
Selesai sarapan Kayla pun pergi bekerja dengan diantar oleh Rizky, saat di perjalanan mereka berdua hanya saling diam tanpa ada yang mau memecahkan keheningan yang tercipta di antara mereka.
" Kay gimana kalau kita nikah aja" celutuk Rizky
" Apa kak" tanya Kayla
" Gimana kalau kita nikah " tanya Rizky
" Aku nggak akan jawab pertanyaan kakak" kata Kayla
" Lah kenapa memangnya " kata Rizky
" Karena aku tahu kakak pasti bercanda" kata Kayla
" Tahu dari mana kalau aku bercanda" tanya Rizky
" Ya kan menurut ku nggak mungkin kalau kak Iky ngajak aku nikah sedangkan kakak kan sudah aku anggap seperti kakak kandung aku sendiri " kata Kayla
" Kalau aku serius bagaimana " kata Rizky
" Nggak akan " kata Kayla
" Oke kalau begitu, jangan salahkan aku kalau aku serius dengan ucapan ku tadi " kata Rizky
Tanpa terasa mereka pun sudah sampai di depan kantor Kayla dan obrolan mereka pun berakhir, setelah memastikan Kayla sudah masuk kedalam gedung tersebut Rizky pun melanjutkan perjalanannya.
Saat di perjalanan untuk pergi ke kantor Rizky tiba-tiba mengubah arah laju mobilnya untuk pulang ke rumah orangtuanya dan menyampaikan niatnya untuk meminang Kayla.
__ADS_1
Meski di antara mereka berdua belum tumbuh benih-benih cinta namun Rizky yakin bahwa rasa itu akan tumbuh sendiri seiring berjalannya waktu.
Sesampainya Rizky dirumah Bundanya sangat terkejut dengan kepulangan Rizky yang tiba-tiba.
" Loh ky kamu kok udah pulang" tanya Bunda Maya
" Iya Bun ada yang mau Rizky bicarakan" kata Rizky
" Ada apa " tanya Bunda
" Ayah ada di rumah kan Bun " tanya Rizky
" Iya ada, sebentar bunda panggilin dulu " kata bunda
Setelah kedua orang tua Rizky berkumpul di ruang tengah Rizky pun mulai mengutarakan niatnya.
" Jadi gini yah Bun, aku mau melamar seseorang" kata Rizky
" Aku mau melamar seseorang yang sangat spesial untuk ku Bun " kata Rizky
" Iya tapi siapa ky, kasih tahu ayah bunda dulu kamu mau melamar siapa" kata Ayah
" Aku mau melamar Kayla " kata Rizky
" Kayla " ulang bunda
" Iya Kayla, Kayla Putri Pradikta " kata Rizky
__ADS_1
" Apa kamu serius dengan keputusan mu barusan " tanya Ayah
" Aku serius yah Bun " kata Rizky
" Lalu apakah Kayla sudah tahu niat kamu ini " tanya Bunda
" Belom Bun " kata Rizky
" Kenapa nggak kamu kasih tahu dia " tanya Ayah
" Karena aku ingin meminta restu dulu kepada kedua orang tuanya sebelum aku mengatakan niat baik ku pada Kayla " kata Rizky
" Baiklah kalau begitu akan ayah dan bunda persiapkan semuanya " kata Ayah
Sementara itu di kantor Kayla dibuat sibuk dengan tumpukan berkas di mejanya belum lagi dia harus menghadiri meeting bersama dengan klien nya.
Saat jam makan siang tiba Kayla pergi ke resto nya untuk makan siang dan mengecek perkembangan resto nya.
" Siang Bu Kayla " sapa pak Hamka
" Siang pak " jawab Kayla
" Bu Kayla mau makan di mana biar saya siapkan" tanya pak Hamka
" Saya di lantai atas saja pak seperti biasanya" kata Kayla
" Baiklah akan saya siapkan" kata pak Hamka
__ADS_1
Setelah menunggu beberapa menit makanan Kayla pun datang. Saat kayla sedang menikmati makanannya tiba-tiba Kayla teringat dengan ucapan Rizky tadi pagi saat mengantarnya pergi kekantor.
Kayla memang bukanlah wanita yang mudah untuk di taklukan oleh lelaki namun Kayla juga bukanlah wanita yang munafik dia juga membutuhkan seorang lelaki di sampingnya, dan sekarang Rizky lah yang datang menghampirinya lalu apakah Kayla harus menolak nya jika dirinya saja sudah mulai terbiasa dan nyaman dengan kehadiran Rizky di sampingnya.