
Jangan lupa LIKE ๐ and COMMENT ๐.
Upacara hari ini berjalan seperti biasanya. Semua nya tampak khidmat dan tidak ada yang membuat onar. Setelah melaksanakan upacara, Pak Yuda selaku guru pembimbing OSIS langsung mengumpulkan seluruh siswa-siswi ke lapangan.
"Assalamualaikum, selamat pagi semuanya".
"Waalaikumussalam, pagi pak" Sorak semua siswa-siswi dengan serempak.
"Bapak ngumpulin kalian di sini, karena akan mengumumkan pemilihan ketos dan waketos baru".
"Silahkan maju ke depan semua calon OSIS baru", majulah semua siswa-siswi yang mencalonkan diri menjadi bagian dari OSIS.
"Dari semua teman-teman kamu yang memilih, keputusan OSIS untuk ketos dan waketos baru adalah..... Jreng-jreng-jreng".
"Selamat untuk Harun dan Vina" Teriak Pak Yuda dan semua siswa-siswi bertepuk tangan heboh...
"Tapi....".
"Apa pak" Tanya Harun bingung.
"Sebenarnya kamu dengan Tiara seri, tapi kemaren itu ada seorang cewek yang belum ikut dalam acara mufakat waktu itu, jadi dia mengambil pilihannya ke kamu".
"Makasih pak".
Lalu banyak sorak-sorai dari siswa-siswi School Permata.
Di kelas.....
"Yah, kita cuma jadi organisasi lain deh Ra, ga bisa jadi ketos dan waketos" Keluh Serlin.
"Gue sedih..." Rengek Tiara.
"Lo kenapa" Tanya Alin tiba-tiba.
"Kami gagal jadi ketua dan wakil OSIS" Balas Serlin.
"Terus lo kenapa sedih Ra".
"Gue dari dulu pengen jadi ketua OSIS, tapi sekarang malah cuma sebagai organisasi di dalam nya saja. Gue ga terima..." Rengek Tiara lagi.
"Yang sabar ya".
"Ga bisa, gue ga suka liat ketos yang sekarang".
"Lah, kenapa gitu".
"Dia songong banget, sok cuek, sok ganteng, sok pintar, semuanya sok deh buat dia".
"Whahaha", lalu Alin dan Serlin tertawa mendengar nya.
"Ga lucu tau".
"Lo kalau marah kayak nak kecil" - Serlin.
"Gue keselllll".
"Sabar ini ujian" - Alin.
"Emang sekarang ini lagi ujian, kan enggak do. Ishh ketos baru itu bikin gue kezell. Elehh dia itu menang karena cewek yang belum ikut pemilu kemaren tertarik dengan ketampanan dia aja tuh nyo, bangga pula dia.... Gue ga terima....".
"Lo bilang apa tadi" Ucap seorang cowok yang berada di samping Tiara, dan Tiara tidak bisa melihat wajah cowok itu karena sejak tadi dia menenggelamkan wajahnya menggunakan tangan.
"Gue bilang ketos yang baru ini banyak gaya, sok ganteng, sok cuek, kesal gue", lalu Tiara menoleh ke cowok yang bertanya tadi.
"Iri ya lo sama gue?, Iri tu jangan dinampakkan neng" Ucap cowok tadi yang ternyata Harun.
"Apa urusannya sama lo".
"Ga ada, hanya bilang aja. Iri boleh tapi jangan umpat anak orang dengan bahasa kasar lo".
"Ishhh, gue ga ngomong kasar, kan memang kenyataannya".
"Tadi lo bilang gue banyak gaya, memang iya. Terus tadi bilang gue sok ganteng, kenyataannya memang ganteng kok gue, kalau sok cuek itu memang benar, gue memang benar-benar cuek sama semua cewek, terutama sama orang yang baru dikenal tapi malah sok kenal dengan gue".
"Astagfirullah, kuatkanlah hamba. Ingin berkata kasar tapi takut dosa".
Sedari tadi teman nya Tiara dan temannya Harun hanya diam menyaksikan perdebatan mereka yang kayaknya tidak ada henti-hentinya.
__ADS_1
"Sok alim".
"Apaansih lo, sibuk aja. Oh iya, kenapa lo datang kesini, ini bukan kelas lo jadi lebih baik lo get out dari sini".
"Hm".
"Kan gue benar, kalau lo itu sok cuek, ewh".
"Gue pergi dulu, udah gerah gue", lalu Harun pergi sendiri dari sana dan meninggalkan teman-temannya.
"Kalian ngapain masih di sini" Ucap Tiara jutek.
"Gue mau ketemu Alin" - Dika.
"Lo berdua ngapain".
