
tepat 1 tahun kepergian hana untuk selamanya kei sudah benar-benar mengiklaskannya..dan selama itu juga kei belajar untuk membuka hatinya untuk uki sebagaimana yang hana inginkan..tidak sulit menumbuhkan cinta di hati kei untuk uki..karena memang sifat uki yang mudah memikat orang-orang disekelilingnya..
kei bersama sahabat-sahabatnya sudah membuat rencana lamaran kei untuk uki di cafe tempat mereka saling kenal..
untuk beberapa jam cafe sudah dipesan dan ditutup untuk pengunjung yang lain..hanya beberapa orang yang memang sudah disuruh untuk menempati beberapa meja agar tidak terlalu mencurigakan bagi uki..
boyband cantik duduk di tengah ruangan yang di set secara khusus untuk acara lamaran kei itu..mereka awalnya makan malam biasa..satu per satu sahabatnya mulai menghilang.ntah alasan apa saja yang dibuat serapih mungkin untuk mrninggalkan dua sedjoli itu..
saat tinggal berdua saja tiba-tiba seluruh lampu dpadamkan hanya menyisakan cahaya lampu hias di dinding dengan tulisan..^will u marry me??my lady ukirania. ^
kei berlutut bertumpu pada satu lututnya di samping uki duduk..
"will u marry me?"kei membuka sebuah kotak cincin dihadapan uki..
__ADS_1
uki hanya terdiam masih sangat terkejut dengan moment ini
"jadilah pendampingku hingga akhir nafasku ki..jadilah ibu untuk anak-anakku.."pinta kei lembut.
semua sahabatnya yang berada dibalik dinding dapur merasa ketegangan yang tak kalah dengan apa yang dirasakan kei..
uki berdiri dari duduknya dan menarik tangan kei menyuruhnya berdiri mengikutinya..ada debar jantung yang tidak karuan di dada kei..
"maaf kei..sudah terlambat.."kata uki pelan seolah sebuah penolakan
"apa maksudmu ki.."tanya kei lemah
"aku...aku mau menjadi istri dan ibu bagi anak-anakmu."uki memutar tubuhnya membelakangi kei menyembunyikan wajahnya yang semburat merah..
__ADS_1
"apa??kamu serius"kei langsung memeluk uki bersamaan kehadiran dan tepum tangan meriah dari sahabatnya yang mengintip dari balik dinding dapur..
uki memutar tubuhnya kembali menghadap kei dalam pelukan kei..dia benamkan wajahnya yanh semakin memerah malu karena ternyata sahabat yang lain masih berada disana
kei memakaikan cincin di jari manis uki..mirai mendekati uki memberikan sebuket bunga mawar merah dengan paduan beberapa mawar puti yang sangat cantik..semua merasakan bahagia untuk kei dan uki yang sebentar lagi pastinya akan segera menikah..
keesok harinya mereka semua berncana untuk berziarah ke makam hana..untuk menyampaikan kabar gembira itu..salah sayu keinginan hana yang bisa mereka wujudkan..
dalam perjalanan mereka penuh denan kebahagiaan.. sesampai di makam hana mereka mengucal syukur dan memanjatkan doa untuk hana..setelah selesai berziarah mereka berencana untuk mampir ke rumah sakit geniko untuk menemui dokyer yangyelah merawat hana..juga beberapa dokyer yang menangani kei dulu..mereka akan memberi undangan secara pribadi dengan secara lisan terlebih dahulu.
mereka juga ikut merasakan kebahagian dan mengucapkan selamat untuk kei dan uki serta berjanji akan datang memenuhi undangam mereka..mereka kemudian pamit dan bergegas menjalankan mobil mereka menuju kota sebelum hati menjadi gelap..
hari-hari yang indah akan segera mereka lalui bersama takkan terpisah dan akan selalu bersama selamanya.hingga nafas tak lagi berhembus dan detak jantung tak lagi berdebar..
__ADS_1