Ketika Cinta Bersemi

Ketika Cinta Bersemi
3. Keliling Sekolah


__ADS_3

Jangan lupa LIKE ๐Ÿ‘๐ŸŒŸ and COMMENT ๐Ÿ˜‡.


Tiara berangkat lebih awal agar dia bisa berkeliling melihat suasana di sekolah barunya. Tentu saja Tiara harus sendirian, karena berhubung masih pagi sekali dan Alin juga belum datang.


Tiara berkeliling-keliling di semua sekitaran sekolah tanpa ada tempat yang tertinggal sedikitpun. Oh iya, dia baru ingat, dia belum melihat tempat perpustakaan di sini, apakah sama dengan perpustakaan milik sekolah nya dulu.


Selain sering berdiam diri di dalam kelas, Tiara juga suka berkunjung ke perpustakaan saat jam istirahat tiba. Dia memang jarang ke kantin, dikarenakan dia sering membawa cemilan pengganjal perut.


Bel masuk pun berbunyi, jadinya Tiara tidak bisa pergi ke perpustakaan. Lalu dia memutuskan untuk masuk ke kelas nya saja.


Di kelas.....


"Kemana aja" Tanya Alin sambil sibuk membaca buku yang mau dipelajari nanti.


"Tadi habis keliling-keliling sekolah, tapi ga sempat ke perpustakaan, udah telat" Ucap Tiara.


"Ya udah, nanti saat jam istirahat gue temanin ke sana".


"Makasih".


"Sama-sama", lalu mereka memberhentikan obrolannya karena guru yang mengajar sudah masuk dan bersiap untuk memulai pembelajaran nya.


Jam istirahat pun tiba.....


"Cus langsung ke perpus" Ucap Tiara.


"Lo ga mau ke kantin dulu" Tanya Alin.


"Ga deh, gue selalu bawa cemilan, jadi tunggu lapar banget baru makan ke kantin" Jawab Tiara.


"Ya udah, yok", lalu Alin menemani Tiara berkunjung ke perpustakaan sekolah. Sungguh bagus dan besar, beda sekali dengan sekolah nya dulu, iya sih sama-sama besar tapi di sini punya keunikan nya tersendiri, bisa di bilang sekolah ini adalah sekolah terfavorit bagi para remaja.


"Weh dia anak baru itu kan, cantik ya".


"Subhanallah ukhti, jadi pengen cepat-cepat mau bawa ke pelaminan nih".


"Iman ku tergoda".


"Ngomong-ngomong kok dia bisa pindah ke sini ya".


"Dasar cabe, suka caper sama cowok-cowok".


"Ewh sok cantik ga suka gue".


Dan masih banyak lagi omongan siswa-siswi di perpustakaan tersebut, Tiara hanya menanggapi semua itu dengan memberikan senyuman ke arah mereka. Dia juga tidak terlalu mempermasalahkan omongan itu, biarkan mereka berpendapat dan di bawa angin lalu saja semua yang mereka bilang.

__ADS_1


"Lo yang sabar ya, biasa netijen suka gitu" Alin menyemangati.


"Iya, gue tau kok. Lagian itu cuma pandangan mereka terhadap gue, mereka belum tau seluk beluk kehidupan gue gimana".


"Ya udah, lo mau ke kolom buku yang mana".


"Novel aja, gue hobi membaca cerita di novel". Lalu Alin menunjukkan tempat kolom buku novel, di sana terdapat berbagai banyak macam novel, dari yang sudah lama sampai yang terbaru. Sungguh beruntung Tiara bisa sekolah di sini.


Setelah lama berkeliling di daerah sekitaran perpus, mereka memutuskan untuk langsung menuju kelas, Alin memaksa Tiara untuk cepat-cepat menuju kelas karena Alin ingin belajar untuk materi nanti.


Seperti itulah Alin, selalu giat belajar. Cara belajar nya berbeda sekali dengan Tiara, Tiara lebih suka belajar saat malam hari dan mempersiapkan semua materi yang mau dipelajari besok pada saat pulang sekolah nanti. Berbeda sekali dengan Alin, dia lebih suka belajar saat pelajaran itu akan mau diberlangsungkan. Jadi saat di rumah, dia bisa santai-santai dan belajar saat ada pr saja.


