Ketika Suami Ku Kembali Padaku

Ketika Suami Ku Kembali Padaku
part 16 Mantanmu Membuat Aku Cemburu


__ADS_3

Sebegitu tajamnya tatapannya yang begitu nampak jatuh cinta yang luar biasa sehingga senyum begitu mengembangkan di sudut bibirnya. Kasdi seorang mantan suami dari istri yang jarang sekali aku anggap milikku, ditambah hatiku yang belum move on dari Iyem. Kelihatan istriku begitu cantik dimatanya sehingga bahagia dengan obrolan bersama. Cemburu? mengapa demikian pula dengan perasaan yang ku rasakan. Bukankah selama ini cinta ini tertuju pada Iyem.


" Mas, mas Sanu kami pamit." ucapannya yang menyadarkan aku dari lamunan ku.


" Eh iya mas Kasdi , semoga lancar sampai hari H ya, dan bahagia selalu hidup mas bersama calon istrinya. " ucap Sanu berusaha ramah.


" iya pasti mas Sanu. " ucap calon istri Kasdi yang bernama Kirana.


" oh ya hati hati dijalan mba." ucap Sakin melihat Kasdi pamit bersama kekasih hatinya Kirana.


" In sini dulu deh!" Sanu menyuruh Sakin duduk di sebelahnya.


" Kenapa mas Sanu? " tanya Sakin yang merasa sikap suaminya begitu tidak biasa.

__ADS_1


" Heh kok tanya begitu? Aku tidak boleh bersama istri yang ku rindu? " ucap Sanu.


" Rindu? Benar begitu kah perasaan kamu padaku mas?" Sakin terkejut karena sekian lama tidak mendengar di rindukan oleh seorang suami , bahkan tidak merasa seperti istri malah rasanya seperti janda karena suaminya masih menyimpan perasaan terhadap Iyem yang pernah menjadi madunya dan penghalang keharmonisan keluarga Sanu dan Sakin.


" Iya In mas sangat ingin bersama kamu sayang. " ucap Sanu membuat Sakin melamun karena jujur dalam hatinya mulai terkikis perasaan cinta itu pada suaminya.


Setelah Sakin duduk , suaminya pun segera mengecup pipi Sakin.


*Cup*


" Mas, apakah mas masih ada perasaan sama aku?" tanya Sakin agar hatinya yakin.


" Ya mas sangat merindukan seseorang yang mas nikahi, apalagi kamu terlihat cantik dan begitu rindu ini tiba-tiba hadir sayang." ucap Sanu mengungkapkan isi hatinya kepada istrinya.

__ADS_1


Namun Sakin malah berdiri dan menuju ke kamar.


Mengapa mas?aku nggak percaya bahwa ucapan kamu jujur? aku rasa itu karena kamu takut mas Kasdi mendekati aku lagi, apalagi sekarang kamu dengan Iyem sudah pisah . Apakah aku hanya pelampiasan kerinduan terhadap Iyem saja.


" In Sakin kok kamu malah tinggalin mas? Kamu kenapa diam apakah kamu sedang mengingat kembali masamu bersama Kasdi dulu? Kamu masih mencintai Kasdi sehingga kamu tidak rela Kasdi akan memiliki istri lagi? Sanu mencoba menebak apa yang dipikirkan istrinya.


" Apa mas? kamu tuduh aku ingin kembali ke mantan aku? bukankah itu dirimu ? kamu mas kamu yang menyimpan kerinduan pada Iyem dan ingin kembali bersama kan mas? tapi aku yang kamu tuduh." Sakin marah.


" In maaf In , jangan marah In, mas nggak tuduh kamu dan mas tidak akan kembali pada Iyem , mas Sadar sudah khianati kamu kemarin, tapi mas sudah berubah menjadi lebih baik dan mas ingin bersama dengan kamu besarkan anak anak kita In." ucap Sanu meyakinkan Sakin.


" udah mas nggak perlu ngomong. bukti saja yang mas harus berikan karena Sakin lelah menghadapi masalah hidup Sakin , Sakin hanya ingin bahagia bersama Kusna Amah, Wati dan Puji." ucap Sakin mengeluarkan isi hatinya yang selama ini terpendam.


" Ya In mas minta maaf kepada kamu karena telah banyak melukai hati dan perasaan kamu dan mas akan temani kamu mengurus anak kita hingga kita hidup bahagia lagi. " ucap Sanu yang mendapat tatapan Sakin.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2