
takaya memasuki kamar hana yang sedang asyik dengan kegiatanya..sepertinya hana sedang menulis sesuatu..pikir taka
melihat kedatangan taka..hana segera menyembunyikannya dibalik selimutnya..
"bagaimana kei"tanyanya mengalihkan perhatian taka.
"masih belom ada peningkatan..namun percayalah kei baik-baik saja."seperti yang hana duga..taka mencoba menutupi kebenaran dari dirinya.
"syukurlah..aku juga yaki kei akan mampu bertahan."kata hana dengan senyum yang dipaksakan
"kamu sudah makan?"takaya mengganti topik pembiaraan
"sudah..aku juga sudah minum obatnya."
__ADS_1
"han..nanti malam aku akan menemani kirei berjaga..saat inikirei sedang istirahat di hotel dekat rumah sakit ini."kata taka seolah minta persetujuan dari hana
"siapa sekarang yang ada disana?"tanya hana ingin tau
"niji dan ukirania..orang tua kei kembali ke rumah untuk mengambil beberapa perlengkapan ya g mereka butuhkan selama ada disini ".takaya menerangkan tanpa diminta
"ya kamu harus lebih sering di sana..kei lebih membutuhkanmu.aku akan senang sekali kalo kamu bisa menjaga kei seperti menjagaku selama ini."kata-kata hana membuat taka terharu
"sudah seharusnya han..dan yang paling benar adalah kamu yang lebih membutuhkan aku..karena aku satu-satunya yang kamu miliki sekarang."goda taka
taka merebahkan tubuhnya di sofa mencoba untuk terpejam walau hanya untuk sesaat..dia memberi alasan kepada teman-temannya untuk chek in hotel untuk beristirahat.aoki menawarkan kamarnya yang dipake bersama niji untuk di pake beristirahat taka.namun taka menolak dengan alasan menginginkan kamar sendiri.padahal taka sama sekali tidak meginjakan kakinya di hotel..taka juga disuruh mengendarai mobil mirai tapi juga menolak..ada perasaan yang mengganjal di hati mirai kenapa taka menolak semua tawaran dari teman-temannya tidak seperti biasanya namun mirai memilih untuk tidak memimirkannya terlalu dalam..
sinar matahari meninggalkan bumi digantikan dengan sinar lembut sang rembulan..takaya beranjak pergi meninggalkan hana yang sudah terlelap untuk kembali ke kamar kei menemani mirai berjaga malam ini..yah meskipun aoki dan niji pun pergantian menunggu kei diluar kamarnya..
__ADS_1
pagi menjelang siang orang tua kei sudah sampai di rumah sakit dengan beberapa baju ganti..mereka juga sudah chek in di hotel yang sama denan anak-anak untuk sekedar berisirahat daripada harus bolak-balik rumah ke rumah sakit..
sesaat setelah mereka sarapan seorang dokter yang tidak asing bagi taka datang menghampiri
"hanabira..kondisinya drop..detak jantung semakin melemah."ucap daniel berbisik ditelinga taka.orang-orang yang memperhatikan pun saling pandang tak mengerti apa yang terjadi..daniel segera pergi meninggalkan taka untuk menangani hana yang tadi dokter daniel sedang memeriksa pasien lain dan menerima telpon darurat dari kamar hana..
takaya nampak gelisah segera meminta ijin kepada sahabat-sahabatnya..
"apa yang terjadi ka..sepertinya dokter tadi mengenalimu."tanya mirai
"aku harus pergi sekarang..nanti akan ku jelaskan saat waktunya tiba."takaya berlari panik menuju kamar hana.
semua sahabatnya kebingungan apa yang terjadi padanya..ketika mereka hendak mengikuti taka seotang dokter yang menangani kei memberikan informasi bahwa kei akan segera dioperasi karena telah mendapatkan donor hati yang pas..semuanya bersyukur akan kabar itu dan melupakan begitu saja kenama takaya pergi dengan kepanikan seperti tadi..
__ADS_1
sebelumya banyak perawat mondar-mandir untuk mempersiapkan perasi kei.
semua merasa cemas ada sedikit tasa syukur namun juga kekhawatiran akan hasil opreasi nantinya.