Metode belajar orang berbeda-beda, metode belajar kalian seperti apa??. Jangan lupa COMMENT di bawah:)


*****


Bel pulang sudah berbunyi dan mengumumkan kepada semua organisasi kelas harap berkumpul di aula indoor.


Tiara terpaksa harus mengabari papa nya dan juga Echa agar pulang bareng temannya.


๐Ÿ“žCalling...


Assalamualaikum Pa.


Ara hari ini pulang lama, karena semua organisasi kelas di suruh berkumpul di aula sekolah, boleh kan pa?.


Ya udah boleh, tapi jangan terlalu lama. Kamu juga harus belajar kan setelah pulang sekolah ini, jangan melala kemana-mana.


Oke, makasih ya pa. Lalu sambungan terputus. Dengan cepat Tiara memberi SMS ke Echa.


Line.


Echa.Putri


Kakak hari ini ga bisa jemput kamu, kakak ada urusan sebentar di sekolah, jadi pulang lama.


Beberapa menit kemudian, Echa membalas.


Jadi Echa harus nungguin kakak atau gimana?.


Ga usah nungguin kakak, kayaknya bakalan lama. Jadi kamu pulang bareng dengan teman aja, kan ada yang searah tuh dengan rumah kita.


Ya udah deh kak, bye.


(Read).

__ADS_1


Lalu Tiara berlari kecil menuju aula sekolah nya. Dengar-dengar sih mau ngadain rapat buat siapa yang mau masuk OSIS.


"Baiklah semuanya, Assalamualaikum dan salam sejahtera buat kita semua. Bapak di sini sebagai tata usaha akan menyampaikan informasi kepada kalian semua sebagai organisasi kelas untuk ikut dalam organisasi OSIS. Nanti siapa yang berminat boleh daftarkan namanya di depan dan harus berpasangan sebagai calon ketua dan wakil ketua OSIS" Jelas Pak Putra selaku tata usaha di School Permata.


Tiara dibuat bingung dengan kalimat terakhir Pak Putra. Salahnya dia belum menemukan atau mengenali semua teman-teman nya yang berada di sana. Jadi dia harus memilih siapa buat menjadi calon wakil ketua OSIS nya.


Saat melihat ke sekeliling ruangan, ternyata Tiara mengenali muka seseorang tersebut dan menyapa nya.


"Haii, lo sekelas kan sama gue?" Tanya Tiara memastikan.


"Heh iya, kenapa".


"Lo mau ga berpasangan sama gue buat mencalonkan diri jadi bagian dari OSIS"


"Tapi gue jadi wakil ketua nya ya, soalnya gue ga terlalu mendalami peran sebagai ketua" Ucap seorang cewek yang dikenal Tiara bernama Serlin.


"Ya udah, biar gue yang daftarin", lalu Tiara maju ke depan untuk mendaftarkan nama dia dan Serlin. Dia mendapatkan urutan nomor 2. Dia harus menampilkan visi misi nya dua Minggu lagi. Tanpa fikir panjang, akhirnya Tiara berfikir keras mengenai visi misi yang akan dibuatnya. Dia bolak-balik di sekitar kamarnya.


Mengotak-atik handphone, berjalan maju mundur, sesekali menghirup udara segar dari arah balkon, berbaring di kasur, duduk santai di lantai, mencoret-coret kertas, dan masih banyak lagi aktivitas konyol yang dilakukan Tiara. Tetapi dengan begitu mampu membuat dia mempunyai imajinasi atau bahkan mendapatkan ide cemerlang dari aktivitas tersebut.


Setelah lama bercengkrama dalam aktivitas yang tidak jelas itu, akhirnya Tiara mendapatkan visi misi yang bagus.


Dengan cepat dia mencatat segala visi dan misi yang terngiang di otaknya. Setelah selesai, dia memutuskan untuk membaringkan tubuhnya di kasur empuk miliknya. Dia sangat lelah menjalani hari-hari di sekolahnya.




Gimana dengan part ini, kalian suka? Jangan lupa Like ๐Ÿ‘ and Comment๐Ÿค— yakk.



HAPPY READING GAIS ๐Ÿ’™



IG me \= Fifafirah.27



Salam kenal.



@**fifafirah.27**

__ADS_1


__ADS_2