
nadila baru ajah pulang sekolah. mereka makan siang bareng dirumah.
"nadila kenapa?? bunda dari tadi lihat kayaknya nadila punya masalah. coba curhat ke kami." ujar salsa sambil mengambilkan nadila nasi
" nadila mau curhat boleh ngak??" ujar nadila
"nadila mau curhat apa nak??? emang nadila ada masalah apa disekolah??" ujar salsa sambil mengambil nasi
"besok nadila takut masuk sekolah. maafin nadila sudah jadi anak bandel karena saat pulang sekolah nadila berantem dengan teman sekolahnya nadila." ujar nadila membuat salsa dan niko kaget.
"pasti ada yang gaunguin nadila ya?? karena bunda tau anak bunda ngak pernah bandel." ujar salsa
"coba ceritakan dengan jelas nak agar kami bisa bantuin masalah kamu." ujar niko dengan nada lembut agar nadila ngak ketakutan.
"kan hari ini ayah terlambat jemput nadila pulang sekolah. saat nadila nungguin ayah jemput nadila, pulang sekolah nadila kan mau beli minum diwarung depan sekolahnya nadila." ujar nadila yang ketakutan
" datang geng teman teman sekolah nadila, mereka ada 5 cowok . mereka mau nganguin nadila, mereka mendorong dorong tubuh nadila. awalnya nadila sabar tapi lama kelamaan mereka membuat nadila emosi. nadila melawan dan nadila katakan. jangan kurang ajar." sambung exel teman sekolah nadila
" karena nadila ngomong kayak gitu mereka ngak terima. jari telunjuk daniel menunjuk nunjuk dahi nadila. nadila ambil tangan daniel dan nadila gunakan ilmu bela diri yang ayah ajarkan. daniel jatuh ketanah dan lima cowok itu pergi. ngak lagi gangguin nadila lagi." sambung nadila
"waw, ngak sia sia ayah ajarkan nadila karate dan yongmoodo. gitu dong jangan mau harga diri kita diijak injak. mereka mau lawan anak tentara ni bos, senggol dong." ujar niko sambil tersenyum
" ayah tapi kata daniel, ayahnya daniel juga tentara, nadila takut orangtuanya daniel besok akan marah marah ke nadila" ujar nadila sambil nangis
" anak mereka yang duluan bersikap ngak sopan sama perempuan. katanya daniel anak tentara tapi orangtuanya mengajarkan anaknya ngak sopan sama wanita." ujar niko yang menenangkan nadila yang lagi nangis
"nadila jangan nangis. nadila kan ngak salah. besok nadila diantarin bunda kesekolah, kalau perlu bunda jagain nadila sampai pulang sekolah. " ujar salsa
*******************************
keesokan paginya, nadila kesekolah diantar kedua orangtuanya. nadila masuk kesekolah duluan karena salsa dan niko mampir ke warung yang didepan sekolah.
jam pelajaran belum dimulai, anak anak masih sibuk bermain dikelas dan ibunya daniel masuk ke kelas mencari nadila.
ibunya daniel marah marah ke nadila dan daniel ngak masuk sekolah takut sama nadila.
"siapa dikelas ini yang bernama nadila??"ujar ibunya daniel bernama nesa
nadila berdiri dari tempat duduknya " saya bu, ada apa ya??"ujar nadila yang ketakutan
"dasar kamu anak tomboy yang ngak punya masa depan. beraninya kamu berantem sama anakku. masih kecil sudah bar bar, mau jadi apa nanti kamu besar." ujar nesa mengoceh sambil menghampiri nadila
__ADS_1
"maafkan saya tante, saya kan hanya membela diri. anak tante yang sering gangguin saya tiap hari." ujar nadila dengan nada suara pelan saat berhadapan dengan nesa
"kamu diam (sambil menunjuk dahi nadila). kamu sudah salah masih membantah perkataan orangtua." ujar nesa
"maaf tante, jangan bersikap kasar. kalau saya salah, katakan ke guru saya." ujar nadila menepis tangannya nesa
"beraninya kamu membantah perktaan saya."ujar nesa sambil mendorong nadila dan hampir jatuh kelantai karena salsa dengan gercepnya menolong nadila.
nadila melihat salsa. nadila langsung menangis, mengadu dan memeluk salsa.
"Bunda, ibu ini bersikap kasar ke nadila." ujar nadila sambil menangis dipelukan salsa.
"nadila jangan nangis lagi, nanti bunda selesaikan masalah ini." ujar salsa sambil mengusap air mata nadila
"jadi kamu ibunya anak ini, pantas anak ini bar bar. anak ini sama bar barnya sama kamu. gimana bisa ngurus anak dengan baik, kalau ibunya hanya Lulusan SMA. wanita itu harus sarjanah karena guru pertama anak itu adalah ibunya." ujar nesa tapi belum digubris oleh salsa karena salsa masih sibuk membujuk nadila yang nangis.
"karena kamu hanya lulusan SMA, makanya kamu ngak tau cara mendidik anak." sambung nesa membuat salsa emosi dan langsung menarik tangan nesa, ngobrol diruang kepala sekolah.
salsa ngak mau pertengkaran orang dewasa dilihat anak anak.
ibunya daniel adalah sepupunya mantannya salsa yang bernama FAISAL. dulu salsa temanin faisal dari nol sampai sukses tapi saat faisal sukses faisal, faisal meninggalkan salsa.
saat itu nesa sudah jadi istri dari TNI dan nesa bergelar sarjana ngak sama seperti nesa.