"Kami ngikut Dika aja tadi, ya udah deh babang Ahmad pergi dulu ya neng", lalu Ahmad dan Kevin pergi dari sana secepatnya, takut singa cantik mengamuk lagi.
"*Cantik-cantik kok galak" Bisik Kevin di telinga Ahmad.
"Singa cantik atuh mah" Balas Ahmad*.
Bel istirahat berbunyi nyaring, semua siswa-siswi berhamburan keluar kelas dan langsung terjun menuju ke kantin.
Beda dengan Alin, dia lebih memilih berada di kelas, dan makan ditemani dengan Dika. Mereka pasangan serasi, iya sih mereka ga ada romantis-romantis nya, tapi hubungan mereka itu sudah mampu membuat mata yang melihat baper dan iri.
"Kantin yok Ser" Ajak Tiara.
"Dia sama gue" Ucap Stevan cepat.
"Ya udah gue sendiri aja".
"Maaf ya Ra, gue udah diajak duluan sama Stevan".
"Iya santai aja".
"Ya udah, neng Tiara sama bang Bima aja".
"Idih, jadi ga mood makan gue gara-gara ditemani lo", lalu Tiara berlalu pergi dari sana.
Di kantin.....
"Sendiri aja neng" Ucap Ahmad lalu beralih duduk di samping nya Tiara.
"Ya".
"Gue balik ke kelas" Ucap Tiara dan Harun bersamaan.
"Ciiee jodoh" Goda Kevin.
"Dasar pengikut" - Tiara.
"Terserah lo", lalu mereka sama-sama pergi dengan arah yang berbeda.
"Semoga mereka jodoh beneran ya" Doa Ahmad.
"Biar Bang Harun ga jomblo lagi" Tambah Kevin.
*****
"Assalamualaikum, Ara pulang" Ucap Tiara saat memasuki rumah.
"Waalaikumussalam" Jawab Tante Lena dan suaminya Ilham.
"Dari mana aja kakak-kakak cantik" Ucapย Keyla.
"Habis pulang sekolah dede gemes" Jawab Echa.
"Oh iya Tan, Om, si Yuda sama Keyla ga sekolah" Tanya Tiara.
"Mereka Tante izin selama seminggu kedepan".
"Yey, bisa main sama dede gemes" Sorak Echa lalu dia segera mengajak Keyla ke kamarnya.
Tiara hari ini sangat lelah, seharian di sekolah tadi membuat dia kesal dengan segala bentuk dan tingkah si ketos baru itu. Tiara segera mengganti pakaian nya menjadi pakaian santai, lalu turun ke bawah untuk makan.
"Kak".
__ADS_1
"Ya yud, ada apa" Tanya Tiara sambil menghabiskan makanan nya yang beberapa suap lagi habis.
"Yuda kasihan deh sama kakak".
"Kenapa?" Bingung Tiara.
"Papa kakak ngekang kakak kayak gitu, Yuda jadi ga tega liat kakak", setelah Tiara selesai dari makannya, terlebih dahulu dia minum lalu memeluk Yuda, adik sepupu nya.
"Makasih ya dek, kakak gapapa kok".
"Tetap tersenyum ya kakak".
"Iya dek, ishh kamu sam aja manja nya dengan Echa".
"Ngomong-ngomong, Echa kok sombong ya kak sama Yuda".
"Dia masih malu-malu sama Yuda, ya udah nanti malam kakak suruh dia ajak kamu ke taman belakang, sekalian nyanyi-nyanyi aja, dia sangat suka nyanyi tuh dek".
"Oke kak", lalu Tiara ke kamarnya.
Grup Line.
Ciwi-Ciwi๐๐ค
Serlin : Hai cecans.
Alin : Ada apa.
Serlin : Oh iya, @Tiara. Ayu
Ada apa?.
Serlin : Kita jadi sekretaris sama bendahara.
Bodoamat, gue ga mau lagi jadi organisasi OSIS.
Alin : Ga boleh tinggalin tanggung
jawab dong say.
Ya udah deh, iya-iya gue yang jadi sekretaris nya ya.
Serlin : Ya terserah lo aja.
Alin : Good Night semua.
Night.
Serlin : Night.
(Read).
Hai\-hai\-haiii, gimana kabar nya semua. Semoga selalu sehat ya, aamiin.
Comment dong di bawah, boleh juga tanya\-tanya tentang cerita ini atau mau tanya\-tanya tentang author nya boleh juga kok, dengan senang hati, hehe๐.
LikeComment ๐ nyi ridirs jingin simpi lipi.
HAPPY READING GAIS ๐.
Salam kenal.
@**fifafirah.27**
__ADS_1