
///momo//
setelah pria itu pergi segera ku rapihkan meja makan , tapi tiba tiab seorang pembatu datang sebut saja bi rita .
bi rita " jangan nyonya biar saya saja yang memberekannya "
momo" hmm baik lah"
aku pun bergegas ke kamar , aku harus bergegas ke kampus ,aku tak mau mendengar celoteh panjang dari burung beo ku pagi pagi ( tata ).
ketika ku buka lemari yang seperti ruangan musium batin ku masih takjub melihat nya barang barang ku dan pria itu rersusun rapih beserat perhiasan dan sepatu mahal nya
momo" kenapa juga harus satu ruang dengan pria itu,apakah rumah besar ini tidak punya cukup ruang penyimpanan lagi untuk baju baju ku( sedikit jengkel dan kesal ).
baju baju ini sangat mewah dan lihat sepatu dn perhiasan ini , oh tidak aku tak mau jadi sorotan dn pusat perhatian di kampus.
oh ya hampir saja ku lupa , aku akan mengajak tata ke tempat lama kun meminta nya membawa beberapa barang barang ku, tak mungkin aku membawa nya sendiri , sahabat tub harus bisa di gunakan sebaik baik nya hehehe
baik lah aku akan memakai baju yang terlihat sederhana saja tapi hmmmm deretan baju ini apa benar ada baju yang biasa bisa saja , untuk apa pria itu memberi ku kartu ini sedangkan semua keprluan ku melebihi bayangan ku .
baik lah yang ini saja ( setelan one piece putih dan sepatu ket yang ia pakai ketika di bawa paksa kesini)
//song ji//
selesai meeting pikiran ku tak lepas dari istri ku , membayangkan saat nanti ia bisa menerima ku 100% di hati nya dan di kehidupannya
__ADS_1
tok
tok
tok
( tak mendengar suara karna sedang asik membayangkan lamunannya)
bastian mengetuk pintu ruang kerja song ji tapi tak ada jawaban, apa ia sedang tidak ada di kantor , batia pun kembali dan menanyakan ke asisten song ji.
bastian" apa kau tau taun song ada di mana....?"
asisten" tuan ada di ruangan nya pak"
bastian" tapi tadi ku mengetuk tak ada jawaban "
bastian" tapi..... akh tidak baik lah aku akan langsung masuk ruanganya saja"
berjalan kembali ke arah ruangan song ji ,
hal takjub yang baru pertama kali sepupunya itu lihat , seorang song ji yang sedang melamun "
bastian" hei apa yang kua pikirkan( menaya song ji yang sedang melamun )
song ji" ( menjawab tanpa sadar menjawab dn tanpa tau siapa yang bertanya ) aku sedang memikirkan seperti apa tampang anak anak ku kelak , apa ia seprti ku atau secantik istri ku "
__ADS_1
ya jawabannya suksek membuat kaget bastian
bastian" APA ANAK......ISTRI hei apa kau sakit sejak kapan kau memikirkan anak,
dan sejak kapan kau memikirkan akan mempunyai istri ku pikir kau hanya senang bermain main dengan wanita "
song ji" akhhh berisik ( melihat datar bastian) oh kau rupa nya "
bastian" hei bukan oh jawaban yang aku mau"
song ji" terus apa ....? pergi sana menggangu saja"
bastian" sudah lah ku pikir aku butuh hiburab , ayolah ikut dengan ku ke golf ku dengar wanita di sana sangat cantik dan menggoda"
song ji " enyah kau , aku tak akan pergi sore ini aku ada janji dengan istri ku , aku akan memani nya berbelanja"
bastinan"( keget dan memastikannya ) istriiiii hei kau berhutang penjelasan pada ku, sejak kapan kau mempunyai istri"
song ji" 3 hari yang lalu"
bastian " apaaa , kau menikah tak mengundang ku, seperi apa istri mu sejak kapan kalian berpacaran dan dia anak pebisnis mana , kalian bertemu di mana....?
song ji" (menutup satu telinga nya dengan kelingking) berisik , satu satu,
dia cantik sesuai selera ku, kami tak berpacaran tapi kami langsung menikah, dia hanya anak yatim yang ku temukan di pinggir jalan"
__ADS_1
bastian"APAAAAAA kau gilaaaaa sejak kapan se orang song ji merubah selera nya, aku akan ke rumah mh sekarang aku ingin melihat gadis seperti apa yang bisa membuat mu takluk dan mejatuhkan selera mu itu.