********************
tiba diruang kepala sekolah, nesa memihak anaknya meski dia tau anaknya salah.
"ini ada apa??" ujar kepala sekolah
" ini pak kepsek. didalam kelas, ibu ini bersikap kasar terhadap anak saya." ujar salsa yang kesal
" gimana saya ngak marah pak?? anak saya daniel dibanting ketanah oleh anak dari ibu yang hanya lulusan SMA ini." ujar nesa
"maaf bu nesa, saya sudah tau jalan ceritanya karena suaminya bu salsa sudah membawah pemilik warung yang melihat kejadiannya dan pemilik warung itu menjelaskan kejadiannya." ujar kepala sekolah
"ibu nesa, kalau sudah tau anaknya salah jangan memihak tapi katakan salah. ibu bukannya minta maaf ke nadila malah ibu nesa mengambil keadila sendiri. disekolah ini masih ada kami yang bisa menyelesaikan masalah ini bukan ibu."sambung kepsek
"pak kepsek, masa saya hanya diam. kalau anak saya kenapa kenapa gimana? anak saya dibanting pak." ujar nesa yang emosi karena kepsek menyalahkannya
"itu urusan anak anak bukan urusan orangtua. kalau ngak mau anak kamu kenapa kenapa, bilang ke anakmu agar jangan terus ganggun anak orang lain. masih mending anak salah dinasehatin, ini anak salah dianggap benar." ujar salsa
__ADS_1
"diam wanita yang hanya lulusan SMA. aku lebih tau bagaimana mendidik anak, aku kan sarjana, taukan lulusan sarjana bisa mendidik anak dengan baik. apa yang saya dapatkan waktu kuliah saya ajarkan ke anak saya." ujar nesa
"emang hanya sarjana yang bisa mendidik anak dan yang Lulusan SMA ngak bisa mendidik anak ya. coba ambil kaca bu, lihat cara didik anda." ujar salsa
"anak kamu nadila??? udah gede pula. jangan jangan kamu nikah sama duda beranak satu yang sama sama kayak kamu yang lulusan SMA." ujar nesa
"iya benar saya duda anak satu dan Lulusan SMA."ujar niko yang baru selesai berterimakasih kepada pemilik warung karena sudah membantu menjelaskan kejadian kemarin.
"assalammulaikum pak kepsek, permisi boleh masuk." sambung niko dan nesa kaget melihat niko yang berseragam loreng TNI.
"gila, ternyata salsa yang lulusan SMA, yang pernah aku hina. ngak pantas sama faisal, malah dapat suami komandanya faisal. pangkat suaminya lebih tinggi dari suamiku."ujar hati nesa
"pantas anaknya bisa bela diri, ternyata bapaknya. atlet yongmoodo. nadila melawan anakku yang ngak diajarkan oleh ayahnya bela diri." sambung nesa dalam hati yang benggong melihat niko
"silahkan masuk pak niko, mari duduk." ujar kepsek
"bu, kalau anak salah, jangan dibenarkan tapi katakan salah. oh iya, maaf kalau anak saya sudah bersikap kasar terhadap anak ibu karena saya juga tidak mau membenarkan anak saya, anak saya juga salah tapi sikap ibu juga salah." sambung niko
"kalau anak saya salah dan ibu ngak terima. temui wali kelasnya atau temui kami orangtuanya nadila. anak saya masih punya orangtua, jujur kami ngak terima perlakuan ibu terhadap anak saya. menggambil bagian sendiri" sambung niko
"tapi anakmu juga salah." ujar nesa
" saya mengatakan, anak saya juga salah dan anak ibu juga salah. apa yang terjadi pada anak anak kita, orangtua ngak boleh ikut campur. anak saya digangguin anak ibu bukan hanya sekali tapi hampir tiap hari. " ujar niko
"anak kami selalu mengadu pada kami, kalau anak ibu sering bersikap kasar kepada anak kami, kami hanya katakan sabar dan mungkin kemarin puncak kesabarannya meledak." sambung niko
"jadi ibu dan suami. ajarkan anak bela diri agar nanti bisa melindungi diri sendiri. ajarkan anak bagaimana menghargai orang lain agar orang lain bisa menghargai anak anda." sambung niko
"gini ajah bang, abang tanyakan suaminya ibu ini, tugas disatuan mana?? namanya siapa dan pangkatnya apa?? abang ajak suami ibu bertemu dan bicarakan sama suaminya ibu ini." ujar salsa membuat salsa kaget
"jangan, saya yang bicarakan ini sama suamiku." ujar nesa yang ketakutan
"kalau masalah ini diketahui suamiku, bisa mati aku diomelin.syukur syukur mereka ngobrol sama suamiku, kalau ternyata mereka ketemu sama ketua ibu persit dan komandan suamiku. mereka mengadu, apa yang terjadi, bisa bisa aku kena teguran dari atasan." ujar hati nesa
"maafkan saya, maafkan saya sudah dengan lancang marah marahin anak ibu salsa dan pak niko." ujar nesa dengan raut wajah bersalah
"oh iya bu nesa, hilangkan sifat ibu yang memandang orang yang lulusan SMA ngak bisa mendidik anak. semua tergantung kepribadian ibu sendiri, bagaimana cara mendidik anaknya." ujar kepsek
" kalau anak salah katakan salah. jangan terlalu memanjakan anak. anak melakukan kesalah, kita orangtua harus katakan itu salah bukan mengatakan benar. apa yang akan terjadi pada masa depan anaknya ibu." sambung kepsek
"sekarang saling memohon maaf dan saling memaafkan ajah." sambung kepsek
__ADS_1