Kelopak Terakhir

Kelopak Terakhir
suasana yang dirindukan


__ADS_3

matahari pagi menyambut fajar dengan sinarnya yang hangat..semua orang mulai chek out dari hotel..segera menuju rumah sakit. tak lupa mereka membelikan sarapan untuk orang tua kei..karena yang lain sudah sarapan di hotel.


"mama..ini makanlah dulu."kirei menyerahkan 2 box makanan dan 2 cup kopi untuk mama dan papanya..


"kalian sudah sarapan?"tanya mama kei yang menerima box makanan itu


"sudah ma..kita sarapan di hotel dulu sebelum chek out tadi..barang-barang mama papa juga udah kirei bawa.jadi nanti bisa langsung pulang ke rumah tanpa harus kembali ke hotel lagi."terang kirei..


"syukurlah kalo begitu..mama juga sudah mengemas pakaian kakakmu."timpal mama


setelah itu menuju sofa untuk menikmati sarapan bersama suaminya.


"aku ingin segera sampai rumah..sudah rindu sekali rasanya."kata keu bersemangat


"salahmu kita menjadi terdampar disini berhari-hari bahkan berminggu-minggu."cerocos mirai bergurau

__ADS_1


"gue gak maksa lu ikut disini ya.."balas kei gak mau kalah


"udah-udah..kalo sehat ribut mulu..giliran sakit ditangisin."sela uki.kedua orang tua kei pun hanya bisa geleng-geleng.


tiba waktunya mereka untuk kembali ke rumah saat berjalan menuju loby mereka berpapasan dengan dokter daniel..


takaya menghampiri daniel dan bicara pelan takut kei mendengar..yang lain pun sudah tau kalau daniel adalah dokter yang menangani hanabira.setelah berbincang agak lama taka memeluk erat sahabatnya itu dan serta mengucapkan terimakasih juga menyampaikan salam perpisahan..


taka berjanji jika ada waktu dan saat berziarah ke makam hana..dia akan mampir untuk menemui daniel..


"lu terlihat sangat akrab sekali dengan dokter itu."tanya kei penasaran


"dia punya nama..namanya daniel."timpal taka


"iya maksud gue dokter daniel..bukankah dia dokter spesialist syaraf?"tanya kei lagi

__ADS_1


"memang. tapi dia juga sahabat lama gue..gue juga baru tahu kalo dia ditugaskan di rumah sakit terpencil seperti ini..."taka mencari alasan


"oh begitu ya..kirain lu punya penyakit syaraf."canda kei yang lainya tertawa..


"penyakit gue bukan syaraf tapi ini".taka menunjukan lambang hati dengan kedua tanganya mengikuti kpop-kpop yang centil-centil


"jiiiaaaaah... play boy macam lu mana mungkin punya hati.. "sergah mirai kemudian


"play boy juga manusia kaleee."jawab taka menyelonyor kepala mirai..


mereka pulang dengan 3 mobil.. 1 mboli untuk keluarga kei dengan papanya sebagai sopir..sedangkan uki mirai dan aoki satu mobil.taka hanya berdua bersama niji..


mereka menuju rumah masing-masing ecuali taka dan niji yang masih setia mengekor kei sampai ke rumahnya.setelah membantu kei sampai kamarnya dan menurunkan barang-barang mereka pun pamit untuk pulang ke rumah masing-masing..


di kamar kei berbaring menatap setiap sudut ruangan yang beberapa hari ini tidak menjadi tempat tidurnya..tiba-tiba jantungnya berdebar-debar mengingat hana..hana yang sering menginap dan sering mengisi kamar kei dengan keceriaannya..kei sangat merindukan hana..hatinya menghangat setiap kali kei mengingat senyum hana bahkan kejadian di pantai waktu itu membuat dia semakin merindukan hana....

__ADS_1


"han..dimana kamu..tahukah kamu jika aku sedang sakit?aku merindukanmu..perhatianmu juga kasih sayangmu..kenapa kamu tidak datang untuk merawatku han.."kata-kata itu seakan tersampaikan untuk hana yang entah kini berada dimana..pikir kei..


__ADS_2