Ketika Suami Ku Kembali Padaku

Ketika Suami Ku Kembali Padaku
Part 8 Sekian Lama Menjanda


__ADS_3

" Sakin. Sudah 5 tahun lalu kamu meninggalkan suamimu , kini saatnya kamu menikah dan memulai hubungan baru dengan orang lain. " ucap pak Sabar bapak Sakin.


" tapi siapa yang mau menerima aku pak?" tanya Sakin.


" Bagaimana kalau Dengan Sanu anaknya pak Eri.


" Dia lebih muda dariku kan pak?" tanya Sakin.


" ya tapi tidak masalah kan, Eri juga setuju jika kalian menikah, tinggal kamu mau atau tidak. " ucap pak Sabar.


" iya aku mau kalau mas Sanu mau , aku tidak akan keberatan kok dijodohkan. " ucap Sakin.


Lalu berapa hari kemudian, Sakin bertemu dengan Sanu untuk yang pertama kali di sawah orang tua mereka.


" Kamu sudah menunggu lama dik?" tanya Sanu.


nggak lama kok mas, Sakin juga selesai membersihkan rumah kok." ucap Sakin.


" oh ya tentang pernikahan kita bagaimana? " tanya Sanu.


" Sakin nurut aja mas , yang terbaik aja bagaimana. " ucap Sakin.


" berarti kamu setuju?" tanya Sanu.


" iya mas." ucap Sakin.


" oh ya kamu ingin pernikahan yang bagaimana In?" tanya Sanu.


" Hanya akad nikah sederhana juga nggak ada masalah kok mas." ucap Sakin.

__ADS_1


" Lalu pakaian pengantin? " tanya Sanu.


" aku akan memakai kebaya ku yang ku miliki.


" ya sudah kalau begitu aku pamit dulu seminggu lagi kita ketemu. " ucap Sanu meninggalkan senyum.


" Sekian Lama aku tidak membuka hati untuk seorang laki-laki , kini akhirnya aku putuskan menjalin hubungan dengan mas Sanu dan aku berharap dengan adanya hubungan baru , cerita rumah tangganya baru juga , tidak seperti yang telah berlalu.


" ucap Sakin dalam hati.


Seandainya aku bisa , aku juga ingin menikah hanya sekali, namun takdir berkata lain, dan akhirnya aku menikah kedua kalinya. Kali ini yang ku punya bapak mertuaku saja karena sedari kecil mas Sanu tidak memiliki ibu.


Dan ibu tirinya tinggal dengan anaknya saja.


Aku pun bahagia sekali , karena aku bisa jatuh cinta lagi pada seorang suami walaupun baru saja menikah. Selama 1 tahun hubungan Sakin dan Sanu berjalan hingga akhirnya anak pertama dari mereka lahir dan di beri nama Kusna.


Kehidupan mereka pun bahagia dan tidak ada masalah dengan semua itu.


Hingga suatu hari, Sanu mulai bertemu dengan Iyem sang tetangga rumah yang kesepian karena hidup sendiri tanpa orang tua dan saudara.


Malam ini, hujan deras, namun Sanu belum juga pulang, rupanya dia sedang bergairah dan menghabiskan waktu bersama pacarnya Iyem.


Sedangkan Sakin di rumah dengan kedua anaknya yang ketakutan karena hujan deras disertai angin kencang.


" mas kamu dimana sih, kok belum juga pulang. " Sakin bertanya tanya.


Satu jam berlalu.


Sakin pun melihat anak-anak sudah tidur di dekatnya, dan kantuk juga sudah mulai menghampiri.

__ADS_1


Sakin pun tidur Dengan pulas.


tok tok tok.


Sanu baru pulang dari rumah Iyem.


Dek , buka pintu, aku pulang nih. Cepat dik! perintah Sanu.


" iya.. tunggu sebentar mas, mas kok baru pulang, Kusna dan Amah tadi memanggil nama kamu, kamu kemana saja mas?" tanya Sakin.


" aku tidak kemana-mana cuma numpang berteduh di rumah tetangga, kebetulan dia bikin kopi jadi sekalian ngobrolin soal yang penting.


" oh begitu toh mas, ya udah masuk mas, mas mau makan atau minum lagi?" ucap Sakin.


" nggak aku nggak mau, udah kenyang, aku mau tidur dulu, jangan ganggu aku. " ucap Sanu. Lalu Sakin mengikuti Sanu ke kamar.


Sanu pun senyum senyum bahagia membayangkan wajah Iyem.


" Cantiknya.. " ucap Sanu.


" Cantik mas?" tanya Sakin mendengar ucapan suaminya.


" iya dek cantik banget kamu yem." ucap Sanu keceplosan.


" yem?"Sakin pun curiga.


" ups maaf Dek maksudnya In, namamu Sakin kan?" tanya Sanu.


" udah aku mau tidur, jangan ganggu. " ucap Sanu.

__ADS_1


__ADS_2