Kelopak Terakhir

Kelopak Terakhir
beri aku waktu


__ADS_3

didalam cafe hana terlihat tidak bersemangat bekerja. wajah cerianya hari ini entah menghilang kemana..


"han..kamu baik-baik aja?"tanya uki menghampiri hana duduk.


"ya."hana mencoba tersenyum


"kenapa??ada masalah apa?ceritalah han."desak uki


"ada apa denganmu han?"tanya kei yang ikut bergabung


"aku hanya merindukan keluargaku.."jawab hana berbohong


"ambilah cuti beberapa hari untuk mengunjungi mereka han."saran uki merasa kasihan dengan hana.


"uki benar han..atau kamu mau aku antar pulang ke kampung halamanmu han?"tawar kei


"jangan. tidak perlulah kei."hana menolak halus


"kenapa kamu gak coba menelpon..video call atau yang lainya gitu?tanya uki tiba-tiba..


"disana itu daerah terpencil..jauh dari kota jauh dari manapun..jadi disan tidak akan ada sinyal."kata hana mencari alasan


"yaudahlah kamu cuti aja..sempatanlah bertemu mereka sat masih memiliki waktu..jangan sampai menyesal nantinya."kei memberi saran dengan lembut


'siapa yang akan aku kunjungi?sedangaku tak punya siapa-siapa..bahkan untuk sekedar wakti saja aku ragu aku memilikinya'pikiran hana menyeruak.


jam kerja habis...hana pulang bersama uki dengan dianter kei..sesampai hana di kostan.ia segera bergegas menuju kamarnya hingga tak menyadari motor taka yang terparkir di halaman kostanya..

__ADS_1


hana terduduk merenungi nasibnya..matanya berkaca-kaca..


flashback on


"apa kabarmu selama ini han?"tanya dokter daniel


"seperti yang dokter lihat..aku baik-baik saja."jawab hana tersenyum


"lalu apa yang membuatmu datang kemari??apa karena kamu rindu aku?"goda daniel.


"ah dokter bisa aja...dokter adalah salah satu orang yang tidak ingin saya temui."seloroh hana


"kemana saja selama ini han?kamu gak pernah chek up."kata-kata daniel yang mengandung perhatian seorang dokter kepada pasiennya.


"tentu saja melarikan diri dari dokter."jawab hana masih bercanda


"lalu kenapa sekarang kamu kembali??"desak daniel


"coba kita akan periksa lebih detail ya."daniel mempersilahkan hana ke ruang periksa.


beberapa saat di perika dengan berbagai macan tes uster memberikan catatanya kepada dokyer daniel untuk dibacakan kepada hanabira.


dokter daniel menghela nafas panjang dan mencoba menjelaskan hasil rekap medisnya


"han..kerusakan syaraf di otakmu sudah sangat parah..keadaanya memburuk.."jelas daniel tidak membuat hana terkejut karena 3tahun yang lalu pun dokter daniel mengatakan hal yang sama.


"seperti 3 tahun yang lalu dok??"tanya hana lirih

__ADS_1


"bahkan ini lebih buruk han..maaf jika harus aku katakan kepadamu.."kata dokter daniel


"berapa lama waktu yang saya miliki dok?"tanya hana semakin lirih


"saya tidak bisa memastikanya han..tapi sebaiknya kamu segera dirawat inap disini..agar saya bisa terus memantau kondisimu."dokter daniel menyarankan.


"karena pada kondisi seperti ini bisa saja tiba-tiba kamu akan mengalami kelumpuhan han.itu sangat berbahaya buat kamu berkeliaran tanpa pengawasan seorang ahli."lanjut dokter daniel


"tolong berikan saya waktu untuk menyelesaikan urusan-urusan saya dok..sebelum saya kehilangan semuanya..


saya hanya ingin memberi perpisahan yang bahagia untuk teman-teman saya.."pinta hana sambil terisak


"hanya seminggu han..janga lebih dari itu..saya tidak bisa memprediksi apa yang akan terjadi..."kata dokter daniel pilu


flashback off


hana tersadar dari lamunannya ketika pintu kamarnya di ketok seseorang dari luar..


"han..apa kamu sudah tidur?"tanya bu dewi


"belum bu.."hana segera membuka pintu kamarnya


"ada apa ya bu?"tanya hana lagi


"takaya menunggumu di rumah ibu..temuilah dia sekarang."bu dewi berlalu meninggalkan hana menuju rumahnya


"takaya??"hana mengekor bu dewi

__ADS_1


"iya katanya ada sesuatu yang harus dia bicarakan sama kamu."jelas bu dewi.


hanapun mengobrol dengan taka di ruang tamu bu dewi..berkali-kali taka mendesak hana dengan pertanyaannya namun tetap saja hana menjawab bahwa dirinya baik-baik saja..hingga akhirnya takaya memilih untuk menyerah megorek rahasia hana..takaya akan menjadi penguntitnya mulai hari ini..itulah yang taka putuskan katena kekeras kepalaan hanabira.


__ADS_2