kenapa aku

kenapa aku
31


__ADS_3

hai aku lilia TUNANGAN nya salam kenal"( memasang senyum indah nya)


seketika jantung ku berhenti berdetak,


aku tau jika hari ini akan terjadi.


tidak mungkin kan seorang pria lajang tajir melintir plus sangat sangat menggoda tidak punya tunangan.


akan aneh jika ia tidak memiliki seseorang yang sepesial di kalangannya, tidak peduli ia pilihannya atau pilihan keluarga nya.


justru sangat aneh jika ia menikahi ku dengan restu keluarganya, siapa aku ......?


hahahaha hanya istri simpanan.


baik lah aku akan menjalankan peran ku sebagai istri yang baik, menjaga harga diri suami nya.


"aku pun hanya tersenyum dan membalas sapaannya"


momo" hii salam kenal aku momo, silahkan lanjut kan pembicaraan kalian, aku tak mau mengganggu pembicaraan kalian,


oh ya sebelum itu apa ada yang mau anda minum biar saya buat kan"


lilia" hmmmmm seperti nya jus jeruk nikmat"


momo" baik lah akan aku buat kan nya mohon tunggu sebentar"( berjalan menuju dapur).


momo pun berjalan menuju dapur dan meninggal kan mereka di ruang tamu.


song ji" tunggu say...." ( mencoba memanggil istri nya tapi di tahan oleh lilia)


lilia" ssstttttt kau diam saja oppa"


song ji " tapi lii"


lilia" ssstttt diam oppa aku jauh jauh ke sini bukan hanya untuk bertemu dengan mu , biar kan aku bermain main sedikit dengannya"

__ADS_1


song ji" jangan kelewatan li"


lilia " nee oppa , aku hanya menambah sedikit garam dan penyedap rasa saja"


/momo/


ku berjalan menuju dapur , tanpa ragu tanpa rasa penasaran,


ku tinggalkan mereka , segera ku bergegas membuatkan jus jeruk untuk tunangannya itu.


dan ketika ku berjalan menuju ruang tamu, yang ku lihat dari jauh adalah, sosok gadis yang mengaku tunangannya yang sedang bersandar manja pada suami ku.


langkah ku terhenti , ku panggil salah satu pembatu rumah tangga,


dan ku suruh pembatu itu memberikan minuman yang sudah ku buat untuk suami ku dan tunangannya.


langkah ku sangat berat , aku tak ingin melewati mereka atau melihat mereka, segera ku keluar melewati pintu blakang dekat dapur.


selangkah demi selangkah entah kemana aku melangkah ,pikiran ku tak kacau aku pun tak cemburu ,tapi sesak rasanya di permainkan oleh nya lagi dan lagi , sampai kapan......? .


baru saja ku mau belajar menerima nya,


bahkan ia berjanji akan membuat ku jatuh cinta pada nya tapi di permainkan lagi , lagi dan pasti akan terulang lagi.


aku keluar rumah dan melewati gerbang blakang rumah,


yang memang saat itu sedang pergantian sif kerja jadi tak seorang penjaga pun di sana, bagus lah, batin ku.


tanpa hp atau uang , tatapan ku kosong , aku hanya melangkah dan trus melangkah memikirkan , jika harus di buang kenpa harus di perjuangakn.


silahkan kau memilih wanita lain silahkan kau cerai kan aku dan menikahi wanita lain karna pernikahan kita pun hanya sebuah paksaan.


tapi ku mohon jangan sakiti aku, bisakah kau tinggalkan aku tanpa luka dan duka apa kah permintaan sekecil itu sangat sulit untuk mu, batin ku terus bertanya tanya.


/ di saat yang sama di tempat yang berbeda/

__ADS_1



seorang pembatu membawakan 2 jus jeruk di atas nampan, ia letakan di meja dekat tuannya, saat itu song ji heran kenapa bukan istri nya yang membawakan jus jeruk itu.


seingat nya tadi istri nya yang bilang akan membuat kan jus buah buat lilia, penasaran akhirnya song ji pun bertanya.


song ji" bi siapa yang membuat jus ini"


bibi" nyonya tuan, tadi nyonya yang menyuruh saya mengantar ini ke tuan"


song ji" lalu kemana nyonya sekarang"


bibi " tidak tau tuan saya hanya di panggil nyonya di dapur dan di suruh mengantar kan jus jeruk ini ke tuan"


song ji" baik lah bi, lanjutkan pekerjaan mu"


bibi" baik tuan saya permisi"


lilia" ohhh astaga ternyata berhasil" ( terlihat senang)


song ji" berhasil apa"


lilia" dasar oppa bodoh. ia cemburu itu sebab nya ia tak mau melihat kita , pasti ia sedang mengis sekarang oppa"


song ji" benar kah...? jika ia cemburu berarti ia mempunyai rasa pada ku....?"


lilia" itu pasti oppa , aku kan juga seorang wanita trik ini tak pernah gagal sedikit pun"


song ji" baik lah aku akan mencari nya dan menjelaskan kejahilan mu pada nya"


lilia" hus hus cepat lah pergi aku tak mau kaka ipar ku menangis hanya untuk pria seperti mu"


/song ji/


segera ku melangkah mencari sosok istri ku , aku tak mau ia menangis karna kekonyolan adik ku itu.

__ADS_1


" sayang kau di mana" tapi tak ada jawaban


__ADS_2