
Setelah sarapan Kayla dan Naira pun pergi kuliah begitupun dengan Hana dan Revan yang pergi sekolah, sekarang di rumah hanya tersisa ayah dan bunda nya Kayla.
Saat tiba di kampus, Kayla seakan menjadi pusat perhatian semua para mahasiswa yang ia lewati. Kayla memang mempunyai aura kecantikan tersendiri sehingga banyak sekali lelaki yang mengagumi nya. Hari ini Kayla memakai celana jeans yang di padukan dengan kaos polos berwarna putih dan juga blazer berwarna moca dengan rambut yang ia kepang.
Sementara itu, saat ini Sandy sedang bingung dengan perasaannya sendiri, apakah dia harus membohongi perasaannya kembali pada Kayla seperti dulu yang pernah ia lakukan namun ia tak bisa jika harus melihat Kayla terluka kembali karena perbuatannya tapi disisi lain ada viona yang memintanya untuk bertanggung jawab atas kehamilannya. Jika saja Sandy dapat memutar waktu mungkin Sandy akan memperjuangkan cintanya pada Kayla dan tak akan mencari kesenangan dengan wanita lain diluar sana, namun sayangnya waktu tak dapat di putar kembali dan itu yang membuat Sandy sangat menyesal karena telah menyakiti Kayla.
" Sandy" teriak sang mama
Sandy pun langsung bergegas untuk turn ke bawah setelah mendengar teriakan sang mama yang memanggilnya.
" Sandy" panggil sang mama
" Ada apa ma" tanya Sandy
" Sini kamu" kata sang mama
" Ada apa ma" kata Sandy
'plak'
Tanpa sepatah katapun Sandy langsung di tampar oleh sang mama.
" Kok mama tampar Sandy" kata Sandy
" Kamu ngapain aja diluar sana" tanya sang mama
" Sandy nggak ngapa-ngapain ma" kata Sandy
" Jangan bohong kamu sama mama" kata sang mama
" Ma beneran Sandy nggak ngapa-ngapain" kata Sandy meyakinkan
__ADS_1
" Kalau kamu nggak ngapa-ngapain trus kenapa sekarang ada perempuan yang datang ke rumah nangis-nangis minta pertanggungjawaban dari kamu" kata sang mama
" Maksud mama" tanya Sandy berpura-pura tidak tahu
" Kamu jangan pura-pura nggak tahu"kata sang mama
" Lah Sandy beneran nggak tahu ma" kata Sandy
" Viona" panggil sang mama
Lalu muncul lah Viona dari ruang tamu dan membuat Sandy kaget dengan kehadirannya di rumah tersebut.
" Kamu bisa jelasin siapa dia" tanya sang mama
" Aku nggak kenal sama dia ma" kata Sandy
" Kamu jangan bohong sama mama, mama sudah tahu semuanya dari Viona dan kamu harus bertanggung jawab atas apa yang sudah kamu lakukan" kata sang mama
" Mama nggak peduli dengan semua omongan kamu itu pokoknya secepatnya kamu harus nikahin Viona" kata sang mama tegas
" Tapi ma Sandy nggak cinta sama dia Sandy cintanya sama Kayla" kata Sandy
" Sudah Tan nggak papa kok kalau Sandy nggak mau tanggung jawab, aku ikhlas kok Tan aku pergi dulu ya Tan" kata Viona sedih
" Tante akan Pastika Sandy akan bertanggung jawab dengan apa yang di lakukan nya" kata sang mama
" Eh lu itu jangan kebanyakan drama deh gue tahu itu bukan anak gue" kata Sandy
" Sandy jaga ucapan kamu ya" bentak sang mama
" Mama bentak aku cuma gara gara dia" kata Sandy
__ADS_1
" Iya mama bentak kamu hanya karena Viona dan calon cucu mama" kata sang mama
" Sudah Tan biar vio pergi saja" kata Viona kemudian berlari keluar rumah Sandy
" Sandy kok kamu diam saja dan kejar viona" kata sang mama
" Buat apa aku kejar dia nggak ada gunanya juga kan" kata Sandy kemudian berlalu pergi ke kamarnya
Saat di kamar Sandy sangat kesal dan marah dengan perbuatan Viona yang seenaknya datang ke rumahnya. Sebenarnya Sandy tahu jika bayi yang sedang di kandung oleh Viona itu bukanlah anaknya dia hanya di jebak oleh Viona agar mau bertanggung jawab padanya.
#flashback
Setelah bertemu dengan Kayla waktu itu Sandy pergi ke sebuah club malam yang disana juga ada viona dan teman-temannya dan tanpa sengaja Sandy mendengar percakapan Viona dan teman-temannya tentang dirinya.
" Eh Vi gimana sama Sandy" tanya salah satu teman Viona
"Ganteng sih tapi sayang dia gampang banget gue bohongin" kata Viona
" Parah lu, Sampek tega misahin dua orang yang saling mencintai hanya karena kesalahan lu sendiri" kata teman Viona
" Bodoamat yang penting gue hidup bahagia dan nggak kekurangan jadi kan gue bisa traktir kalian setiap hari" kata Viona
" Bener juga lu, tapi ngomong-ngomong tuh anak siapa sih Vi sebenarnya" kata teman Viona
" Ini tuh sebenarnya anak Ervan, tapi kita berdua sepakat untuk menjebak Sandy dan menguras semua hartanya " kata Viona
" Gila jadi kalian berdua itu sudah kerjasama" kata teman Viona
" Iya kita udah kerjasama lama banget sejak hubungan gue sama Ervan berjalan 2 bulan" kata Viona
Tanpa Viona sadari sejak tadi Sandy sudah merekam semua percakapannya dengan teman-teman nya, dan Sandy sangat marah dengan Ervan yang juga masih memiliki hubungan keluarga dengannya tega menjebaknya.
__ADS_1
#flashback end