Kelopak Terakhir

Kelopak Terakhir
kemarahan kei


__ADS_3

keesokan harinya hana melakukan aktifitasnya kembali...bersiap berangkat ke cafe untuk bekerja..hana merasa badannya sudah lebih baik dari kemarin..ketika ia bersiap berangkat hendak mengambil tas..tiba-tiba hapenya berdering tanda ada panggilan masuk..


"ya taka...ada apa pagi-pagi telpon?"tanya hana yang memang tak boasa taka melakukan panggilan sepagi ini.


"bagaimana keadaanmu sekarang?"tanyanya terdengar cemas.


"aku sudah baik-baik saja..terimakasih karena sudah repot menjagaku kemarin..maaf ya ka jadi merepotkanmu."ucapan hana yerdengar menyesal.


"jangan minta maaf hanabira.. kamu gak salah..dan untuk terimakasih aku tidak menerimanya jika itu hanya sebatas kata"kata takaya mengode hana.


"terus aku harus bagaimana untuk mengucapkan terimakasih padamu ka??"tanya hana penasaran


"traktir gue ketika lu ada waktu."jawab taka singkat.


"baiklah akan aku kabari jika aku sudah menemukan waktu yang pas..udah y..aku hampir telat berkerja ini..."hana memutus sambungan yelpon tanpa menunggu jawaban dari taka.


benar saja..hana hampir telat memulai shif kerjanya..hana segera berganti dan bergegas melakukan pekerjaannya..

__ADS_1


ketika tangan seseorang menariknya menuju dapur..


"kemana saja kamu kemarin hana?"tanya kei dengan sedikit emosi


"maaf kei..kemarin mendadak aku ada urusan."jawab hana sedikit gugup


"kenapa kamu gak bilang??aku bisa anter kamu."kei masih dengan suara tegasnya


"dan kenapa hpmu yidak bisa di hubungi dari kemarin hana??kau benar-benar membuatku hawatir!".sambung kei dengan helaan nafas kasar


"aku hanya tak ingin mengganggu kesenangan kalian semua..mohon maafkan aku."hana mulai merengek


"hp aku mati dan kelupaan ngecharge kei..aku bener-bener minta maaf.."ucap hana dengan sendu.


"udah...udah kei...jangan memarahi hana..dia juga punya kehidupan sendiri kei"uki mencoba menengahi


"tapi dia itu harus dikasih pelajaran ki..udah buat kita semua khawatir!!"kei masih keras kepala

__ADS_1


kei berlalu meninggalkan hana yang masih sesegukan menahan tangisnya.


uki dengan lembut menemaninya dan memberi dukungan untuk sahabatnya itu.


"sabar ya han..keirano pasti gak lama marahan ma kamu."hibur uki sambil mengelu-elus lengan hana.


"ini...pertama kalinya kei marah sampai seperti ini padaku ki..aki tau dia kecewa sama aku."ucap hana dengan dibarengi linangan airmata


"iyaa..itu karena dia sayank sama kamu..kamu adalah sahabatnya..dia takut kamu kenapa-napa han..jadi sabar y..jangan sedih lagi..biarkam sementara kei menenangkan dirinya."bujuk uki kepada hana..


"makasih ya ki..udah selalu support aku."hana memaksakan senyumnya dan memeluk uki lembut..begtu juga uki membalas pelukan hana dengan hangat..


kesibukan mereka bekerja membuat waktu seakan cepat berputar.tak terasa hari sudah menjadi sore..panas yang terik telah berganti menjadi senja yang teduh.sedangkan kei masih marah dan mendiamkan hana..bahkan berusaha untuk menghindari hana saat mereka tidak sengaja berpapasan saat melayani melayani customer..


hanabira menyadari kekecewaan kei..dia mencoba memberi waktu untuk kei bisa memaafkannya..entah butuh berapa lama waktu yang keirano butuhkan untuk benar-benar merdam emosi dan kekecewaannya terhadap hana..


tibalah waktu untuk pulang..setelah selesai berganti hana dan uki berjalan menuju halte menunggu angkutan mereka masing-masing.hana melihat kei yang mengendarai motornya bergegas meninggalkan cafe..tidak seperti biasanya kei yang selalu memberi tumbangan untuk hana atau hanya sekedar menyapa saja..hari ini kei memilih acuh..melenggang di depan hana tanpa ekspresi apapun seperti tidak ada siapapun di halte itu

__ADS_1


hana hanya bisa menghela nafas lelah.


__ADS_2