teguran dari susternya merasa canggung dan bingung gimana reaksinya jika mengetahui luka luka nya sudah sembuh total 'ah bodoamat lah aku gamau berlama lama disini' batin ryu dengan segera melepas perbannya, suster yang melihat itu hanya bisa pasrah dan pasrah, berharap dokter segera datang untuk menghalau ryu


drap, drap, drap...


suara langkah kaki yang tampak sedang berlari kecil dilorong rumah sakit terdengar dari ruangan ryu, setelah beberapa saat terlihat pintu terbuka dan memperlihatkan seorang dokter yang sempat mengoprasi dan mengecek keadaan ryu, dia mendekat lalu mencoba untuk menghentikan ryu

__ADS_1


"tuan tuan jangan bertindak sembarangan itu bisa membahayakan luka anda nantinya" ucap sang dokter dengan memegang tangan ryu, tapi terlambat ryu sudah melepas perban dibagian tangannya. tapi apa yang dilihat dokter membuat dia dan si suster kaget bukan main mereka berdua melongo dengan apa yang dilihat


'itu bagaimana bisa dalam sehari sembuh, sedangkan aku belum meng oprasi lebih lanjut' batin sang dokter dengan ekspresi kaget


'aneh sekali..semua tampak normal tak ada cacat atau bekas luka di tangannya' batin si suster yang ikut tercengang dengan yang dilihat. tak hanya si dokter dan suster yang kaget, bahkan ryu saja yang mengalaminya kaget tapi tidak se kaget dua orang yang disampingnya, ya itu karena dia sudah diberi penjelasan lebih dulu dengan system.


"hei wonma ini beneran langsung sembuh?" tanya ryu dalam pikirannya


[kalau tidak apa lagi tuan?]


"iya juga, lalu apa kamu tak bisa mengelabui pikiran mereka?buat seolah olah mereka lupa akan kejadian ini"


[mudah tuan, apa tuan ingin menghapus ingatan mereka tentang apa yang mereka lihat?]


"iya hapus saja tapi setelah aku keluar dari rumah sakit ini habis ini"


[baik tuan]


kembali pada ryu dan dokter, "nah pak dokter apa saya boleh pulang sekarang?"tanya ryu memastikan ke dokter


"oh tentu boleh banget, luka anda sudah sembuh total bahkan seperti tidak mengalami apa apa, saya sendiri bingung dengan apa yang terjadi" jelas dokter dengan masih kebingungan


"huffft baiklah tuan ryu, anda sudah boleh pulang sekarang juga, mungkin tak perlu saya cek kembali kan?dilihat dengan mata telanjang saja sudah terlihat jelas" ucap sang dokter dengan tetap ramah


"yahh kalau begitu saya mau bersiap siap dulu dok"kata ryu


"ya silahkan silahkan, saya tak akan menggangu atau bertanya lebih. selepas ini anda ke bagian adsminitrasi dulu ya untuk mengambil kelebihan biaya yang akan dikembalikan ke anda" jelas dokter


"loh tapi kan bukan saya yang bayar dok" ucap ryu setelah merapikan pakaiannya sambil berdiri tegak


"oh soal itu saya diberi tahu bagian adsminitrasi jika anda pulang kurang dari 4 minggu dan uang yang belum digunakan harus dikembalikan ke pasien perintah dari pihak penolong"jawab dokter


"ah begitu rupanya yasudah dok saya permisi dulu ya"pamit ryu sambil membungkuk


"iya, hati hati ya dijalan kalau ada apa apa lapor polisi saja"saran dokter


"siap dok"


setelah berbincang sebentar dengan dokter dia bergegas ke adsminitrasi untuk mengambil kelebihan biaya nya, tak perlu waktu lama adsminitrasi langsung memberikan biaya nya ke ryu


.

__ADS_1


setelah keluar dari rumah sakit, ryu berhenti sejenak di taman rumah sakit tersebut dia kebingungan rumahnya dimana pasalnya wonma tidak memberikan alamatnya ke ryu


"hei wonma kalau kamu ngasih rumah tapi tanpa alamat apa gunanya ke aku yang belim tahu alamatnya?"tanya ryu dalam pikirannya


[maaf tuan saya kelupaan]


[ALAMAT RUMAH TERLETAK PADA KOTA M BAGIAN TENGAH, JL.SRIWIJAYA NO.48,]


"nah kalau begitu kan jelas aku bisa pulang kemana" setelah mengetahui alamat rumahnya ryu berjalan kearah halte untuk menunggu angkutan umum, selang beberapa menit datang satuu angkutan umum yang kebetulan arahnya ke arah rumahnya


kini ryu sudah sampai didepan rumah sesuai alamat yang diberikan system, tapi dia dibuat laget oleh apa yang ia lihat sekarang 'sial ini rumah yang aku dapat?gede bgt, apa aku tak salah tempat?' batin ryu tapi masih bisa didengar oleh system


[tuan tidak salah tempat, ini rumah anda. coba anda rogoh sakku celana anda. disana ada kunci dan tanda kepemilikan rumah ini]


'ah iya sebentar, ini kah kunci rumahnya?hanya sekedar kunci saja begitu mewah apalagi dalem rumahnya' tanpa menunggu lebih lama lagi, ryu berjalan kearah gerbang saat hendak membukanya dia diberhentikan oleh satpam yang menjaga tempat itu


"hei hei apa yang kamu lakukan?mau maling ya?!" bentak si satpam, ryu melihat sambil mengerutkan keningnya 'apa apaan dia, mana ada maling secara frontal membuka gerbang saat siang hari' batin ryu


"oh maaf pak saya gatau kaloo ada satpam yang menjada, sa-"ucapan ryu dipotong begitu saja oleh satpamnya


"maaf maaf, gausa ngeles lagi, orang udik kaya kamu mau ngapain kesini?nglamar kerja?udah penuh, lagian pemilik rumah ini belum datang" celaan satpam itu pada ryu, ryu yang mendengar kalimat tersebut terpancing emosinya


"heeeh cuma seorang satpam aja lu menjadi sok kaya didepan orang lain yang bahkan lu gatau identitasnya?" ucap ryu sambil tersenyum. satpam yang mendengar kalimat itu merasa jengkel, dia mendekat kearah ryu sambil mengeluarkan tongkatnya


"apa yang perlu diragukan dari kamu anak kecil?dari tampilan saja dapat dilihat kalo kamu itu miskin, mau melamar kerja? apa mau maling hah?!" bentak si satpam yang meninggikan suaranya. lantas kejadian tsb memanggil banyak perhatian


"hei lihat tuh ada keributan"ucap salah seorang yang lewat


"seru tuh kayanya" respon orang lain


"kenapa tuh ribut ribut siang bolong begini, maling kah?"


"hah lagi lagi keributan, kasihan juga anak muda itu pasti akan babak belur dihajar satpamnya"


...


dan banyak lagi ucapan para warga yang tidak minat melerai lebih memilih menonton.


maaf kalau ada kata yang tak meng enakan, mohon dukungannya ya, bantu like, comment,


makasih....

__ADS_1


__ADS_2