
pertemuan
"minggirrrr minggir" momo yang berlari panik mengejar waktu, "akhhhh sial, sial kanapa aku sangat lupa pasang alaram di hpku tadi jikA aku tau akan begini, aku akan minta si tata menjemput ku dan membangunkan ku tadi." momo berlari menuju tempat kerjanya yaaa walau hanya magang tapi pekerjaan ini sangatlah berarti bagi momo.
"akhhhhhh sial sial sial mana sempat aku dandan" momo berlari menuju mobil yang terparkir di pinggir jalan, yang di pikirnya mobil itu kosong "lihatkan akh berantakan sekali penampilan ku" mengambil ikat tambut yang ada di sakunya, lalu menguncir rambut panjangnya seperti buntut kuda, merasa sudah rapi momo berlari kembali sambil melihat jam tanganya.
"semoga sempet semoga sempet aku tidak mau lagi terkana omelan oleh GM apa lagi sanpai di pecat, kurang dari sebualan aku kerja jika sampai di pecat aku akan bingung untuk makan bayar kos-kosan dan bayar kuliah akhhhhh kacau" pikiran momo kacau memikirkan konsekunsi apa yang akan terjadi.
"mooooooo, oiiii mooo mo mo linnnnnnnn momo" suara teriakan dari tata sahabatnya terdengr memanggil namanya.
"cepat masuk gila kau ya telat tidak kira-kira, aku tidur apa pingsan si di kasur."
__ADS_1
"maaf-maaf aku keenakan tidur sudah lama aku tidak tidur panjang."
"kau kira dirimu beruang kutub tidur panjang....? sudahlah cepat masuk kau mau kena semprot GM itu....?"
"tidakkkk tiadak akan mau aku masih sehat dan normal, masih bisa membedakan mana yang sehat untuk jantung ku dan mana yang mematikan jantung ku."
"baik jangan banyak beragumen cepat masuk sebelum GM melihat kita."
song ji belum sempat mengangkat panggilan yang berbunyi di hpnya, mata nya tertuju pada gadis yang di anggapnya bodoh di samping kaca mobilnya.
"gadis bar bar" ucapnya, song ji terus memperhatikan gadis bar-bar itu matanya tertuju pada penampilanya yang biasa saja tanpa makeup dan hiasan rambut, hanya seutas tali kuncir yang dia gunakan. sambil memperhatikannya song ji lupa akan panggilan masuk yang begetar itu. matanya terus tertuju pada gadis itu, gadis itu mendekatkan wajahnya ke kaca mobil depannya .
__ADS_1
deg deg deg, song ji langsung kaget, di saat itu pula song ji semakin memperhatikan setiap detail gadis itu, batinnya berucap
oh lihat kulitnya mulus tanpa jerawat tanpa tertutup makeup bulu mata yang lentik hidung mungil yang runcing bibir tipis yang hanya menggunakan sedikit polesan dari pelembab bibir.
ketika sedang memperhatikannya tanpa sempat membuka jendela mobilnya, tanpa sempat mengalihkan pandanganya gadis itu berlari kembali, "akhhh sialll" song ji keluar membuka pintu mobilnya matanya tertuju pada keramaian jalan sambil mencari keberadaan gadis itu yang sudah hilang entah kemana dari pandanganya.
sadar akan jatuh cinta pada pandangan pertama "dia harus menjadi istri ku milik ku dan harus kutemukan dia." song ji mengambil hp dalam mobil dan menelepon fred memintanya untuk mencari petunjuk soal gadis yang tanpa sengaja di temuinya itu, "carikan info gadis dengan ciri-ciri rambut coklat panjang mata hitam baju putih rok hitam dengn ransel berwarna merah ia pergi menuju alun-alun kota, aku mau datanya besok pagi di meja kerja ku" song ji menutup panggilan itu dan memasuki mobilnya kembali sambil membanting pintu dan menggenggam stir mobilnya.
"pasti aku dapat menemukan mu gadis bar bar ku."
paginya setiba di lobi kantor "pagi tuan data yang tuan minta sudah ada di meja tuan, tapi kami tidak bisa memastikan siapa yang tuan maksud dengan ciri-ciri tersebut jadi kami mencari info tentang gadis dengan ciri-ciri yang sama."
__ADS_1
"baik lah aku yang akan memastikannya di antara berkas-berkas itu" ucap song ji sambil melihat-lihat berkas yang tertumpuk.