
keesokan harinya niko, salsa sama nadila lagi berkumpul dirumah mereka yang berada diasrama. mereka lagi berbaring didepan tv, tiba tiba niko mau makan nasi pecel.
" bunda, ayah pingin makan nasi pecel." ujar niko sambil berbaring ditengah tengah nadila dan salsa.
" ayah, bunda lagi malas masak. ayah kan baru habis makan, makan apa yang bunda masak hari ini." ujar salsa sambil menatap wajah niko dan mengusap wajah niko
"tapi kali ini ayah pingin makan nasi pecel dan ayah ngak minta bunda masakin. kita cari yang jual disekitar asrama ini." ujar niko sambil terseyum menatap wajah salsa yang berbaring dilengan kanannya niko.
"bunda semenjak bunda hamil, ayah kayak orang yang lagi ngidam dan kalau apa yang ingin ayah suka pasti harus dipenuhin." ujar nadila
" alhamdulilah ayah yang ngidam, jangan bunda yang ngidam bisa pusing ayah penuhi ngidamnya bunda." ujar niko sambil tersenyum.
"ayah fikir, ngidamnya ayah ngak aneh aneh. ayah mau makan nasi pecel, mana ada disekitar asrama ada yang jual." ujar salsa yang kesal.
" ayah ngak nyadar, ayah akhir akhir ini. ayah maunya dimanjain bunda. siapa yang hamil, siapa yang ingin dimanja." ujar nadila sambil tertawa
__ADS_1
"diam." ujar niko sambil berdiri dan menggambil jaket dan kunci mobil.
"ayah mau kemana???." ujar nadila sambil duduk didepan tv
" bunda sama nadila mau ikut ngak??ayah mau cari yang jual nasi pecel." ujar niko menatap wajah salsa sama nadila
"bunda ngak mau ikut, bunda cape. bunda mau tidur siang ajah. mana lagi diluar mataharinya sangat panas." ujar salsa
"nadila juga ngak mau ikut, nadila nemanin bunda dirumah ajah."ujar nadila
"kenapa ayah ngak makan disana ajah. bunda lagi ngak suka makan nasi pecel." ujar salsa
"ya sudah kalau bunda ngak mau makan nasi pecel tapi bunda harus suapin ayah makan ya??" ujar niko sambil tersenyum membujuk salsa agar mau menyuapin niko makan nasi pecel
"ya ampun ayah, ayah sudah gede dan sudah bapak bapak. masa sih makan harus disuapin. benarkan bun apa kata nadila, kalau ayah yang bersikap manja ke bunda.bunda jangan suapin ayah, bunda jangan lagi majain ayah karena nadila cemburu." ujar nadila yang kesal sama niko
__ADS_1
"ngak papa nak, kita juga harus maklumi sikap ayahmu. walau diluar sana banyak yang beranggapan ayahmu atasan yang sangat jahat tapi sebenarnya ayahmu adalah sosok suami dan ayah yang sangat manja." ujar salsa
"iya ayah, beli sana makannya nanti bunda suapin." ujar salsa dan niko tersenyum bahagia dan meledek nadila
niko pergi meninggalkan salsa sama nadila dirumah,
" ada ada ayah. nadila jadi penasaran waktu mama lasmini mengandung nadila. apa ayah bersikap kayak gini juga. sikap ayah sangat lucu." ujar nadila
"sudah, sudah. nadila kita tidur siang ajah." ujar salsa
satu jam kemudian niko kembali kerumah, niko akhirnya makan sendiri karena melihat salsa sama nadila lagi tidur siang.
"mereka sudah pada tidur, ya sudah makan sendiri ajah. ngak enak bangunin orang yang lagi tidur." ujar niko dengan raut wajah sedih.
tapi sebelum niko makan , niko masuk kekamar menggambilkan selimut untuk diselimutin ke nadila dan salsa yang tertidur didepan tv yang beralaskan tikar.
__ADS_1