
tanpa basa basi song ji menyampaikan jika sekarang pemilik lahan ini adalah dia dengan ekpresi yang menunjukan bahwa iya lah yang memegang kekuasaan.
santi " maaf tuan apa maksud nya ini kenapa kami tak di beritahukan bahwa lahan panti ini sudah di jual"
prakk melempar dokumen dokumen yang sudah ada tandatangan dn sertifikat hak dan kepemilikan nya
song ji " karna aku membelinya hari ininjuga "
santi" maaf tuan beri kami waktu seminggu untuk mencari tempat lain , kasian anak anak yatim di sini jika hari ini juga tuan mengbil tempat tinggal mereka "
mengangakt bahu dan melenggang ke luar pintu
song ji" baik lah aku tak sejahat yang kau kira , seminggu hanya seminggu karna hanya dalam waktu seminggu semua akan berubah ha ha ha ha "( mengingat perkataan nya untuk gadis nya seminggu lagi )
setelah kepergian segerombolan orang itu suster santi menangis sejadi jadi nya trisak bingung gimana nasib nya dan anak anak yatim yang iya rawat,
suster santi sibuk menelpon orang-orang yang dia pikir bisa membantu nya tetapi tak satupun dari mereka yang bisa membantu nya.
pikiran mulai kacau kepanikan melanda tatapan kosong akan kekecewaan nya yang tak bisa mempertahkan pantiasuhan kesayanganya.
tiga hari berlalu waktu semakin sempit putus asa akan janji nya dalam seminggu, tiba tiba suster santi teringat dengan momo yang sering datang tiap bulan dan berpesan jika ada maslah telpon aku ya bunda itu yang di ingat suster santi.
tapi suster santi ragu dan bingung apa iya momo bisa membantu nya, akhirnya suster santi pun menelpon momo
tutttt....tuttt
momo" halo bundaaaaa(dengan nada bahagia ) ada apa bunda tumben sekali menelpon ku biasanya aku yang menelpon aku bunda duluan "
belum sempat menjawab momo mendengar suara isak tangis bunda nya .
momo" ada apa bun ko aku mendengar suara tangisan "
__ADS_1
suster santi" ( mendengar anak nya hawatir dengan sura tangingan nya makin pecah lah isak tangis suster santi) hiks hiks sayang panti akan di robohkn kurang dari 4 hari"
jedarrrrrrrr bagai di sambar petir terkejutlah momo memdengar nya , belum sempat mendegar semua cerita masalah nya momo langsung panik mematikan hp nya dn berlari di jalan sambil mencari taxi.
sesampainya di panti momo langsung mencari bundanya.
momo" bunda apa maksud bunda di telpon tadi "
sambil memangis suster santi menceritakan semua detail maslah nya , momo hanya di pasrah karna sadar tidak ada yang bisa di lakukanya karna uang selalu berkuasa(sadar akan diri nya yang hanya seorang mahasiswa biasa dan cuma pemagang rendahan)
sementara itu song ji menerima laporan dari anak buah nya yang mengawasi gadis bar bar nya bahwa gadis itu berlari sambil menangis setelah menerima telpon ,
di ketahui gadis itu menuju panti asuhan yang telah di beli nya.
ha ha ha ha ha
raut wajah song ji seketika bersemangat dn menunjukan ekpresi senyum iblis nya
menekan tombol telpon kosong kan jadwal ku dua hari ke depan
"baik tuan"
keesokan hari nya
momo yang sedang sibuk di kampus nya untuk mempersiapkan sidang sekripsi nya lebih sering melamun memikirkan keadaan bunda nya,
terlihat keramaian segerombolan wanita di kampus nya sedang histeris menerikan sesuatu ,
__ADS_1
tata" mooo ada apa itu ke sana yuk gw penasaran , ayooo"
momo" ga mau akh lu aja sana pusing gw ga mood "
tata " kali aja cogan ya kan , ayo lah ayo "
momo" ga minat , lagian cogan di cari denger ya tata sayang ku yang oon plus bawel , di mana mana cogan itu mau nya sm cewe cantik seksi ,lah kita mah apa cuma ampas tahu ha ha ha "
tata" yeee lu yang ampas jangn bawa bawa gw dalam pemikiran ampas tahu lu itu ,lagian lu ngeles aja gw di baw bawa ngaku aja lah lo g bisa kan berpaling dari ntu ntu(menunjuk sahabat nya reno yang baru tiba)
momo" diam dan memerah seperti tomat
reno" kalian kenapa ,kamu kenapa mo wajah mu merah apa kamu demam"
memegang kepala momo dengan tangan nya memastikan apa kah momo demam.....?
" ga panas km kenapa mo"
belum sempat di jawab perhatian mereka tertuju pada gerombolan gadis yangsedang histeris itu makin lama tertuju ke arah mereka ber tiga.
muncul lah sosok yang luarr biasa tampan maco menghampiri momo
song ji " hai gadis bar bar ku ternyata kau cukup liar untuk lepas dari pandangan ku (dengan mata elang tertuju ke arah reno yang di dekat momo)
momo" ha siapa ..... aku (memastikan aapkah yang sedang di ajak bicara nya adalah dia)
song ji " ya kamu gadis ku siapa lagi yang bisa membuat ku melangkah ke sini selain kamu "
momo " maaf om spertinya om sala...."
( belum sempat mengupkan sampai akhir)
__ADS_1
keluar lah kata kata ajaib dan mujarab untuk kaum hawa
MENIKAH LAH DENGAN KU LIN MOMO (sambil mengelurkan cicin permata yang di kelurkannya dari saku celana song ji)