
salsa menjemput nadila pulang sekolah menggunakan motor yang dikendarai oleh salsa.
saat dijalan menujuh pulang,salah satu motor lain yang melawan arah, sehingga terjadinya kecelakaan kecil dan motor wanita yang melawan arah itu rusak.
wanita itu meminta salsa agar bertangggung jawab atas kerusakan motornya.sehingga terjadi adu mulut antara salsa sama wanita itu.
"anaknya bunda ngak kenapa kenapakan??apa ada yang sakit nak??"ujar salsa membantu nadila
"tangan nadila luka bun,sakit."ujar nadila sambil nangis dan salsa langsung mengendong nadila
"kita cari warung nak,kita beli obat merah dan air putih untuk nadila minum."ujar salsa sambil menggendong nadila dan melangkah pergi dari tempat kecelakaan itu tapi wanita itu menarik baju salsa
"tunggu mbak,mbak motor saya rusak,mbak harus tanggung jawab."ujar wanita itu dengan teriak teriak
"mohon maaf mbak,mbak bicaranya bisa dipelanin dikit dan jangan ngegas dong.bisa sopankan biacaranya, sayakan lebih tua dari mbaknya"ujar salsa
"gimana bisa saya bicara pelan, mbaknya sudah rusakin motor saya. mbak harus tanggung jawab atas kerusakan motor saya."ujar wanita itu
"sekali lagi maaf ya mbak,mbak yang melakukan pelanggaran lalu lintas, mbak melawan arah, mbak yang menabrak motor saya dan mbak yang membuat saya sama anak saya luka luka. kenapa mbak yang minta tanggung jawab ke saya atas rusaknya motormu??"ujar salsa
"mbak yang harus bertanggung jawab,mbak harus bawah saya sama anak saya kedokter. saya sama anak saya luka luka loh mbak."sambung salsa
"hey mbak,kamu yang salah. kamu yang membuat motor saya rusak dan membuat saya luka luka."ujar wanita itu
karena kecelakaan yang terjadi membuat warga sekitar menolong salsa, nadila dan wanita itu.
warga sekitar membawah air putih dan obat merah untuk mengobati luka lukanya mereka.
kecelakaan itu terjadi didekat pos polisi dan polisi pun menghampiri mereka.
"mohon maaf, ini ada apa ya??"ujar polisi yang bernama arfan yang namanya berada diseragamnya.
"begini pak, mbak ini menabrak saya dan membuat motor saya hancur."ujar wanita itu
"itu ngak benar pak, saya melihat wanita ini melawan arah dan terjadinya kecelakaan pak."ujar salah satu warga.
"bu, lebih baik masalahnya kita diselesaikan dipos kami ajah bu.kalau disini kan ngak enak, hanya membuat jalanan macet"ujar polisi itu
salsa, nadila sama wanita itu pergi kepos polisi terdekat agar masalahnya diselesaikan dipos.
"ini dengan ibu ibu siapa ya namanya?"ujar polisi arfan
"saya rahel pak"ujar wanita itu
__ADS_1
"saya salsa pak."ujar salsa
"bu rahel, kata salah satu warga. ibu sudah melawan arah sehingga terjadinya kecelakaan. itu artinya ibu rahel yang salah dan ibu salsa ngak salah."ujar polisi
"ngak bisa kayak gitu pak, motor saya rusak pak, saya mau mbak ini bertanggung jawab atas kerusakan motor saya."ujar rahel
"kenapa bisa bu rahel meminta bu salsa bertanggung jawab atas kerusakan motornya bu rahel. disini bu rahel yang salah, saya mau lihat surat surat motornya ibu rahel sama ibu salsa."ujar arfan
salsa sama rahel menujukan surat surat motor mereka.
"surat surat saya lengkap kan pak."ujar rahel
"bu rahel, ibu saya tilang karena ibu sudah melawan arah."ujar arfan
"ngak bisa kayak gitu pak, tunggu saya telpon pacar saya dulu pak. pacar saya tentara dan tugas diasrama yang dibelokan depan sana pak. saya itu calon persit ya pak."ujar rahel membuat arfan tersenyum
"maksud mbak rahel apa ya?? mbak meminta pacarnya mbak kesini, untuk apa ya mbak??"ujar salsa
"saya ingin pacar saya menyelesaikan masalah saya, saya akan buat mbak salsa bertanggung jawab atas kerusakan motor saya."ujar rahel dengan sombongnya.
"kenapa ibu rahel meminta pacar ibu kesini??ibu kan sudah jelas jelas salah. ibu sudah melawan arah dan melanggar lalu lintas."ujar polisi
"mbak rahel itu harus sadar ya mbak. mbak sudah melakukan banyak kesalah tapi kenapa mbak mau saya bertanggung jawab atas kerusakan motornya mbak."ujar salsa langsung dibantah dengan keras oleh rahel
"mbak diam ya. mbak bisa diam ngak??"ujar rahel dengan nada suara yang tinggi membuat semua kaget
"ya sudah, telpon pacar kamu geh. aku tunggu."ujar salsa
beberapa menit kemudian pacarnya rahel pun tiba dipos depan. rahel menunggu pacarnya didepan pos.
