Kelopak Terakhir

Kelopak Terakhir
kegelisaan


__ADS_3

dirumah kei,keirano lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam kamar..itu semua membuat mama kei bertanya-tanya apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan anak laki-lakinya..


"ada apa honey??kok lesuh gitu sih?"tanya mamanya sambil mendekati kei.


"tidak apa ma,kei hanya sedang cape aja."jawab kei menenangkan.


"tapi kamu tuh beda..kayak ada yang dirahasiain dari mama ya?"bujuk mama agar kei mau bercerita


"enggak ma...gak ada...mendingan mama keluar deh..kei mau istirahat nih."kei mendorong-dorong mamanya yang masih enggan keluar dari kamar kesayangannya itu


"yaudah deh..kalo gitu.."mamanya terpaksa mengalah


"oh ya kamu mau makan malam sama apa sayanknya mama"?tanya mama kei


"tidak usah ma..kei tidak lapar."jawab kei lembut sambil menutup pintu kemudian menguncinya agar mamanya tidak kembali mengganggunya.


mama kei sedang menonton tv druang keluara saat suara bel terdengar olehnya..mama kemudian membukakan pintu penasaran siapa yang datang dijam segini..


"eh takaya...ayo masuk son.."ajak mana kei mempersilahkan masuk


"kei ada tan??"tanya taka mengekor mama kei memasuki rumah..


"ada itu di dalam kamar..apa kamu tau sesuatu taka??"tanya mama kei ragu


"maksud tante gimana y??aku kurang paham."takaya hanya bisa menebak2 sendiri.


"itu kei dari tadi mengurung di kamar seperti lagi ada masalah..apa ada yang sedang berantem diantara kalian?"mama kei meminta penjelasan.

__ADS_1


"gak ada tan..semua baik-baik saja."jawab kei yang sebenarnya sudah mengarah ke dalam pokok perkaranya yang sebenarnya ia pahami sekarang


"yaudah gih samperin aja di dalam kamarnya."suruh mama kei kepada taka


"iya tan makasih.."taka berlalu meninggalkan mama kei diruang keluarga menuju kamar keirano..


tok...tok..tok...suara pintu diketok dari luar..kei malas membukakan..dia masih mengira itu adalah mamanya.


"bro..buka pintu dong..sampe kapan mau semedi lu??"teriak taka agar kei mendengar


mendengar suara takaya mau gak mau kei turu dari ranjang membuka pintu kamarnya.tanpa dipersilahkan taka nyelonong masuk dan langsung duduk di ranjang kei..


"ada apa sih lu bro...kusut amat."tanya taka mencoba mencari jawaban dari pemikirannya


"gak papa."jawab kei singkat


"apa ada masalah dengan hanabira?"tanyanya yang mampu membuat kei tertegun..


"kenapa??apa karena maslah kemarin dia tiba-tiba ngilang??"tanya taka memperjelas


"ya..apa yang dia pikirkan bisa begitu aja ngilang kayak jin."sungut kei setengah emosi


"bro..hana punya kehidupanya sendiri..ia juga butuh privasi kan?."taka mencoba memberi pengertian


"tapi setidaknya dia bisa kan kasih kabar ke aku..biar aku gak khawatir gitu..."belom selesai kei bicara taka menepuk pundak kei..


"sebenernya lu anggap dia apa bro??..kalo sekedar sahabat..menurut gue kemarahan lu itu udah kelewatan bro..lu harus kasih ruang buat hana.."kata taka memberikan pendapatnya

__ADS_1


"kalo lo emang pengen dia seterbuka itu tanpa ada privasi baginya ya lu harus ambil langkah nikahin dia bro..karena hanya ikatan semacam itu yang meniadakan ruang privasi bagi masing-masing".terang takaya.


kei hanya diam..dalam hatinya membenarkan perkataan sahabatnya itu.


sementara kei masih terdiam takaya tengah menyusun kata untuk memancing reaksi keirano tentang perasaannya terhadap hana.


"kalo lu gak berani nikahin dia..jangan salahkan dia jika dia memilih yang lain..bahkan jika mungkin hana memilih gue"ucap taka dengan tenang.


deg...jantung kei terasa terhenti menjadikan dia terpaku sesaat..namun ia harus mampu menguasai perasaannya yang mungkin bisa membuat hana menjauhinya..sungguh dia tak ingin hal itu terjadi..tak akan membiarkan itu terjadi..itulah janji yang ia ucapkan dalam hatinya


"kenapa bro kok bengong??"suara taka membuyarkan lamunan kei.


"tidak..tidak..gue hanya berfikir apa yang lu katakan tadi ada benarnya."jawab kei menutupi kegugupannya


"jadi dengan begitu lu setuju kan kalo hana jalan sama gue?"tanya taka tersenyum menang


"apa secara tidak langsung lu sedang meminta ijin??"seloroh kei


"hahahha ya bisa dibilang begitu bro"jawab taka enteng..


"emang tidak ada cowok lain selain lu apa??jangan coba-coba menyakiti dia ka.."kei memberu peringatan.


"tidak mungkinlah gue lakuin itu bro."elak taka


"halah udah berapa banyak cewek yang lu permainin??jika itu terjadi pada hana...jangan pernah tanya apa yang akan gue lakuin ke elu.!"peringatan keras kei membuat bulu kuduk takaya berdiri..seperti ia sedang menghadapi malaikat maut saja.


"wadaaauuui jadi takut ni" seloroh taka dengan gaya alay memeluk diri sendiri untuk menutupi perasaan yang sebenarnya

__ADS_1


malam semakin larut mereka masih mengobrolkan banyak hal..sampai waktu mata tanpa sadar terpejam dengan sendirinya..


ya takaya memang berniat bermalam di rumah kei..


__ADS_2