
hari ini ingin sekali hana bermalas-malasan.rasanya cape sekali sehingga membuat hana enggan membuka matanya di pagi yang cerah ini..ia lebih memilih menarik selimut lagi dan melanjutkan mimpinya..
(nada dering ponsel hana terdengar semakin keras)membuatnya terpaksa mengangkat panggilan telponnya.
"hallo..selamat pagi.."sapa hana masih mengantuk
"pagi hanabira..masih tidur ya?"terdengar jawaban yang tidak asing dari seorang lelaki yang hana kenal
"taka??ada apa sepagi ini menelpon?"tanya hana sambil mengumpulkan kesadarannya
"apa gue mengganggumu?"tanya taka
"oh tentu saja iya...aku masih ingin menikmati mimpiku.."jawab hana bercanda
"jangan terlalu banyak bermimpi han...by the way kapan kamu akan menraktirku?"sebuah alasan klise yang taka jadikan batu lompatan untuk sekedar bertemu dengan gadis yang telah mengobrak abrik hatinya.
"mentraktir??"han menepuk jidatnya sendiri
"oh iya...maaf taka beberapa hari ini kerjaanku padat jadi belum sempat menghubungimu"sambung hana memberikan penjelasan
"baiklah tidak apa-apa."jawab taka terdengar sedikit nada kecewa di telinga hana
"bagaimana kalo siang ini ka?kebetlan hari ini aku masuk sore."tawar hana kemudian
"deal..nanti aku jemput ya?gak boleh nolak."tegas taka sebelum mendengar tolakan hana
__ADS_1
"baiklah..aku akan menunggumu."hana memutuskan sambungan telponnya .
siang harinya sebelum jam yang ditetapkan hana masih bersiap-siap ketika pintu kamar diketok seseorang..
tok..tok..tok..."hanabiraaaa."panggilan khas dari seorang takaya..
hana membuka pintu dengan menampakan wajah cerianya yang dihiasi senyum demanis madu..yang membuat jantung taka berdetak tak beraturan
"kenapa sampai sini sih??kan bisa tunggu aja di depan gak enak tau di lihat tetangga mentang-mentang kamu ponakan bu dewi."hana menggerutu melihat takaya malah nyengir tanpa rasa sungkan sedikitpun
"biarkan aja mereka liat...kan jadi berkah buat mereka bisa lihat cowok ganteng disini."ucap taka dengan PD nya
"yaudah ayok berangkat aku sudah siap ini."ajak hana terus terang
"lu gak ngajak gur masuk dulu gitu han??goda taka pada hana yang hanya dibalas pukulan pelan hana di lengan taka.
"loh..ada taka?mau ketemu tante y??"tanya bu dewi ketika melihat taka
"diiiih tante GR...taka kesini mau jemput bidadari tan".jawab taka berseloroh
"oh..kamu jemput hana..."tanya bu dewi ketika melihat hana mendekati taka.
"pantas saja kamu jadi sering arn ke rumah tante..ternyata ada udang dibalik bakwan ya.?"goda bu dewi menahan tawanya
"enak tu tan..hahahhaha..yaudah kita berangkat dulu ya tan..keburu bidadarinya berubah wujud nanti"pamit taka.
__ADS_1
setelah melewati jalanan yang sedikit rame akhirnya mereka sampai di sebuah resto yang terlihat asri dari luar..
mereka berjalan memasuki bangunan resto dan berjalan mencari tempat untuk mereka makan bersama..karena resto sedang penuh mereka akhirnya mendapat tempat mirip sebuah gazebo ditengah-tengah kolam..
setelah mereka duduk dan memesan beberapa makanan serta minuman mereka mengobrol sambil melihat pemandangan yang tampak sangat alami itu.
"maaf ya han..karena kita memesan tempat jadi dapet di tengah empang gini deh."sesal taka
"ini malah asyik ka..kita bisa sambil lihat pemandangan..udaranya juga sangat segar..tapii.."kata-kata hana menggantung enggan diteruskan
"tapi apa?"tanya taka penasaran
"mungkin uangku tak akan cukup untuk membayar makanan disini."jawab hana pelan dan malu..
"hahahaha ya ampuuun..kenapa lu kwatir soal gitu sih.."
"jelas saja..aku bukan orang kaya yang bisa dengan mudah mendapatkan uang."jawab hana
"hana bukan itu maksud gue..maaf kalo lu tersinggung gue milih tempat ini."kata taka sedikit menyesal
"kamu jangan kwatir..aku akan bayar pesanan kita terlebih dulu..nanti kamu bisa menggantinya kemudian hari..gimana??"taka menawarkan solusi..katena dia tau hana tidak akan menerima begitu saja traktiran taka . apalagi dari awal yang punya janji mentraktir adalah hana
"baik lah kalo begitu."jawab hana dengan tersenyum..
takaya menghela nafas lega karena hana bisa menerima usulnya walaupun itu hanya untuk menenangkan hana saja..karna tidak ada niatan untuk taka menerima uang dari hana..
__ADS_1
selesai makan mereka tidak segera meninggalkan resto itu..mereka masih mengobrol sambil menikmati pandangan yang begitu menyegarkan..
setelah puas dengan kegiatan itu takaya mengantarkan hana langsung ke cafe dimana hana berkerja..selama perjalanan mereka hanya diam saja..mereka larut dalam pikirannya masing-masing