
//momo//
bodoh buat apa aku hawatir ia punya banyak uang dan pelayan , apa guna nya aku di sana , batin ku
tapi.....?
hati ku tak sejalan dengan pikiran ku, di satu sisi aku membencinya,
aku muak dengan sikap posesif dan pemaksa nya.
di sisi lain aku adalah istri sah nya , walau tak mengucap janji di hadapan tuhan , aku adalah istri di mata hukum.
hubungan ini tak bedasarkan cinta , jangankan cinta perkenalan pun tidak.
ia datang tiba tiba di dalam hidup ku , menerobos kehidupan ku merantai leher ku di dalam lingkungannya.
tapi harus ku akui keberadaan nya di samping ku , membuat ku terbiasa akan sosok nya , semoga ini hanya rasa terbiasa .
ku tak mau hubungan ini menjadi rasa cinta ,sekali ku masuk jebakan nya maka selamanya aku akan terkurung hidup hidup.
membayangkan nya saja sudah membuat ku merinding.
__ADS_1
ingat momo saat ini kamu hanya iba dan melakukan tanggung jawab mu pada suami, bukan karna cinta ( meyakin kan dan menguatkan tekat nya).
sampai lah ku di club yang di beritaukan oleh tata , saat ku masuk salah satu pelayan berlari menghampiri ku.
pelayan" sukur lah nyonya kembali , nyonya tolong tuan sudah 2 hari ia tidak keluar ia terus minum minum di sana kami tak berani mendekatinnya , beberapa dari kami sempat mendekati tuan tapi salah satu pelayan di lempar botol hingga pingsan, sungguh kami tak tau harus bagai mana lagi"
momo" terus kalian menyuruh ku mendekati nya dan menjadikan aku tumbal, bagaimana jika aku yang masuk kerumah sakit"
pelayan" tidakn nyonya tidak , mana mungkin saya berani berfikir sepeti itu , tuan 2 hari tak mau makan, ia hanya mengerang dn memanggil nama nyonya , ia hanya ingin makan makanan yang di masak nyonya"
aku sedikit terkejut dengan apa yang di sampaikan pelayan itu, apa ini taktik nya agar aku kembali......?
momo" baik lah aku akan masuk , lihat separah apa ia berakting"
bau alkohol sangat menyengat di dalam sana, ku mendekati sosok pria yang kini menjadi suami ku.
ku lihat sosok nya yang begitu menyedihkan,
ku yakin kan diri ku , apa kah yang ku lihat benar benar sosok pria sinting itu.
__ADS_1
melihat nya seperti ini membuat ku pilu , jauh di lubuk hati ku yang terdalam sungguh tak tega ku melihatnnya , tapi rasa benci mengalahkan bisikam hati.
ia menoleh ke arah ku,
meneriakan nama ku seolah meyakinkannya bahwa sosok yang di hadapannya adalah lin momo istri nya.
song ji" sayang itu kah kau , jawab aku sayang , tolong jawab aku sayang ( mentes kan air mata)
aku terdiam melihat nya, aku takut mendekati nya, bau alkohol sangat menyengat di sekitar nya , tiba tiba ia melempar gelas nya ke samping , ia berlari cepat mengarah ku.
ia menghampiri ku, memeluk ku, menyingkap rambut ku, dan meraba wajah ku seakan memastikan bahwa aku bukanlah halusinasinya.
song ji" sayang ini kamu sungguh( memeluk sanagat erat) jangan pergi jangan tinggalkan aku, ku mohon tetap lah di samping ku, tetap lah berada dalam pandangannku, aku tak peduli jika aku harus hidup dengan tatapan kebencian mu, silahkan benci aku sepuas mu tapi ku mohon jangan tinggal kan aku( memeluk semakin erat) aku sungguh mencintai mu lin momo.
ku kaget dan diam tak percaya dengan ucapanya barusan, tubuh nya yang kekar seketika gemetar ketika hendak ku lepas pelukannya .
song ji " tidak jangan pergi, jika ku melepas mu lagi kau akan pergi meninggalkan ku lagi"
memeluk ku erat dan sedikit gemetar, ku membalas pelukannya ku elus pundak nya , meyakinnya bahwa aku tidak akan kemana mana lagi .
song ji" berjanji lah berjanji lah
__ADS_1
hati ku sedikit luluh karna perkataan dn pelukannya , cinta .....?
harus kah aku belajar mencintai nya