
Tiba tiba ponselnya bergetar, setelah melihat notifikasi nya jati kaget bukan main
"ah tuan apa ini darii anda? makasih banyak tuan makasih banyak" kata jati sambil menunduk ke ryu
"sudahlah itu bonus untukmu, untuk menggantikan arin harii ini saja, yaudah ayo rin kita pulang"
setelah mengantar arinda pulang, ryu sekarang sedang berada dikkamarnya
"sebentar lagi jam makan malam, baikalh mandi dulu"
.
.
.
kini ryu sedang makan malam seperti biasanya, ada saka dan silvi juga lainnya.
"silvi, sindi, vera kalian masih ingin lanjut sekolah ga?" tanya ryu tiba tiba saat makan sudah selesai
"masih kak" kata vera dan silvi barengan, untuk sindi sendiri dia seperti biasanya hanya diam dan cuma mengangguk, padahal dalam hatinya sama seperti vera dan silvi sangat ingin sekolah
"baiklah, besok biar kakak carikan sekolah, tenang aja masalah biaya kakak tanggung" kata ryu
"maaf nak ryu sebelumnya, bukan maksud mau menolak, tapi saya tak enak nak ryu, sudah diberi gaji dan tempat tinggal kali ini mau disekolahin vera dan sindi, saya tak enak nak" kata mbok sarmi lembut, walaupun dia juga sangat berkeinginan menyekolahkan anak anaknya, tapi begitulah kebutuhan sehari hari ditambah sekarrang harus isi bensin
"sudah mbok tenang aja, kalau ga begini saja, gaji mbok saya tambahin buat biaya sekolah vera dan sindi tapi mbok harus lebih giat kerja nya, tapi juga jangan memaksakan ya? kali ini tak ada penolakan" jelas ryu
"baik nak terima kasih banyak" kata mbok sarmi sendu
"bapak bapak sama yang lainnya gausa ada yang iri hati ya karena gajinya mbok sarmi saya naikin, kalian juga mengerti kan" tanya ryu ke pelayan"nya
"kami mengerti"
"untuk silvi sendiri kamu santai aja, kakakmu sekarang kerja juga ditempatku jadi biayanya juga ditanggung kakakmu"
"baiklah terima kasih kak ryu"
-
[TIT]
[MISI HARIAN TELAH DIMULAI, HARAP TUAN DENGAN GIAT MELAKUKANNYA. KARENA JIKA TIDAK AKAN TERKENA PINALTY]
[LAKUKAN MISI HARIAN DENGAN :
-25× PUSH UP
-20× PULL UP
-30× SIT UP
-LARI 100M
[HADIAH : - PIL KEBUGARAN
- POINT SYSTEM 1000]
ryu dibangunkan oleh suara nyaring dikepalanya, yang membuat dia terbangun dengan kaget
'sialan kau, bisa ga sih banguninnya lebih halus lagi' kesal ryu ke wonma
[kelamaan kalo pake cara halus tuan]
"dih"
setelah selesai bersiap siap ryu langsung saja turun kebawah menuju ruang makan
__ADS_1
"pagi mbok, boleh minta tolong buatin roti selai sama susu?"
"bentar nak" kata mbok sarmi sambil menyiapkan yang dipinta ryu
"ini nak silahkan, ga makan nasi dulu??" tanya mbok sarmi sambil menghidangkan makanan
"nanti saja, iini buat ganjal olah raga aja biar kuat"
setelah selesai menghabiskan roti dan susu nya ryu langsung menuju ke tempat dimana dia kemarin olah raga saat ditemani arinda.
[TIT]
[MISI HARIAN TELAH DISELESAIKAN]
[LAKUKAN MISI HARIAN DENGAN :
-25× PUSH UP
-20× PULL UP
-30× SIT UP
-LARI 100M]
[HADIAH : - PIL KEBUGARAN
- POINT SYSTEM 1000]
setelah selesai olahraga langsung saja dia meminum pil nya dengan air yang dibawa dia dari rumah.
"haaaah segernya, habis ini mandi makan, nyari sekolahan" gumam ryu sendiri
saat ryu sedang dalam perjalanan menuju rumah, dia tak sengaja melihat arinda, tapi dia hiraukan saja karena sedang buru buru takut kesiangan
sesampainya dirumah ryyu langsung saja membersihkan diri, setelah dikiranya dia sudah oke langsung ryu turun menujju ruang makan buat sarapan pagi
setelah selesai makan, ryu keluar dengan sebatang rokok dilihat keadaan rumahnya sepi, tapi kebetulan ada pak yanto di pos satpam sendirian
"pagi pak" kata ryu tiba tiba memecah lamunan pak yanto
" e eh, haduh bikin kaget saja, pagi juga nak ryu, mau pergi?" tanya nya
"iya pak, oiya kok sepi lagi pada kemana?" tanya ryu sambil menawarkan rokoknya
"ah makasih nak, itu tadi saka katanya pergi mau kerja, sedangkan silvi ikut vera sindi mbok sarmi dan wanita lainnya ke pasar, sedangkan pak roger dan didik lagi keluar beli nganter pak roger beli keperluan"
"ohhhh, kalau begitu bisa anterin saya pergi gak pak yanto?"
