Kekayaan Instan Dengan SYSTEM

Kekayaan Instan Dengan SYSTEM
Eps. 10


__ADS_3

"wah wah, siapa ini? kau ga mati?hebat juga daya tahan mu, dan kau wanita murahan tunggu aja pembalasanku karena sudah berani menolakku" ancam ghifari ssambil menunjuk arinda


.


.


.


"apa apaan kau ini, apa kau tak puas telah menghajarku waktu itu?" tanya ryu ke ghifari yang saat ini sedang bersama antek anteknya yang waktu itu menghajar ryu.


"puas? gara gara kau aku kehilangan kenikmatan!, sekarang aku beri pilihan untukmu"


"pertama, kau serahkan wanita itu dan kau akan pergi tanpa luka, kedua mati disini. akan ku pastikan kau akan mati dengan tanganku sendiri" kata ghifari memberikan pilihan


'system, apa aku bisa menang melawan mereka semua, mereka ada 5 sedangkan aku sendirian, waktu itu aku dihajar dari belakang makanya kalah' tanya ryu ke system didalam kepalanya


"jika aku mimilih pilihan ketiga bagaimana?" tanya ryu sambil menatap mata ghifari


"bodoh pilihan ketiga itu tidak ada hahahaha" kata ghifari sambil tertawa


"kau yang bodoh, aku sudah buat sendiri, pilihan ketiga-" ucapannya ryu gantung lalu melihat kelima orang itu


"kalian MATI disini" kata ryu sambil menyeringai menerjang ke ghifari


sebenarnya saat ryu sedang berbicara dengan ghifari ryu berbicara juga dengan system dikepalanya, system mengatakan bahwa tuan nya santai saja dia akan membantu tuuan nya dalam pertarungan, atau lebih tepatnya akan menjadi mata belakang ryu.


BRAKK


ghifari tidak dapat merespon gerakan ryu, karena ryu sudah cepat dimata ghifari, padahal itu cuma kecepatan normal bagi pembela diri


"cuma bicara doang kah kemampuann mu?" tanya ryu sambil jongkok didepan ghifari, anteknya ghifari pun tercengang dengan kecepatan ryu. mereka cuma orang biasa yang gatahu menahu soal bela diri, makanya respon mereka sama dengan tuan mereka


"cuih" ghifari meludah ke ryu tapi dapat ryu hindari


"ih najis, bisa bisa aku rabies nanti hahahha" ejek ryu,


"nah ghifari kau ingat aku membuat pilihan ketiga bukan?maka sekarang saatnya pilihan itu dilakukan" kata ryu sambil menyeringai mengangkat kakinya ketas


"tung tunggu, tunggu sebentar tolong maafkkan aku, aku khi-"


DUAG


UHUK UHUK


ryu mengantamkan kakinya tepat didada ghifari yang membuat dadanya tampak menjorok kedalam lalu membuat ghifari terbatuk darah


"k-kau breng-sek" kata ghifari sebelum masa masa terakhirnya habis


saat ini ryu seedang memandang keempat bawahan ghifari


"kalian, ingin maju satu satu atau langsung 4 sekaligus?" tanya ryu dengan dingin


arinda sendiri dia tak berani melihat kejadian yang dilakukan ryu, dia hanya bisa mendengar lalu terisak karena mengira ryu lah yang terhajar


"hiks..hiks..ryu..maafkan aku..hiks..gara gara akuu, kamu begitu sial.."kata arinda sambil menutupi mukanya, padahal kejadian sebenarnya tak seperti itu


"hei hei kenapa kau menangis?" tanya ryu yang melihat arinda menangis


"itu, eh ryu kamu tak apa apa?" tanya arinda kaget


ryu hanya tersenyum mengisyaratkan bahwa sia baik baik saja


"ini seriusan?ghifari dan bawahannya bagaimana?kok mereka menghilang?" tanya arinda yang celingukan mencari mereka

__ADS_1


"kenapa? kau menyesal tak pergi bersama mereka? gitu?" tanya ryu sedikit murung yang dibuat buat


"e-eh bukan begitu, hanya saja dari tadi aku mendengar suara perkelahian tapi kok mereka gaada"


"sudah tak perlu dipikirkan, mereka sudah pergi dan aku jamin mereka gaakan ganggu kamu lagi" kata ryu sambil merangkul arinda


"hei apa apaan kamu ini, nyari kesempatan dalam kesempitan, lepas lepas" kata arinda sambil melepaskan rangkulan ryu, dia sebenarnya suka tapi hanya gengsi saja.


.


ryu sekarang sedang berada di kamarnya, setelah mengantar arinda pulang dan bersih bersih badan. dia memakai pakaian yaa bisa dibilang pakaian buat main keluar, memakai celana jeans hitam, kemeja hitam, ditambah jam dan gelang yang dari dulu dia pakai, untuk sepatu sendiri dia memakai sepatu Nike Ambush



kebetulan waktu sudah menunjukan waktunya makan siang, setelah ryu selesai memakai pakaiannya ryu langsung saja menuju ke ruang makan.


saat diruang makan, tampak mbok sarmi, vera dan sindi sedang menata makanan dimeja makan sama seperti kemarin ryu mengajak semua pekerja dirumahnya untuk makan bersama.


ryu sekarang sedang berada diteras depan rumah, menunggu supirnya atau pak yanto


"tuan muda, mobilnya sudah siap, silahkan" kata pak yanto seraya membuka kan pintu belakang mobil ryu.


