
kirei yang terlihat sangat kacau kini diantar ke hotel oleh aoki setelah dibujuk dengan susah payah..kehadiran takaya adalah salah satu yang mampu mengubah pendirian kirei..
bukan karena kirei tak mempercayai sahabat kakaknya yang lain..namun entah kenapa kirei selalu tak bisa menolak permintaan taka.
kirei juga tau bahwa uki selalu bersama kakaknya sejak hari pertama kei kecelakaan..
kirei merasa bersyukur di dalam hati kecilnya melihat kenyataan bahwa kakaknya memiliki sahabat-sahabat yang sangat tulus dan saling menyayangi..
☆☆☆☆☆
dokter daniel sedang melakukan pemeriksaan rutin kepada hana..
"dokter..bolehkah saya menanyakan sesuatu?"tanya hana memberanikan diri
"sebagai pasien atau teman"tanya daniel menangkat satu alisnya
__ADS_1
"sebagai teman juga sebagai pasien dok."senyum hana
"baiklah.apa pertanyaanmu itu nona hanabira?"
"apakah dokter menangani pasien yang bernama kierano juga??"tanya hana antusias
"jadi kamu sudah mengetahui kalo kei mengalami kecelakaan?"tanya daniel memastikan yang diangguki oleh hana.
"kemarin tidak sengaja saya mendengar percakapan takaya dengan seseorang yang saya kira mungkin itibsalah satu dari sahabat kami."jelas hana katena melihat reaksi dari doter daniel
"tidak papa..kumohon dokter katakan sedetail-detailnya yang dokter ketahui tentang kei.."pinta hana
"kenapa kamu ga tanyakan saja nanti pada takaya?"daniel berusaha mengelak dari hana
"taka tidak akan bicara jujur sama saya dok.dan itu membuat saya terus kepikiran dan sangat frustasi."kata hana
__ADS_1
"baiklah aku akan kasih tau.tapi berjanjilah setelah mengetahuinya kamu jangan setres atau memikirkan yang lebih berat lagi."hana mengangguk pasti
"kondisinya saat ini sangat kritis han.dia juga belom sadar dan yang lebih parahnya lagi dia harus segera mendapatkan donor hati..karena hatinya terdapat kerusakan yang sangat parah sehingga tidak berfungsi dengan normal."jelas daniel
"apa yang akan terjadi jika kei tidak mendapatkan donor hati dok?"tanya hana ingin mengetahui kemungkinan bahkan yang terburuk sekalipun
"dia tidak akan bisa selamat dan dak akan mampu bertahan lama dengan kondisinya seperti sekarang ini.."daniel melihat jam tangannya dan segera mengakhiri sesi tanya jawabnya bersama hana.
"hana..ingat janjimu padaku..oh ya aku harus segera bertugas kembali."daniel keluar dari kamar hana.
hana menangis namun sebisa mungkin dia tahan karena janjinya pada daniel untuk tidak berfikir lebih keras yang akan menurunkan kesehatannya juga.
namun hana tetap hana..sekeras apapun dia mencoba tidak memikirkan hal lain..tetap saja hana masih kepikiran..dalam hati kecilnya dia sangat ingin bisa menemui kei..melihat keadaannya secara langsung namun itu jelas tidak mungkin hana lakukan tanpa sepengetahuan sahabat-sahabat yang lain..
hana hanya bisa berpasrah..merintih dalam doa dan air matanya untuk kesembuhan kei..sahabat yang dia kasihi melebihi dirinya sendiri..
__ADS_1
dia berfikir bahwa kematiannya akan menjadi awal kehidupan untul seseorang yang dia kasihi..dan selamanya mereka akan selalu bersama..ya pikiran itulah yang menguatkan hana saat ini.meskipun tubuhnya semakin lemah..hana meminta perawat untuk membawakan kertas dan pena..entah untuk apa hana menginginkan itu.perawat pun memberikanya dengan senang hati..