Kisah Abdi Negara

Kisah Abdi Negara
salsa siuman


__ADS_3

keesokan harinya niko pulang dari luar kota, niko langsung kerumah sakit. saat niko tiba diRS, niko ketemu sama kedua orangtuanya salsa karena hari ini yang bertugas jagain salsa adalah orangtuanya salsa.


"assalamulaikum bu, pak."ujar niko yang tiba bersama nadila.


"waalaikum salam nak, akhirnya kamu tiba juga. kedatangan kamu yang kami tunggu tunggu tapi kenapa kamu bawah nadila kerumah sakit?? anak kecil tidak diperbolehkan menjenguk orang sakit."ujar ibunya salsa


"saya akan ijin sama pikah rumah sakit karena ini jalan satu satunya bu. saya sama nadila harus masuk kedalam."ujar niko


"pasti ngak akan diijinkan karena ruangan ICU banyak orang sakit dan pihak rumah sakit akan melarang anak kecil masuk."ujar helda


"aku akan menghadap dan memohon agar dokter mengijinkan kami berdua masuk kedalam ruangan salsa dirawat." ujar niko.


" ya sudah kalau itu niat kamu." ujar bapaknya salsa


" saya titip nadila, saya mau menemui pihak rumah sakit dan saya mau ijin sama pihak rumah sakit." ujar niko


"iya nak."ujar ibunya salsa


"nadila sama opa, oma dulu ya. ayah mau bertemu pihak rumah sakit dulu." ujar niko.


" ayah kapan nandila bisa menjenguk bunda?? kata ayah, ayah mau ajak nadila masuk keruangan bunda dirawat." ujar nadila sambil nangis


" nadila sama mami clau karena ayah lagi ada urusan agar nadila bisa masuk keruangan bunda salsa dirawat."ujar claudia yang tiba bersama suaminya.


"abang pergilah temui pihak rumah sakit, masalah nadila itu urusan aku. aku mau ajarin nadila berbisik ditelinga bundanya agar bundanya bisa merespon perkataan nadila." ujar claudia sambil tersenyum menatap wajah niko


"trimakasih ya dik, trimakasih selalu ada untuk abangmu ini."ujar niko

__ADS_1


"trimakasih kembali bang." ujar claudia dan niko pun pergi


pihak rumah sakit mengijinkan nadila masuk keruangan icu, ruangan salsa dirawat karena selama salsa koma nadila ngak diperbolehkan menjenguk salsa.


niko dan salsa berdiri disamping bed tempat salsa berbaring. niko berbisik ditelinganya salsa agar salsa bisa segera siuman. itu adalah cara terakhir yang harus dilakukan.


" bunda, bangunlah bunda, jangan tinggalkan ayah. apa bunda tegah melihat ayah kembali sedih karena rasa sakit ayah kehilangan patner hidup. cukup sekali ayah merasakan sakit itu, ayah ngak mau kehilang bunda." ujar niko sambil meneteskan air mata


"bunda pernah janji sama ayah. kalau kita akan selalu bersama sampai kita tua. bangunlah bunda, ayah sama nadila masih membutuhkan bunda." sambung niko


nadila gantian sama niko, kini giliran nadila yang berbisik ditelinganya salsa.


"hay bunda, bunda kangen ngak sama aku? aku kangen bangat sama bunda. bunda tau ngak, tadi pagi nadila telat kesekolah karena ngak ada yang bangunin nadila kesekolah. saat nadila kesekolah,seragam sekolah nadila lecek ngak ada yang nyetrika, saat kesekolah nadila ngak sarapan pagi, ngak bawah bekal, ngak ada yang tau keperlua nadila bun, hanya bunda yang tau semua keperluan nadila."ujar nadila tapi salsa ngak memberikan respon percakapan nadila


"nadila kesekolah naik ojek yang dulu pergi sekolah dan pulang sekolah.dulu bunda yang ngantar jemput nadila kesekolah. saat pulang sekolah nadila pulang kerumah dan hanya nadila sendirian dirumah. nadila lihat baju kotor nadila sudah banyak, nadila menyuci baju kotor nadila sendiri. habis nyuci baju nadila sudah laper, nadila kerumah tante helda dan nadila minta makan dirumahnya tante helda. apa bunda ngak kasihan sama nadila."sambung nadila tapi masih tetap sama


" bunda bangun dong, nadila ngak mau punya ibu tiri lagi dan cukup bunda ajah. ngak ada ibu tiri lain yang bisa nadila percaya selain bunda. emang bunda mau nadila punya ibu tiri baru dan ibu tiri yang menyiksa nadila. ayolah bunda bangun, nadila ngak mau kehilangan bunda, cukup nadila pernah kehilangan ibu kandung dan nadila ngak mau lagi kehilangan ibu tiri rasa ibu kandung seperti bunda. bunda, bunda, nadila yakin bunda mendengar semua yang nadila ceritakan. respon dong bunda, kata bunda ngak baik kalau orang ngajak ngobrol tapi ngak direspon." sambung nadila sambil memeluk salsa tapi salsa masih tetap diam


" permisi pak, waktu untuk anak bapak menjenguk pasien sudah habis karena anak kecil ngak boleh lama lama diruangan ini." ujar suster.


"aku ngak mau pergi dari ruangan ini sus, saya mau berada disamping bunda." ujar nadila sambil memrluk tubuh salsa dengan sangat erat.


"nadila, kayaknya recana kita membangunkan bunda dari koma gagal nak, bunda ngak merespon perkataan kita nak."ujar niko sambil memeluk tubuh nadila


"kita harus keluar dari ruangan ini nak," sambung niko sambil melepaskan pelukan nadila dari tubuh salsa


"aku ngak mau ayah, aku ngak mau berpisah dari bunda. aku mau selalu disamping bunda." ujar nadila yang terus memeluk tubuh salsa

__ADS_1


"bunda, bunda bangun bunda. jagan buat nadila cemas bun,"ujar nadila yang sambil mengoyangkan tubuh salsa.


"bunda." ujar nadila sangat keras sambil menangis


suster sama niko membuat nadila lepas dari pelukan salsa. tiba tiba salsa membuka kan mata.


"bunda." ujar nadila yang pertama kali melihat salsa membuka kan mata.


" alhamdulilah." ujar niko sambil bernafas lega melihat salsa membukakan matanya.


" ini kenapa??."ujar salsa terbata bata melihat nadila menangis


"bunda, alhamdulilah bunda siuman." ujar nadila yang berada diatas bed tepat berbaring salsa.


" maaf sus, suster panggil dokter kesini. periksa keadaan istri saya yang sudah siuman." ujar niko


" baik pak." ujar suster dan suster pergi memanggil dokter.


"aku kenapa ?? Kenapa anak bunda menangis?? nadila kenapa?? dan maksud ayah aku siauman, emang apa yang terjadi padaku??."ujar salsa dan salsa melihat perutnya sudah rata.


"ayah, anak kita mana?? aku kemarin sudah lahiran ya." sambung salsa sambil mengusap perutnya


" ayah akan ceritakan, kalau dokter sudah selesai memeriksa keadaan bunda." ujar niko makin membuat salsa binggung.


dokter tiba dan mau memeriksa keadaan salsa.


"mohon maaf, bapak sama anaknya bisa tunggu diluar." ujar suster

__ADS_1


" siap sus." ujar nadila sambil turun dari bed dan menarik tangan niko keluar dari ruangan.


__ADS_2