Kisah Abdi Negara

Kisah Abdi Negara
niko minta maaf


__ADS_3

pov nadila


nadila menghampiri niko yang lagi berbaring dikamar sambil main hp.


"ayah, kayaknya bunda sudah pulang. suara motor bunda berhenti diteras rumah kita." ujar nadila menghampiri niko dikamar


" kamu yakin, oke ayah siap siap dan kamu bantuin bunda bawain belanjaan bunda." ujar niko sambil membuka lemari.


********


pov salsa


"bunda, sudah pulang ya? sini nadila bantuin apa yang bisa nadila angkat." ujar nadila yang melihat salsa menurunkan belanjaannya dari motor yang salsa pakai tadi.


" ngak ada kok nak, nadila kenapa belum tidur siang??" ujar salsa sambil mengangkat belanjaan menuju ruang tamu.


salsa kaget tiba tiba niko berlutut sambil membuka kotak cincin yang berisi isi cincin emas yang sempat niko beli waktu tugas diluar kemarin.


"bunda, maafin ayah ya." ujar niko sambil berlutut dan tersenyum menatap wajah salsa.


"cie ayah melamar bunda." ujar nadila membuat niko geleng geleng kepala.


" nadila,,, nadila. ini bukan lamar nak tapi lagi ayah lagi usaha minta maaf ke bunda." ujar niko


"tapi kemarin nadila melihat paman firman melamar cici eva kayak gini juga." ujar nadila

__ADS_1


"nantilah ayah jelasin." ujar niko


"maafin ayah ya bun, bunda ngak kasihan sama ayah. cape tau berlutut kayak gini." sambung niko


"kalau ngak ikhlas minta maaf ngak usah kayak gini, siapa juga yang minta ayah kayak gitu." ujar salsa yang mau melangkah pergi tapi niko langsung memeluk salsa.


"maafin ayah, ayah siap menerima hukuman. sudahlah ngambek ngambek kayak gini, sudah mau punya anak dua masih ada ajah sifat ngambeknya." ujar niko sambil memeluk salsa


"ayah, bunda ngak bisa nafas tau."ujar salsa


" maaafin dulu, baru ayah lepasin. ayah ngak mau dingambekin berhari hari. maafin dulu, baru bunda lepasin." ujar niko


salsa melihat nadila dan nadila memberi kode.


"iya bunda maafin." ujar salsa dan niko melepaskan pelukannya.


"waduh, anak sama bundanya, kalau sudah saling bisik kayak gini. pasti ada lagi rencana penyiksaan untuk ayah. nasib, semoga ajah anakku yang dikandungan bunda berjenis kelamin laki jadi aku punya teman." ujar niko sambil garuk galuk kepala


"bunda, minta ayah berlutut lagi dan minta dipasangkan cincin yang tadi. lumayan cincin emas." ujar nadila dan salsa mengangguk anggukan kepala.


" ayah berlutut lagi dong dan pasangkan cincin. kan dulu ayah melamar bunda ngak kayak gini. nanti nadila yang fotoin karena aku mau upload di Ig dan kepsiannya, setelah betahun tahun menikah barulah dilamar." ujar salsa sambil tersenyum dan niko pun mengikuti permintaan salsa.


"benarkan perkataanku, emang dasar nadila sama bundanya. kalau lagi bersartu aku diabaykan." ujar niko sambil memasangkan cincin.


"ayah diam dong, akukan mau fotoin. kalau ayah komat kamitkan nanti kelihatan jelek." ujar nadila sambil mulut niko." ujar nadila

__ADS_1


setelah itu nadila sama salsa masuk kedalam dan meninggalkan belanjaan agar niko yang bawain kedapur.


"ayah, tolong bawain belajaannya ke dapur. bunda mau menidurkan nadila, ini waKtunya nadila tidur siang."ujar salsa


"nasib oh, nasib." ujar niko sambil membawa belanjaan itu kedapur.


setelah membawah belanjaan itu kedapur, niko menghampiri salsa dikamarnya nadila. niko membawah dus sepatu.


"bunda, paketnya bunda sudah nyampe. ayah kepo sama paket itu dan ayah bukain paket itu ternyata sepatu." ujar niko sambil mencoba sepatu itu


" bunda trimakasih, sudah belikan ayah sepatu, sepatu inilah yang ayah inginkan. kok bunda bisa tau sepatu kesukaan ayah." sambung niko


"kemarin bunda kan belanja online pakai aplikasi yang dihp ayah, bunda lihat ada sepatu itu jadi sekalian ajah bunda belikan untuk ayah."ujar salsa


"kalau ada yang ingin ayah mau beli, tinggal pesan ajah, kan uang hasil kerja dari ayah tapi harus ngomong ke bunda dulu ya mau pesannya."sambung salsa


"siap ibu bendahara." ujar niko terlihat bahagia dan sambil mondar mandir mengunakan sepatu baru itu.


"bunda, kalau kayak gini ayah kelihatan ganteng kan." ujar niko membuat salsa ketawa.


" oh jadi sebelum sebelumnya ayah ngak ganteng gitu??" ujar salsa


" ya gantenglah. kalau ngak ganteng mana bisa bunda jatuh cinta sama ayah." ujar niko


" mau gimanapun ayah sudah om om." ujar salsa

__ADS_1


"biar pun om om, kan bunda kepincut sama om duda anak satu yang kini jadi suaminya bunda." ujar niko membuat salsa malu dan niko tertawa melihat salsa yang mera karena malu.


__ADS_2