"bisa banget tuan, sebentar saya siapin mobilnya tuan tunggu sebentar" kata pak yanto sambil berlari kecil menyiapkan mobil
"sekolah mana ya yang sekiranya cocok buat mereka" lamun ryu saat kepergian pak yanto
"nak mobilnya udah siap" kata pakk yanto memecah lamunan ryu
"hoe, hahhhh pak yanto ternyata maaf pak saya teriak kaget tadi lagi melamun hehe" kata ryu sambil menggaruk kepala nya yang tak gatal
"kok bisa ya sama sama kaget disiini, jangan jangan ada hantunya" gidik pak yanto
"ah pak yanto ada ada saja, sudah ayo antar saya pak"
setelah kepergian mereka muncul 2 sosok laki laki secara tiba tiba dengan pakaian formal serba hitam, mereka tanpa bicara langsung melesat ke kanan dan kiri rumah ryu.
ternyata mereka adalah salah dua bawahan bayangan ryu, ryu merasakan rumahnya sedang diawasi jadi dia menyuruh 2 bawahannya untuk menjaganya.
setelah berputar putar kurang lebih setengah jam an, ryu akhirnya berhenti di sekolahan SMA negeri 1 kota M.
pak yanto memarkirkan mobilnya dilahan khusus parkir tamu, lalu membukakan pintu tempat ryu. pak yanto melakukan itu bukan disuruh ryu saat itu, tapi dia ingat perkataan ryu bersikap formal saat diluar dan biasa saja jika sedang bersama seperti dirumah.
__ADS_1
ryu dan pak yanto didatangi satpam yang berjaga
"selamat pagi tuan, ada yang bisa saya bantu?" tanya satpamnya dengan sopan
"kalau boleeh tau dimana ya ruangan kepala sekolah?" tanya ryu juga bersikap sopan
"oh mari saya antar tuan"
"terima kasih"
setelah beberapa saat melewati lorong lorong kelas, ryu sampai diruangan kepala sekolah
"ini tuan ruangannya, kalau begitu saya tinggal dulu"
"baik silahkan, terima kasih pak"
"iya sama sama"
tok tok tok
"masuk" kata orang yang didalam dengan suara perempuan
"permisi" kata ryu, tapi dihiraukan oleh kepala sekolah yang sedang sibuk mengetik di laptopnya dengan wajah begitu serius
"huufff selesai jugaa, ah maaf maaf silahkan duduk maaf ga jawab salam mu tadi, aku sedang mengurus beberapa hal penting sekolahan, sekali lagi maafkan aku" kata kepala sekolah
"tak perlu difikirkan" jawab ryu
"baiklah, kalau boleh tau ada keperluan apa" tanya bu kepala sekolah dengan menatap ryu
"ini, aku ingin mendaftarkan adik adik ku apa bisa?" tanya ryu dengan juga menatap kepala sekolah itu tepat dimatanya, yang membuat kepala sekolah gugup
"a ah bisa, tapi semua biaya harus lunas dan perlu dikatakan jika adikmu masuk sekarang dimana tahun pembelajaran baru saja dimulai beberapa minggu lalu, jadi mungkin adikmu ketinggalan pelajaran" jelas kepala sekolah dengan sedikit menjaga wibawanya sebagai kepala sekolah
"baiklah, aku lunasi sekarang saja, boleh minta no rek nya?"
"silahkan"
"nahh sudah aku kirim"
"baiklah, terima kasih tunggu sebentar aku uruskan kepemasukan murid baru nya"
seetelah menunggu lama, menunggu disiapkan segala hal dan penentuan kelas, serta seragam. akhirnya selesai tepat pada jam 12 siang
"maaf menunggu lama ya, ini semua kepeerluan nya, besok bisa langsung masuk"
"huh makasih bu kepala, kalau begitu aku permisi dulu" kata ryu sambil beranjak pergi, tapi ditahan oleh kepala sekolah itu
"e eh tunggu, boleh minta nomormu? ah bukan ini bukan untuk apa apa, tapi kamu tau sendiri kami juga perlu nomor perwakilan si murid"
"hah baiklah ini, jangan lama lama" jata ryu malass
"nih, namaku rosha terserah mau dipanggil bu rosha atau rosha toh dari awal kita memang tidak formal"
" ya ya, kalau begitu aku permisi"
setelah pergi dari ruangan itu ryu langsung saja menuju mobilnya, disana ryu melihat pak yanto yang tertudur dikursi pengemudi
"kelamaan ya jadi sampe ketiduran, udah ah biarin dulu aja kecapean mungkin ya" kata ryu sambil masuk ke kursi belakang dengan tidak menutup pintunya dia menghidupkan rokok dcn bermain hp.
"ini.. apa apaan ini maksudnya sialan..!!" kata ryu tiba tiba saat membuka hp
.
.
.
__ADS_1
TERIMA KASIH YANG SUDAH BACA DAN SUPPORT, JANGAN LUPA LIKE COMMENT DAN VOTEDNYA SERTA DUKUNGANNYA. MAKASIHHHH