Ketika Suami Ku Kembali Padaku

Ketika Suami Ku Kembali Padaku
Kehidupan Setelah Menikah


__ADS_3

part 1


"### Akhhhh." teriak Sakin ketika bangun tidur.


"In, ada apa?" tanya suaminya Kasdi.


"Kenapa Sakin tidur dengan kang Kasdi? " tanya Sakin yang belum menyadarinya bahwa dia sudah menikah.


" ya, emang kenapa ,In?"Kasdi tidak habis pikir dengan Sakin yang polos.


"Kok kenapa sih kang? Kang Kasdi ,nggak ngapa ngapain Sakin kan?" tanya Sakin.


"nggak kok ,In." ucap Kasdi heran.


"Toh , kalo ngapa ngapain , nggak ada yang ngelarang loh , kan kita udah nikah kemarin, walaupun cuma akad nikah di KUA aja." ucap Kasdi.


"iya iya, Sakin lupa, maaf kang Kasdi.


Sakin bikin kang Kasdi terkejut tadi." Sakin meminta maaf dengan muka malunya.


setelah itu Sakin beranjak dari tempat tidur.


Didapatinya mertuanya yang baru selesai masak.


" eh Mama ,sudah masak? maaf Sakin terlambat bangun. " ucap Sakin dengan muka malunya.


"iya gpp kok.Ayo ajak Kasdi sarapan, lalu bantu Mama di pasar, jualan sayuran! perintah ibu Mertuanya.


" iya mah , aku panggil kang Kasdi dulu ya mah." Sakin beranjak memanggil Kasdi.


Seusai sarapan, Sakin ikut mertuanya ke pasar Dekat rumah dengan berjalan kaki kurang lebih setengah jam.


Karena jalanan becek , Sakin pun harus mengangkat bawahan bajunya agar tidak kotor, namun ada orang berlarian yang lewat dan membuat genangan air mengotori bajunya.

__ADS_1


"Akhhhh." Sakin teriak kesal.


" bajuku kotor nih mah , gara gara dia." tunjuk Sakin pada pria yang berlarian.


"iya In, mana mamah nggak bawa baju ganti buat kamu lagi.


..." ya udah Sakin pulang dulu, ganti baju nanti nyusulin mamah ke pasar deh...


...****...


Seusai ganti baju ,akhirnya Sakin pun ke pasar lagi dan mendapati mertuanya sibuk menjual sayuran.


" Sayuran... sayuran....


teriaknya memanggil pelanggan.


" Bu pak , sayurannya seger seger lohhh


dibeli dibeli murah murah , ayo dipilih dipilih, ada kangkung, bayam , terong dan lain-lain, seger seger masih baru di petik dari kebun loh


ucap ibu pembeli melihat Sakin sedang membantu mertuanya.


" ini mantu saya, istrinya Kasdi tuh.


" oh ya , cantik Bu, rajin Bu, kelihatan berbakat jualan.


" ih ibu bisa aja, ya emang dia juga dulu bantu orang tuanya jualan .


" eh Bu, kenalin saya sakin mantunya Bu Kiki, mulai hari ini ibu bisa di layani oleh saya, mau beli sayuran apa Bu , kangkung , bayam, terong atau apa Bu.


" saya beli kangkung 3 ikat saja sama cabai seperempat kg aja.


" oh ya tunggu sebentar saya timbang dulu cabainya.

__ADS_1


"ini udah Bu."


" berapa neng?"


"20 ribu semuanya, soalnya cabai lagi mahal."


ini ya neng


"iya Bu makasih jangan lupa beli lagi besok."


"in, mamah ke toilet dulu ya, kamu jagain sayuran dan layani pembeli.


Mertuanya pun pergi ke toilet.


" eh iya mah."


" eh itu tuh Kenapa warung Bu Kiki jadi ramai gitu sih.".


" iya kita jadi kehilangan pelanggan nih , sebel deh aku nih, biasanya kangkung aku habis duluan."


" Bu , rezeki udah ada yang atur, percaya deh Bu ibu."


ibu ibu penjual pada membicarakan Sakin mantu baru Bu Kiki.


" ehh Bu kiki. laris Bu." ucap salah satunya ketika ibu Kiki lewat di depannya.


" iya Alhamdulillah Bu, udah lumayan laku.


" Awas loh Bu, dijualnya ke murahan jadi cepat habis tuh.


" iya bisa aja harganya asal asalan aja Bu."


" akh nggak mungkin lah Bu "

__ADS_1


'' ya udah terserah ibu aja, tapi saran saya jangan terlalu percaya mantu barunya , siapa tau dia suka nilep uang jualan.


__ADS_2