
Aoki memutuskan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi antara hana uki dan juga kei..sama halnya dengan mirai.aoki juga gak ingn persahabatan mereka menjadi renggang..
dia memutuskan mengambil langkah secepatnya sebelum semua menjadi lebih kacau..
tuuuut....tuuuuut...tuuuut
"halo aoki??ada apa?"suara dari seberang sana
"uki..apakah lu ada waktu?"
"ada..kebetulan hari ini gue hari ini libur kerja."jawab uki
"bisakah kita bertemu sebentar?"tanya aoki ragu
"boleh..gimana kalo sekalian makan siang aja?"usul uki tanpa basa-basi
"baiklah..nanti gue jemput lu ya..sampai ketemu nanti ki."tutup aoki senang karena uki bisa bertemu dengannya
"ok..gue tunggu.."uki memutuska sambungan telponnya
waktu makan siang hampir tiba..aoki bergegas melajukan mobilnya menuju rumah uki..sepanjang perjalanan dia merapalkan doa agar semua permasalahaan segera selesai dan bisa kembali seperti semula..
uki sudah menunggu diteras rumahnya..dia duduk sambil memainkan ponselnya..saat aoki datang..uki belom nyadarinya jika yang ditunggu sudah memarkirkan mobilnya didepan pintu pagar rumahnya.aoki membunyikan klakson agar uki menyadari kedatangannya..dan benar saja seketika uki berlarian kecil menghampiri mobilnya.
mereka menuju cafe yang tak jauh dari rumah uki kemudian mulai memesan makan siang mereka..
__ADS_1
"btw..tumben ngajak ketemu..ada apa??"tanya uki membuka obrolan
"tidak ada apa-apa ki hanya saja gue ngerasa ada yang mengganjal."aoki memberikan tekateki untuk uki
"katakan saja jika ada yang bisa gue bantu psti gue akan lakukan."kata uki santai
"ini tentang hubungan lu hana dan kei."aoki menjeda omongannya menunggu reaksi uki
"jadi dia ngadu ke kalian dan minta dukungan ya?"ejek uki malas
"bukan..bukan itu..kami yang memaksa hana untuk bercerita .karena beberapa hari ini dia menghindari kei juga.."aoki mencoba menjelaskan
"sudah lupakan saja jika hanya ingin membahas masalah itu..kalian pasti akan membela hana..secara kalian lebih dekat dengannya iya kan?"tuduh uki begitu saja
"mungkin lu gak akan percaya sama apa yang ingin aku bicarakan..tapi mungkin ini bisa menjelaskan semuanya kepada lu ki."aoki menyerahakan ponselnya
"putarlah dan lihatlah yang terjadi,gue yakin lu akan bisa mengambil kesimpulannya.
uki menekan tombol play dan dengan serius memperhatikan momen itu..meskipun suaranya kecil tapi masih terdengar sangat jelas..uki tidak percaya dirinya memaki bahkan menghina sahabatnya itu dan mengatakan kata-kata yang pasti melukai hana..uki menutup wajahnya dan mulai menangis menyesali kegegabahannya dan tak mau mendengarkan penjelasan hana..
aoki tak tega melibat teman didepannya itu terisak-isak.aoki menggeser kursinya mendekati uki dan berusaha menenangkannya dengan tepukan-tepukan lembut dipunggung uki..
"gue udah salah. gue gak mau dengerin penjelasan hana..gue udah menyakitinya..ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜."uki semakin terisak
"sekarang lu dah tau yang sebenarnya. masih ada kesempatan untuk memperbsiki hubungan kalian."hibur aoki mengutkan uki..
__ADS_1
"kii..tolong anterin gue ke cafe..gue harus segera menemui hana..gue harus minta maaf..gue gak mau kehilanan sahabat seperti dia ki..tolong..tolong anteri gue."pinta uki
aoki membantu uki berjalan menuju mobilnya dan segera mengantarkan uki ke cafe imana dia bekerja.aoki merasa senang karena sebentar lagi masalah akan selesai..sedangkan uki masih terus saja menangis..dia menyalahkan dirinya sendiri..meruntuki kebodohannya dan egonya yang telah menghilangkan akal sehatnya..
sesampai di cafe..uki segera berlari memasuki cafe..karena uki tiba tepat di waktu kerja habis kemungkinan hana sedang berada diruang ganti..uki segera menuju ruang ganti..saat hana hendak masuk ke ruang ganti uki berlari kearahnya dan lagsung memeluk hana..
hana terlonjak,terkejut siapa yang tiba-tiba memeluknya..namun segera menyadari siapa dia setelah mendengar suaranya
"hana..maafin aku udah jahat sama kamu..
maafin aku gak mau denger penjelasan kamu..maafin aku yang sudah begitu egois..maafin aku udah sangat menyakitimu dengan kata-kataku..haanaaa..maafin aku..."uki menangis sejadi-jadinya.
melihat uki menangis seperti itu hana menjadi khawatir..
"uki..ada apa??kenapa minta .maaf terus?"hana mencoba menenangkan kui denan membelai rambutnya lembut.
"maafin aku han..udah menuduhmu yang bukan-bukan..kamu pasti sangat sakit hati.."lirih uki menyesal
"tidak papa ki..aku tau kami sedang emosi..kamu kecewa .aku sudah memaafkanmu..."ucapan hana membuat uki lebih tenang..airmatanya sudah bisa dikondisikan.
"terimakasih han..kamu memaafkan aku."kata uki lembut penuh makna
"bukankah sudah seharusnya kita sahabat saling memaafkan?"sahut hana tersenyum manis
"seharusnya aku bersyukur memiliki sahabat sepertimu..tapi apa yang aku lakukan padamu malah sebaliknya."sesal uki tak dapat dipungkiri
__ADS_1
"sudahlah..kita lupakan kesalah pahaman ini ya.semoga kedepan kita tidak mudah terhasut.."hana menenangkan..uki mengangguk-angguk dalam pelukan hana
dari kejauhan terlihat kei sedang mengawasi mereka..ada rasa haru juga bangga akan sikap dewasa dan pemaafnya hana..kei merasa bahagia sahabatnya itusudah berbaikan..kei memilih meninggalkan mereka sementara waktu..memberinya ruang untuk salning melepas kerinduan yang hadir ketika mereka dilanda masalah dan tak saling berkomunikasi.