kenapa aku

kenapa aku
04


__ADS_3

brukkk "aduhhhmomo" terjatuh saat mengejar tata, "au...au...au bokong ku" memegang bagia yang sakit momo mengeluh. apa kamu tidak apa-apa, seorang peria mengulurkan tangan untuk membantu momo, "akh maaf aku tak sengaja ini semua gara-gara kamu taaaa "sahut momo dengan nada jengkel melihat tata, tata mengalihkan pandangannya dan menatap kembali momo dengan ekpresi pura-pura seolah tidak tau "lahhh kau menyalahkan ku....?" tata mengelak tudungan momo, sambil mendongkak ke atas "maaf ya tuan saya benar-benar tidak sengaja" momo meminta maaf dengan tulus ke pria itu.


"sudah lah tidak apa-apa lain kali hati-hati,


apa kamu tidak apa-apa perlu bantuan ku kah, atau perlu ku bopong ke ruang kesehatan" pria itu menawarkan bantuan dengan ekpresi lembut dan sambil sekali mengedipkan satu matanya pada mom, sontak momo langsung berdiri malu wajahnya sudah sangat memerah semerah tomat, momo membungkuk "maafkan saya tuan lain kali saya akan hati-hati kalo gitu saya permisi"


momo langsung berlari ke arah tata dan menarik tangan tata untuk menjauh pergi.


tata hanya bengong setelah apa yang sudah di lihatnya, sambil tangannya di tarik tatapan tata tetap menatap pria tadi sambil sesekali menegur momo.


"mo.....mooo....?"

__ADS_1


"apa si.....? cepat lah kita pergi, aku sangat malu sekarang."


"kau mengganggu imajinasi ku."


"kau ini imanjinasi apa lagi yang ada di otak mu itu."


"apa kau buta mo lihat lah sekali lagi, betapa menawan dan tampannya pria itu, siapa tauka. ia naksir aku."


"ngacoooo kau, sudah berhenti dengan imanjinasi mu itu smpe sini, liat tuh bekas meja meeting."


"mana ku tau, aku bukan ibu atau ayah nya dan aku bukan detektif yang bisa menyelidiki identitasnya hanya dengan sekali bertemu."

__ADS_1


"tidak perlu kau jelaskan sampai sana juga kali, apa kau tidak naksir, aku sangat tertarik mo."


"hadehhh kau ini aku sadar diri siapa aku, berhenti berhayal mari kita lanjutkan bisa gawat jika GM melihat kita berleha-leha."


brukkkk...... seorang gadis menabrak ku


sambil mengulurkan tangan "apa kamu tidak apa-apa" gadis itu pun menjawab dengan ekpresi lucunya sambil menunjuk temannya yang terlihat dari kejauhan, lucunya menurut ku, akupun iseng menggodanya "mau ku gendong ke ruang kesehatan" sambil mengedipkan mata, reaksinya sungguh lucu, dia pun meminta maaf dan langsung pergi tanpa menatap ku, hmmm menarik menurut ku "akh sudah lah" tok tok tok, bastian mengetuk pintu ruang kerja song ji.


"masuk lah" jawab song ji yang berada di dalam. "hey apa kah kau sibuk" bastian bertanya setelah memasuki ruang kerja sonv ji, "enyah lab mood ku sedang tidak bagus" song ji menjawab dengan enggan dan malas, "hayolah kawan aku tau di mana club malam yang menyediakan perawan yang cantik" bastian membujuk song ji dan berusaha merubah moodnya dengan menawarkan infirmasi club dan beberapa wanita. "tidak berminat" song ji menjawab acuh tanpa melihat ke arah bastian, "hayo lah aku sudah susah payah mencari info club yang bisa menyedikan perawan untuk mu, karena ku tau kau selalu jijik dengan ******-****** bekas beberapa pria." bastian terus berusaha membujuk song ji dengan mengeluh betapa sulitnya ia dan menunjukan betapa pedulinya ia.


"aku bilang tidak minat ya g minat" *bagi*mana tidak minat pikiran ku terus berfokus pada gadis itu, mana mungkin aku menyentuh gadis lain tapi pikiran kotor ku selalu tertuju pada gadis itu ku pikir ku.

__ADS_1


"oke oke lah ohya tadi aku bertemu seorang gadis yang menarik di kantor mu belum sempat ku menayakan namanya dia pun langsung pergi begitu saja, wahh tingkah lucunya membuat ku tertarik bolehkan aku keliling kantor mu untuk mancari gadis itu." bastian langsung meminta apa yang ia ingin lakukan tanpa basa basi. "lakukan semau mu asal jangan mengagnggu ku" ucap song ji dengan ketus tetap dengan pandangan mata tertuju ke dokumen-dokumen pekerjaannya, "oke oke tenang saja." bastian langsung menunjukan ekpresi senang dan meninggalkan kantor yuan tampa memperdulikan ekpersi song ji yang masih acuh.


bastian pun pergi dari ruangan ku menyebalkan sekali dia hari ini, yah semoga saja dia dapat bertemu gadis itu agar tidak mengganggu ku dan mengajak ku ke club aneh yang dia sarankan "ahhhhhhhhh" aku menarik napas dalam-dalam dan mengeluh dengan nada penuh eluh "di mana kamu gadis ku, siapa nama mu di mana kamu......? pikiran ku kacau karena mu hingga siang ini pun aku berhalusinasi melihat mu.


__ADS_2