
///song ji///
mendengar kata katanya dan melihat sedikit sikap nya yang mulai terbuka, membuat ku sedikit berbunga bunga.
enggan rasanya ku meninggal kan ia , jika bisa aku ingin memasukan nya ke saku celana ku agar ia selalu ada di dekat ku,
ahhhh pikiran konyol ku ini entah dari mana tiba tiba muncul.
ayolah aku ini pria dewasa di mana sikap dewasa ku, entah sejak kapan sikap ku sama seperti anak kecil, konyol memang.
ku melihat istri ku melanjutkan masak nya setealah tadi terhenti ,hehehe( membayangkan kejadian tadi sambil metapap lembut istri nya dari meja makan).
ku lihat ia sedikit melamun , ku tanya ia tapi jawaban pahit yang ku terima .
kesal dan jengkel ku sedikit mengancam nya, karna hanya ada ku ya hanya aku.
saat ia menyajikan makanan di meja mata ku tertuju pada tanda yang ada di leher dan pundak leher nya , yoshhh terlihat jelas , gumamku.
aku harus memastikan milik ku ya milik ku tak seorang pun yang bisa menyentuh nya (sambil tersenyum banga melihat hasil tanda nya)
///momo///
ku hanya tertunduk malu , sungguh malu hingga ku tak berani menatap pria itu.
sejak kapam ia menjadi pria yang lembut dan manja seperti itu dan kenapa juga aku tak melawan nya , tidak mungkin kan aku tergiur dengan vitamin c yang kulihat tadi
( sedikit melmamun dan membayangakn kejadian tadi)
__ADS_1
akhhhh tidak tidak hus hus musnakan pikiran kotor ku itu, hmmmmm
walau harus ku akui ia memang sungguh menggoda , akhhh tidak tidakkk walau sampaul nya ok tapi tidak dengan kepribadiannya ,reno masih yang terbaik
(mengepalkan tangan ke atas yosh rono masih yang baik , meyakinkan diri sendiri)
sing ji" sayang kamu kenapa, apakah kau berbicara sesuatu"
momo" akh tidak maaf aku hanya sedikit melamun"
song ji" apa yang kau lamun kan sayang , apakah aku( senyum dan menaiki alis kanan nya)
momo" jangan ke PDan aku tidak sedang memikirkan mu"
song ji" dengar istri ku sayang kau bahkan tidak boleh memikirkan orang lain selain aku suami mu, bahkan hanya sebatas lamunan mu tidak boleh ada orang lain di pikiran mu, mengerti.."
momo" ya "
tuh kan apa ku bilang buang pikiran mu jauh jauh lin momo, ia bukan seorang pangeran berkuda putih yang bersikap baik dengan putri yang di cintainnya.
ha cinta..... hmmmm entah kenapa membayang kan cinta dari pria itu adalah sesuatu yang mustahil , ingat momo(meyakinkan pikirannya) kau hanya mainannnya saja , entah berapa banyak wanita yang sudah di permainkannya .
mengingat ia begitu handal dalam berciuman, akh masa bodo ,ku mulai menyajikan makanan yang sudah matang ke ke meja makan .
entah ini selera nya atau bukan, ku hanya memasak bahan yang ada di kulkas saja .
__ADS_1
momo" apa kah ini selera mu , aku hanya memasak apa yang bisa ku masak di kulkas..?"
song ji" apa kau pintar memasak..."
momo" ya sedikit ,aku kecil dan besar di panti, aku terbiasa melakukan sega hal sendiri"
song ji" hmmm bagus lah nanti sore kita akan ke supermarketn"
momo" haaa supermarket untuk apa"
song ji" untuk membeli segala bahan yang kaunbutuh kan untuk memasak sayang"
momo" bukanya kebutuhan dapur pembantu yang mengurus nya , aku bukan pembantu"
song ji" tentu sayang kau bukan pembantu ku , kau itu istri ku jadi lakuakn tugas mu sebagi istri, karna mulai sekarang aku akan makan pagi dan malam di rumah dan tentu semua harus masakan mu , apapun yang kau masak aku suka ( tersenyum puas) .
momo" baik lah tapi aku mau sendri saja "
song ji" tidak sayang kita ini sekarang suami istri , aku akan melakukan hal yang baisa suami lakukan dan kau juga jalan kan peran mu"
momo" tapi.....?
song ji" tidak ada tapi tapian , printah ku mutlak"
momo" baik lah "
song ji" oh ya pakai ini untuk keperluan mu( megeluarkan kartu credit tanpa batas ) jangan sungkan , milik ku ya milik mu gunakan sepuas mu atau gunakan ketika kau bersma sahabat mu saat berbelanja , jangan takut ku ingin tau sebrapa bisa kau menghabiskan harta ku"
__ADS_1
melanjut kan makan dan song ji bergegas ke kantor