"makasih paman" kata ryu sambil masuk kedalam mobil


"kita mau kemana tuan sekarang?" tanya supirnya


"muter muter aja paman, terserah paman mau bawa saya kemana" kata ryu


"siapp tuann"


mereka berdua akhirnya keluar dari rumah tsb, pak yanto membawa ryu keliling kota, tapi saat hendak memasuki kabupaten tiba tiba terdapat misi


"paman tolong berhenti paman" kata ryu sambil menepuk tempat duduk supirnya


"ah oh baik tuan"


"tuan kenapa kita berhenti dipinggir jembatan begini?", tanya supirnya tapi tak mendapat jawaban dari ryu


[TIT]


[MISI DITEMUKAN, BANTU KAKEK YANG MEMBUKA JASA ISI ULANG KOREK API DIUJUNG JEMBATAN]


[HADIAH : - 100% SAHAM NEW ARMADA GROUP


- Skill bertarung tingkat menengah


- Point System 1000


SEKIAN TUAN]


ryu tercengang dengan hadiahnya, sebab apa yang dihadapannya sekarang itu saham salah satu perusahaan terbesar di kota M


'ini benarkah system?hanya dengan membantu seorang kakek jasa isi ulang korek api?' tanya ryu di dalam kepalanya


[tuan itu sudah tua atau memang pikun?saya ini SYSTEM KEKAYAAN INSTAN, ingat itu tuan baik baik, jadi jangan kaget jika kedepannya mendapatkan hal yang lebih besar lagi]


'ya memang kelupaan, yaudah lah'


"ah maaf paman tadi paman nanya apa?" tanya ryu ke pak yanto


"ini, kenapa kita berhenti dipinggir jembatan?" tanya pak yanto


"oh itu saya mau bantu kakek kakek yang lagi disana" tunjuk ryu kearah kakekk kakek

__ADS_1


"ohh jasa isi ulang korek api, kebetulan korek saya juga habis, mari barengan aja tuan kita kesana"


"oke ayo"


tanpa berlama lama ryu dan pak yanto berjalan kearah kakek kakek tersebut


"permisi kek ini saya mau beli koreknya, kakek juga berjualan korek api kan kek?" tanya ryu ke kakek kakek tersebut


"iya cu, ini ada korek api batangan dan juga gas cucu mau beli yang mana?" tanya kakek kakek itu


"saya beli aja semuanya kek, kebetulan saya lagi ada kerjaan yang butuh banyak korek api" kata ryu sambil mengambil sejumlah uang dari dalam dompetnya,


pak yanto yang mendengarnya pun heran, untuk apa tuan beli korek sebanyak itu? begitulah kira kira batinnya


"benaran cu?cucu mau beli koreknya semua? Alhamdullilah" kata kakek kakek itu dengan segera mmembungkus korek korek itu dengan kantong kresek


"ini kek uangnya, kalau kelebihan ambil saja, anggap rezeki dari Tuhan yang lewat saya saja ya kek" kata ryu sambil memberikn uang 10jt ke kakek itu


"cu..i-ini terlalu banyak kakek gabisa membawanya" kata kakek kakek itu yang enggan menerima uang dari ryu


"udah kek anggap saja rejeki nomplok ya, kalau begitu saya permisi kek" kata ryu tanpa menunggu jawabandari si kakek, karena ryu tak mau menerima uang yang sudah ia sedekahkan, walau tak ada system pun ryu pasti akan membantu kakek itu


"anak baik, semoga kehidupan damai mu akan berlangsung seumur hidup" kata kakek itu sambil tersenyum melihat kepergian ryu, lalu mennghilang begitu saja


pak yanto pun juga melihat kepergian ryu, namun saat melihat kkemmbali ke si kakek


"ini kek sa- loh dimmana kakek kakek itu? apa jangan jangan hantu?" kata pak yanto sambil celingukan


"hiii semoga aja bukan hantu" kata pak yanto sambil meenyusul ryu yang sudah dimobil.


[TIT]


[MISI DISELESAIKAN]


[HADIAH : - 100% SAHAM NEW ARMADA GROUP


- SKILL BERTARUNG TINGKAT MENENGAH


- POINT SYSTEM 1.0000


SELAMAT TUAN]


notifikasi system terdengar dikepala ryu, saat ryu membuka handle pintu mobil, tanpa berlama lama langsung saja dia masuk mobil


saat ryu sudah memasuki mobil ponselnya berdering karena ada tlfn, tanpa tahu nomer siapa karenna nomor tidak dikenal ryu langsung mengangkatnya


"halo" kata ryu singkat


"selamat siang tuan, saya Kusnadi Manager Perusahaan New Armada Group, selamat atas kepemilikannya tuan, apa ada perintah dari anda untuk saya?" tanya kusnadi dengan was was, sebab dia takut akan digantikan oleh orang lain


"untuk saat ini lakukan seperti biasa, tapi coba kamu periksa lagi keuangan perusahaan, jika ada hal melenceng atau telah kena korupsi, langsung saja pecat orang tanpa hormat, aku tak butuh orang tak berguna seperti itu" kata ryu tegas


"baik tuan, saya laksanakan, kalau begitu permisi tuan, maaf sudah menganggu waktunya"


"yaa" lalu ryu mematikan telfonnya


sedangkan di perusahaannya sedang dilakukan pemeriksaan besar besaran terutama pada orang orang yang telah dicurigai oleh Kusnadi selama ini


"mulai sekarang kalian semua mampus, sudah sangat lama aku menunggu moment ini, akhirnya ku keluarkan tikus tikus itu" kata kusnadi sambil melihat pemandangan kota M dari ruangannya


.


.

__ADS_1


.


Makasih sudah membaca, jangan lupa like, comment, dan voted yaa makasihh


__ADS_2