Kisah Abdi Negara

Kisah Abdi Negara
senjanta makan tuan


__ADS_3

hari ini salsa, nadila dan niko liburan dirumah orangtuanya salsa yang berada didesa pandu kota manado.


semenjak salsa nika sama niko, orangtuanya salsa pindah kekota manado.


mereka bertiga lagi jalan jalan dikebunnya orantuanya salsa yang dibelakang rumah.


salsa sama nadila saling memberi kode, mereka berdua niatnya mau usilin niko.


" ayah, bunda lagi suka makan mangga muda tapi bunda maunya ayah yang panjat pohon mangganya."ujar salsa sambil tersenyum dan bersikap manja sama niko


"ya kali, masa ayah yang manjat pohonya. bunda mah gidamnya ngadi ngadi, bunda mau usilin ayah kan." ujar niko yang kaget


"bunda beneran ngidam, bunda suka makan mangga muda." ujar salsa sambil menyandarkan kepalanya dan menatap wajah salsa.


nadila sama salsa tersenyum bahagia mau usilin niko.


"kita beli dipasar ajah ya, masa bunda tega lihat ayah yang baru habis mandi, sudah ganteng dan harum kayak gini. diminta bunda manjat pohon mangga dan ayah juga ngak tau manjat pohon." ujar niko


"masa ayah ngak bisa manjat pohon, kan ayah disering tugas dihutan. ya kali ayah ngak bisa manjat pohon. kan kebanyakan yang bunda lihat banyak tentara sering tidur dipohon." ujar salsa


"bunda, ayah itu bisa kok manjat pohonya, hanya alasan ayah ajah karena ayah kan baru habis mandi, sudah ganteng dan bau harum." ujar nadila


"salsa kamu ini, kenapa mulutmu bocor bangat sih."ujar niko yang kesal tapi senyum maksa menatap salsa.


"ayah ngak boleh marah, ini kan maunya bayi dikandungan bunda. ayolah ayah."ujar salsa sambil mencium pundak niko


" emang ayah mau punya anak yang ileran karena ayah ngak penuhin nginadmnya bunda. kalau nadila ngak mau adik nadila ileran bun." ujar nadila sambil kode memberikan senyum menatap wajahnya salsa.


"dipasarkan banyak yang jual mangga mudanya, kenapa maunya mangga muda yang harus ayah yang manjat pohon mangganya. kita beli dipasar ajah." ujar niko


" ngak mau, bunda maunya dipetik dari pohonya langsung tapi ayah yang manjat pohonya. kalau ayah ngak mau manjat pohonya bunda yang mau panjat sendiri ajah pohon mangganya. kan pohon mangganya ngak tinggi tinggi amat" ujar salsa berpura pura menaikan kaki satu seperti mau manjat ponhonya.

__ADS_1


" oke,, oke ayah majat pohonya. bunda mau mangganya berapa banyak??" ujar niko dengan raut wajah pasrah.


niko memanjat pohonya saat niko sudah diatas pohon.


"bunda, maunya mangga muda yang kayak gimana?? disebelah mana yang harus ayah ambil dari pohon ini mangganya??"ujar niko yang berada diatas pohon mangga


" ayah, bunda ngak suka lagi makan mangganya, bunda udah kenyang."ujar salsa sambil senyum yang berada dibawah pohon mangga sambil menatap niko yang berada dipohon mangga.


"bunda, bunda mah usil bangat sama ayah. ayah baru habis mandi, sudah ganteng dan sudah harum harum diusil manjat pohon." ujar niko yang berada dipohon.


"bukan ide bunda ayah tapi idenya nadila." ujar salsa sambil senyum bahagia.


niko yang kesal melempar mangga itu ke sembarang arah dan ternyata mangga itu kena dikepalanya ayahnya salsa.


" siapa yang lempar mangga ini, mangga ini mengenai kepalaku."ujar ayahnya salsa yang kesal.


"ya ampun, bisa tamat riwatku. kenapa mangganya mengemai kepala ayah mertua." ujar niko diatas pohon.


"ini ayah, anak mantu ayah, bang niko yang melepar mangga dan mengenai kepalanya ayah.ayah, ini bang nikonya ada dipohon mangga."ujar salsa sambil tersenyum


ayahnya salsa menghampiri mereka, ayahnya salsa kelihatan sangat marah karena kepalanya sakit kena mangga yang dilepar niko.


"ngapain kamu dipohon mangga?? kenapa mangganya kamu lempar sangat jauh?? atau kamu sengaja??"ujar ayahnya salsa


" iya ayah, abang niko sengaja melempar mangga kearah ayah kan. aku sama nadila berada dibawah pohon." ujar salsa sambil senyum bahagia bersama nadila


"niko ngak sengajah ayah, niko melempar mangganya sembarang dan ngak sengaja mengenai kepala ayah. niko kesal, niko yang baru besih bersih diperintahin salsa agar saya manjat pohon mangga karena salsa lagi ngidam mangga muda dari pohon mangganya langsung ayah." ujar niko ketakutan


"iya kakek, ini bunda emang usil banggat sama ayah. nadila diajak kerja sama tapi nadila ngak mau."ujar nadila membuat salsa kaget kenapa nadila berubah memojokan salsa.


" kamu ini emang ngak hilang hilang usilnya. niko suami kamu masih ajah kamu usilin." ujar ayahnya salsa sambil menjewer telinga salsa langsung menjewer telinga salsa membuat niko dan nadila ketawa.

__ADS_1


" ampun ayah."ujar salsa yang kesal melihat niko sama nadila ketawa.


"senjata makan tuan.wkwkwk"ujar nadila ketawa bahagia


"iya ayah, salsa ini suka bangat ngusilin saya. kasihanilah aku ayah, anak ayah ini selalu marahin saya."ujar niko sambil nahan senyum melihat salsa yang masih dijewer telinganya.


"itu bohong ayah, bang niko nambah nambah cerita. sebentar abang tidur diluar." ujar salsa yang kesal tapi ayahnya salsa makin menjewer teliga salsa.


" apa?? awas kalau niko tidur diluar. telinga kamu akan kena jewer dari ibumu juga." ujar ayahnya salsa


"itu kan ayah, saya sering disiksa." ujar niko sambil meledek salsa


" awas kamu."ujar salsa


"awas apa??."ujar ayahnya salsa yang melepas jelingah salsa


"ngak papa ayah." ujar salsa yang kesal menatap wajah niko.


" kakek, bunda menatap ayah sangat marah."ujar nadila sambil tersenyum bahagia menatap wajah niko.


"salsa minta maaf sama niko, niko ini suami kamu dan surga kamu ada padanya." ujar ayahnya salsa


"bang niko maafin aku ya." ujar salsa dengan raut wajah sedih dan kesal.


"sudah masuk kerumah sekarang, kita makan siang dulu."ujar ayahnya salsa sambil melangka masuk kerumah.


saat ayahnya salsa masuk kerumah, nadila sama niko sambil tos dan tertawa bahagia.


"aaaaaa..bunda kesal, nadila kenapa malah balik ngusilin bunda. kan nadila yang ajah bunda usilin ayah."ujar salsa yang kesal


"nadila sayangnya sama ayah, nadila ngak tega sama ayahnya." ujar niko sambil tersenyum sambil menggendong salsa

__ADS_1


"ah,, bunda ngambek."ujar salsa melangkah meninggalkan nadila dan niko


"bunda." ujar niko sama salsa berbarengan dan sambil mengejar salsa.


__ADS_2