Ketika Suami Ku Kembali Padaku

Ketika Suami Ku Kembali Padaku
Part 13 Hamil Ke Empat


__ADS_3

" uwek uwekk." Sakin tiba-tiba muntah muntah setelah bangun tidur.


" In, kamu kenapa In ? Kamu sakit kah In? tanya Sanu mendengar Sakin muntah muntah di kamar mandi.


" nggak tau mas, tiba-tiba Sakin pengin muntah aja cium bau tubuh mas yang habis tidur. Mas bau nggak enak tubuhnya.


" Aduh In, jangan jangan kamu hamil lagi." ucap Sanu.


" Hamil mas? Akh masa sih, Sakin hamil? Kita kan udah punya anak 3 mas." ucap Sakin.


" iya makanya itu, jangan punya anak lagi, repot entar In, banyak anak biaya pun banyak. " ucap Sanu.


" iya sih mas tapi kalau aku hamil lagi kan itu juga perbuatan mas, mas kan yang ngelakuin ke In." ucap Sakin.

__ADS_1


" Udah lah In, semua juga tahu kalau kamu itu istriku dan aku berhak atasmu, daripada aku minta sama Iyem kan." ucap Sanu enteng dan tidak merasa bersalah.


" Aku pergi dulu, nanti kalau aku pulang aku ingin makan. " ucap Sanu.


" Sakin pun mengiyakan permintaan Sanu untuk membuat makanan ketika Sanu pulang nanti.


Disisi lain Iyem begitu bahagia memasak dan menyajikan makanan yang akan iya makan bersama Sanu, karena Iyem telah meminta Sanu membenarkan atap rumahnya yang bocor.


" Assalamualaikum Yem. Iyem." Sanu berucap di depan pintu rumah Iyem.


Lalu Sanu pun makan bersama Iyem dengan hati yang berbunga-bunga dan rasa cinta kembali muncul di hatinya , namun kini tidak ada pernikahan yang terjadi, namun kebersamaan masih sering dilakukan untuk menghibur hati yang rindu.


Menurut Sanu itu lebih baik , karena Sakin jarang memanjakan dirinya seperti Iyem sangat memanjakan dirinya. Terlebih Iyem semakin kelihatan cantik dengan pakaian dan makeup yang dikenakan. Berbeda dengan Sakin yang apa adanya dan sibuk mengurus kerjaan rumah juga ketiga anaknya. Terlebih ketika Sakin hamil anak keempat, yang di pakai hanya daster rumahan yang membuat Sanu tidak tertarik. Sanu pun lebih suka keluar rumahnya dan mencari wanita lain untuk segera di pandangannya. Apalagi Iyem yang selalu dirumah ketika libur bekerja, membuat Sanu bersemangat berkunjung dan mengobrol banyak hal bahkan sampai sehari penuh. Sanu pun kini menjadi pengangguran. Sedangkan Sakin harus memetik kangkung untuk di jual demi memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan membawa serta anak-anak yang masih kecil. Karena tidak ada yang membantu menjaga anak anaknya. Adik adiknya sudah berumah tangga sendiri dan berpencar entah kemana dia tinggal. Kini hanya Sakin saja yang rumahnya dekat dengan ibunya yang masih tinggal bersama adik terakhir yang baru menikah dengan tetangga dekatnya. Rencananya adiknya juga akan membangun sebuah rumah di dekat rumah ibunya.

__ADS_1


" brrrukk." Sanu meletakkan barang bawaan di kursi.


" Mas,,udah pulang. Makanan sudah siap mas." ucap Sakin.


" akh makan apa?" tanya Sanu.


" Ada tumis kangkung sama tempe goreng mas." ucap Sakin.


" oh.." ucap Sanu tidak bergerak.


" kenapa mas belum beranjak makan?" Sakin heran dengan tingkah suaminya yang tadi minta makan sebelum pergi , namun seusai pergi tidak langsung makan.


" kenapa liat aku gitu?" tanya Sanu yang menyadari Sakin yang menatap dengan lekat.

__ADS_1


" Nggak ada apa apa kok mas. lalu Sakin memasuki rumahnya.


__ADS_2