
song ji
ter kekeh kecil dalam senyum nya
"akhirnya aku menemukan di mana kamu tinggal gadis bar bar ku, kali ini tidak akan aku lepaskan"
mengambil hanphone di saku jas nya,
tut.... tut...
"ke lokasi ku sekarang"
"baik tuan" seseorang yang menjawab di telpon
tok...
tok..
tok..
"tuan" suara ketokan di jendela setelah beberapa menit, songji keluar dari mobil sambil berpesan ke pada bawahnya,
" awasin rumah itu 24 jam ,lapor kan ke aku semua aktifitas nya tanpa terlewat sedikit pun selidiki gadis itu dan latar blakang nya, jika ada yg mencurigakan laporkan pada ku, aku mau segala sesuatu nya detail tentang gadis itu.
"baik tuan"
brukkk suara pintu mobil song ji yang tertutup
menandakan kini dia akan pergi .
"ha ha ha ha suguh gila diri ku , seorang SONG JI seorang CEO yang tidak bisa di tolak keberadaan nya di buat nya gila tanpa henti, baiklah sayang tak lama lagi tunggu saja"
momo
"entah mengapa seperti ada yang mengawasi ku sejak semalam, akh tidak mungkin siapa aku jangan ke PD an deh emang siapa juga yang mau ngawasin aku hehehe( ketawa kecil meyakinkan nya)
ckrek ckrek ckrek
__ADS_1
mendengar suara jepretan kamera momo makin panik selama di jalan menuju kampus pikiranya selalu di hantui akan hal-hal buruk , dengan suara kecil.
"jangan-jangan orang mesum atau seorang maniak hiyyyyy"
semakin cepat langkah nya menuju kampus,
hingga akhir nya merasa terancam dan terganggu momo mengambil hanphone di tas kecil yang dia bawa
tutttt
tutttt momo menelpon seseorang
"halooo lu di mana tolong gw ...... yaudah cepet susul gw "
mematikan telpon
tak lama seorang pria bersama tata datang menyusul nya
"oyyyy mo "sahut tata.
momo langsung bernapas lega melihat ke dua temannya
"akh ga kenapa-kenapa yuk masuk jam dosen galak g lama lagi "
-----------------------
di kantor song ji menerima segala laporan tentang momo
beberapa kali hp nya berbunyi menerima semua foto aktifatas momo.
tok
tok tok
"permisi tuan" ( seketaris nya masuk membawa data yang di kirim kan pak andi )
"masuk lah "
" ini data yang tuan inginkan"
__ADS_1
song ji mengambil berkas
" kalo gitu saya permisi dulu pa "
tanpa memberi jawaban pada seketaris nya song ji langsung mebuka ptofil gadis yang dia cari
alangkah kaget nya song ji , ternyata gadis yang selama ini dia cari adalah pemagang di perusahaan dia
"jadi waktu itu aku tidak berhalusinasi akhhhhh bodoh nya aku ha ha ha (ketaw lepas dengan sedikit senyum jahat), hmmmm baiklah gadis bar-bar ......"
belum selesai ber pikir hp nya berbunyi , di buka lah pesan dari anak buah yang sedang mengawasi gadis bar-bar nya itu.
brakkkk song ji membulatkan mata nya dn terbangun dari singgah sana nya setelah melihat momo dan 2 teman nya,
yang salah satu nya adalah lelaki yang membuat nya terbakar api cemburu.
" baik lah gadis bar- bar jika kau ingin bermain main dengan ku maka permaian ini akan di mulai "di bukalah map yang berisi info tentang momo ,song ji langsung tertuju pada panti asuhan tempat gadis nya tumbuh
"hmmmm baik lah kita mulai dengan kelemahan mu"
menekan tombol telpon di meja
"kosong kan jadwal ku besok"
seketaris " baik tuan "
song ji tertawa licik ,
" baik lah sayang persiapkan diri mu untuk jadi pengantin ku cukup dengan waktu seminggu hanya seminggu sayang"
song ji menuju lobi dengan beberapa pengawal menuju panti asuhan yang dulu menjadi rumah gadis bar-bar nya.
di dalam mobil song ji meninta pak andi untuk membeli panti tersebut dan pak andi pun meiyakan nya .
di panti asuhan santa maria
citttttt bagai di sambar petir siang hari di depan panti segerombolan bodygart memasang plang yang bertuliskan akan di bangun gedung pencakar langit,
__ADS_1
suster santi ( suster satu satu nya yang di sayang momo )yang kala itu melihat nya kaget bukan kepalang , tak lama terlihat satu mobil mewah yang berbeda mendekati panti tersebut, dan turun lah song ji yang jalan menuju panti tetsebut