
aku memasuki ruang akntor, ku buka semua file yang ada di atas meja kerja ku, aku mulai membaca satu persatu file, dari semua file itu memang menunjukan ciri-ciri gadis yang ku cari tapi tidak ada satupun foto yang menunjukan bahwa salah satu file itu adalah gadis yang ku cari-cari. brakkkkkkkkkkk, aku menghantam dan menghempaskan file-file yang ada di meja ku.
"akhhhh siallll kenapa tidak ada" song ji menekan tombol panggilan ke ruangan seketarisny di depan ruangannya, dengan emosi gusar song ji memanggil fred, "KERUANGAN KU SEKARANG" dengan nada marah song ji meminta andi datang ke ruangannya saat itu juga. tok tok tok, suara pintu terdengar, "masuk"
pak andi (bawahnya yang setia) " ada apa tuan."
prakkkkkkkk "lihat tidak ada satupun data mengenai gadis yang ku maksud apa yang kau lakukan bersama fred,
pak andi" maaf tuan saya dan anak buah saya sudah mencari ke arah alun-alun dengan ciri-ciri yang tuan maksud, dan hanya ini yang kami temui sesuai dengan ciri-ciri gadis yang tuan maksud."
song ji melempar semua benda yang di atas mejanya "akhhhhhh dasar bodoh kalian semua mencari gadis yang ku maksud saja kalian tak becus KELUAR SEKARANG." yuan sangat emosi mengetahui semua bahawannya tidak bisa menemukannya bahkan dengan kekuasaannya.
pak andi berjalan keluar ruangan sebelum menutup pintu pak andi berhenti dan menoleh "pak jam 3 nanti ada pertemuan dengan klien dr jerman"
brakkkk,song ji memukul meja "BATALKAN SEMUA JADWAL KU " sambil berteriak ke
__ADS_1
pak andi "tapi tuan....me..." soang ji memotong jawaban pak andi, "TIDAK MAU TAU KOSONGKAN JADWAL KU SELAMA SEMINGGU, KELUAR KAMU SEKARANG"
"baik tuan" jawab pak andi
sementara itu di dalam ruangan yang berantakan itu, "akhhhhhhh sial kerja mereka tak becus mencari satu gadis saja tak bisa, siapa kamu sebenarnya kenapa aku selalu mencari bayang-bayang mu, mata indah mu kulit mu hingga tatapan mu lalu bibir indah mu, terbayag-bayang dalam benak ku memikirkan mu saja membuat ku tidak karuan.
memikirkan jika aku bisa memiliki mu melihat mu memeluk mu dan ******* bibir mungil mu akhhh membuat ku mabuk kepayang,
siapa kamu.....? dan kenapa aku bisa semudah ini tertarik dan jatuh hati pada mu saat pandangan pertama
hingga seminggu anak buah ku tak bisa menemukan keberadaan mu siapa kamu di mana kamu, bisa gila aku terus membayangkan mu cepat muncullah gadis ku....!?
"hiiiyyyyy"
"kau kenapa momo.....?"
__ADS_1
"entah tiba-tiba bulu kuduk ku merinding dan hawa di sekitar ku menjadi dingin."
"ada-ada saja lo mo, cepat selesaikan antar kopi dan makanan ini ke ruang meeting, aku dengar CEO kita sedang dalam mood tidak baik, lebih baik kita segera manaruh ini ke sana secapatnya dan pergi secepatnya, dari pada berpapasan dengan CEO tidak berperasaan itu."
"baiklah sayang sekali padahal ku dengar dia tampan, tapi mendengar sifatnya percis seperti iblis mencari mangsa dan menindas yang lemah membuat ku enggan mengenal atau melihat boss itu."
tata dan momoberjalan menuju ruang meeting dan keluar secepatnya. "tunggu.....?" ada yang memanggil dengan nada yang berat dan dingin, ,"akh tidak jadi kamu boleh pergi"
tanpa menoleh momo dan tata pergi secapat mungkin menghindari kesalahan yang bisa saja terjadi mengingat CEO mereka bisa saja memecat mereka hanya karna hal sepele.
"gila siapa tadi yg memanggil kita bulu kuduk ku merinding" sambil memiringkan kepala dan mangangkat bahu tata menjawab momo,
"entah aku saja tidak berani menoleh, yang penting tugas kita selesai tinggal menunggu selesai dan merapikannya lagi nanti."
"baiklah, aku sangt hetan kita bukan OB tapi kerjaan kita hampir seperti OB."
__ADS_1
"kau bukan OB tapi babu hahhaahaha" tata menjawab momo dengan celotehan mengejek, sambil berlari kecil momo mengejar tata yang menggodanya sedari tadi.