
padahal aku sudah bertekad akan belajar menerima dan belajar mencintai suami ku ini,ia begitu baik dan perhatian pada ku, siapapun yang menerima perhatianya pastiakan sangat bahagia, semoga saja.
ia kaya mapan dan tampan , sekarang ini aku tak ragu akan keahdiran dan keberadaannya tapi aku ragu pada diri ku sendiri, aku takut berjalan di jalan yang sama dengannya.
ku akut akan cemooh orang orang yang akan menyindir dan menghina ku nanti , membanding banding kan ku dengan wanita yang memang jelas jauh di atas ku ,siapa aku....? hanya seorang anak yatim.
aku sungguh belum siap meneriama cemooh orang orang itu, dari kecil aku sudah kenyang dengan cemooh orang dan kini ketika dewasa aku benar benar tak mau orang melinai ku lebih buruk dari seorang anak yatim yang haus harta dan menggoda pria kaya, sungguh aku belum siap.
mungkin sekarang ini aku dapat restu dari adik nya dan tidak mengkinkan pula jika suatu saat adik nya akan membenci ku, karna membuat nya malu mempunya kaka ipar seperti ku.
aku saja malu dengan diri ku yang di sandingkan dengan kehidupan dan gaya mereka,apa lagi mereka ....?
ketakutan yang terus membayang di benak ku adalah ketika aku sudah benar benar mencintai nya, dan di saat aku sudah sangat mencintai nya saat itu pula aku akan di tendang keluar dari mimpi ku.
ketika ku sibuk dengan beribu pikiran yang menghantui ku,ia masuk dan membuyarkan pikiran ku.
song ji" sayang apa kamu sudah makan"
momo" tidak, aku tidak selera makan"
song ji" makan lah sayang , agar kau cepat pulih"
__ADS_1
momo" yang sakit tangan ku bukan perut ku ,saat makan akan langsung pulih"
song ji" (mengecup kening momo dan tersenyum) baik lah sayang aku selalu kalah dari mu"
momo" di mana lilia.....?"
song ji" ia di rumah , ia takut dan masih merasa besalah pada mu"
ya wajar saja ia merasa sangat bersalah pada ku , lolucon nya hampir saja membuat ku ingin mengakhiri hidup ku.
bahkan aku memang sudah mengiris urat nadi ku, saat ku melihat nya menempel manja pada suami ku yang baru saja ia menangisi ku , hati ku kecewa belum ada dua hari ia berjanji akan membuat ku jatuh cinta belum ada 2 hari ia memeluk ku dan tak mau kehilangan ku.
jika di ingat ingat kejadian itu , masih sangat jelas di pikiran ku ,sungguh luar biasa jika di ingat.
wajar jika saat itu aku sangat frustasi dan sangat kecewa dengan pikiran ku yang kacau saat itu ,
aku tersadar ada di taman yang cukup gelap, hanya ada sebuah botol bekas minuman, ku membatning botol itu dan mengambil pecahan itu dengan emosi yang masih meluap luap ku mengiris pergelangan tangan ku, darah segar mengalir di tangan ku,
ku hanya berjalan menuju bangku taman di pojok taman di bawah lampu redup aku ingin mengakhiri hidup ku di bawah kegelapan ,aku hanya ingin mengakhiri penderitaan ku waktu itu , bahkan aku tak sadar jika saat itu suami ku ada di depan ku,
ketika membuka mata aku sudah ada di rumah sakit dengan perban di tangan dan sebuah selang infus, itu lah ingatan ku.
__ADS_1
saat ku tau jika adik nya bermain main dengan hidup ku, aku sangat marah tak bisa di jelaskan semarah apa aku saat itu , tapi suami ku sukses membuat ku luluh dan tenang.
song ji" apa yang kamu pikirkan sayang"
(memegang pipi istri nya saat melihat istri melamunkan sesuatu)
momo" bukan apa apa tidak penting"
song ji" apa yang tak penting jika itu sukses membuat mu mengabaikan keberadaan ku saat ini di samping ku"
segera ku mencari cari alasan aku tak mau memeprpanjang masalah yang ada ,aku tak mau kedua kaka beradik itu bertengkar hanya karna emosi ku.
momo" aku hanya jenuh di rumah sakit ini, aku rindu suasna kampus dn sahabat ku"
song ji" telepon lah sahabt mu itu bairakan ia datang ke sini atau main ke rumah kita "
momo" sunguh boleh kah.....?"
song ji" kapan aku melarang mu untuk menghubungi sahabat mu.....? "
momo" tidak pernah tapi aku hanya takut"
__ADS_1
song ji" hmmm sudah lah, cepat hubungi teman mu dan bunuh rasa jenuh mu itu, melihat mu muram sungguh mengganggu ku"
momo" terimakasih"