"sayang, kamu ngak kenapa kenapa kan??"ujar pacarnya rahel yang bernama firman
"ngak papa tapi motor saya rusak."ujar rahel
"siapa yang menabrak kamu?? kenapa bisa??"ujar firman
"mari kita selesaikan didalam pak."ujar polisi arfan
saat masuk kedalam pos polisi, firman kaget melihat salsa sama nadila.salsa lagi mengobati luka nadila dengan obat merah dan nadila lagi minum.
"ijin bu, kenapa ibu bisa berada disini?? ibu niko kenapa bisa ada dipos ini?? ibu ditilang ya bu??"ujar firman
"kamu kenal mbak ini ya sayang?? emang mbak ini siapanya kamu?"ujar rahel
__ADS_1
"iya kenal, ini istri atasan saya. ibu salsa istri komandan saya."ujar firman membuat rahel kaget.
"firman, pacara kamu salah, dia itu melawan arah pas dibelokan depan sehingga terjadinya kecelakaan diantara kami. rahel menabrak motor saya dan pacarmu meminta saya agar bertanggung jawab atas motornya yang rusak."ujar salsa dan rahel pun terdiam setelah tau kalau salsa ibu persit.
"ijin bu, gimana dengan keadaan ibu sama nadila?? kita kedokter bu?? kasihan nadila sampai nangis kesakitan karena luka lukanya."ujar firman
"ngak papa, nanti habis dari sini kita mau ke dokter."ujar salsa
"sekedar saran firman, kalau kamu punya calon itu yang harus bisa menghargai orang lain. kamu kan TNI yang tugasnya mengayomi masyarakat yang artinya kamu juga harus punya persit yang bisa membaur dengan rakyat bukan bertutur kata ngak sopan."sambung salsa
"siap bu."ujar firman
"pacarmu sudah mencontohkan sikap yang ngak baik, seharusnya dia bisa jaga lisanya sama orang lain meskipun dia baru jadi pacar abdi negara."sambung salsa
"siap bu."ujar firman
"mbak, kalau mau jadi pasangan abdi negara itu harus bisa jaga lisan, harus sopan sama orang, harus bersikap baik yang tulus sama rakyat, harus rendah hati dan harus menjadi panutan yang baik. bukan bersikap sombong, pingin dihormati, merasa paling benar dan merasa orang lain bisa kau perlakukan semenah menah."ujar salsa
rahel hanya diam dan mendengar perkataan salsa.
"mbak itu baru jadi calonnya firman bukan istrinya loh. oh iya mbak, ngak ada calon persit yang ada hanya persit. mbak jangan pernah bangga menyebutkan diri mbak calon persit, mbak harus malu sama persit persit yang lain yang terkadang menutupi identitasnya agar bisa kayak rakyat bisa."sambung salsa
"maafkan saya bu, maafkan saya bu."ujar rahel
"saya sudah maafin kamu, kamu rubahlah sikapmu agar bisa menghargai orang yang lebih tua tanpa melihat gelar atau identitas seseorang."ujar salsa
"pak firman, bu rahel saya tilang ya, ibu sudah melanggar peraturan lalu lintas makan ibu, kami tilang."ujar arfan
"iya silahkan pak"ujar firman
setelah polisi menilang rahel,mereka pulang. saat keluar dari pos polisi, mereka masih sempat ngobrol didepan pos.
"bu salsa, sekali lagi maafin saya ya."ujar rahel
"iya ngak papa, ambilah pelajaran yang barusan terjadi. yang baik baiknya kamu ambil dan yang buruknya jangan."ujar salsa
"rahel, aku rasa hubungan kita ngak bisa dilanjutin."ujar firman membuat salsa kaget
"firman, laki laki yang baik itu saat memutuskan hubungan dengan anak orang. datangi rahel dirumahnya dan bicarakan baik baik bukan dijalan kayak gini."ujar salsa
"firman, jangan karena nasehatku barusan sampai membuatmu memilih meninggalkan rahel. bukan itu maksud aku, maksudnya kamu ubah sikapnya agar lebih baik bukan meninggalkan."sambung salsa
"firman, jangan karena rahel berbuat kesalahan, kamu memilih meninggalkannya dan kamu mencari yang lebih baik dari rahel. bukan seperti itu laki laki yang baik, laki laki baik itu harus mengubah pasangannya menjadi lebih baik."sambung salsa
__ADS_1
"siap bu."ujar firman
"firman, kamu antar pulang rahel kerumahnya. kasihan motornya rusak dan kami mau kedokter dulu."ujar salsa